Kategori
Belanja Online

7 tips rencana keuangan cerdas ala Atome

Mengelola uang secara cerdas adalah salah satu langkah penting untuk mencapai kebahagiaan dalam hidup. Tak dapat dipungkiri, segala persoalan dalam hidup bersinggungan dengan uang. Mulai dari pendidikan, kesehatan, tempat tinggal, hingga rekreasi, dan perencanaan masa depan. Tanpa pengelolaan keuangan yang baik, semua kebutuhan hidup akan terbengkalai dan bisa jadi malah menimbulkan masalah baru. Untuk itulah, dibutuhkan rencana keuangan yang baik dan tips mengelolanya secara cerdas. Pengetahuan seperti ini jarang sekali diajarkan di sekolah formal, sehingga harus kita pelajari sendiri dari praktek langsung.

Tak perlu khawatir jika selama ini kamu merasa belum membuat perencanaan keuangan yang maksimal. Atau belum pernah berkonsultasi dengan financial planner profesional yang membantu merencanakan keuangan pribadi. Selain memperbanyak literasi keuangan, yang terpenting dalam mengelola uang adalah membiasakan hidup bijak dan tidak berlebihan. Namun, agar lebih tertata dan bermanfaat untuk masa depan, ikuti tips merencanakan keuangan secara cerdas berikut ini.

1. Evaluasi Keuanganmu Selama Ini

Sebelum mengambil keputusan terkait keuangan, lakukan evaluasi terlebih dahulu untuk menganalisa caramu mengelola uang selama ini. Mulai dengan menulis daftar penghasilan yang kamu dapatkan dari bekerja, bisnis sampingan (jika ada), dan yang lainnya. Lalu cari tahu kemana saja kamu habiskan uang tersebut selama ini. Catat daftar pengeluaran bulanan, utang, dan cicilan (jika ada), serta nominal investasi yang kamu keluarkan (jika ada).

Tulis semua data keuanganmu secara rapi di buku catatan atau Ms Excel untuk memudahkan evaluasi. Buat kategori khusus dari setiap pengeluaran untuk mengetahui jenis kebutuhan yang paling banyak menghabiskan uang. Konversikan tabel pemasukan dan pengeluaran menjadi grafik agar lebih mudah dipahami. Lewat catatan ini pula kamu bisa mengetahui secara detail nominal penghasilan, pengeluaran, dan saldo yang tersisa setiap bulan.

2. Lakukan Budgeting Dan Buat Tujuan Spesifik

Setelah melakukan evaluasi, sekarang waktunya merencanakan anggaran keuangan untuk waktu mendatang. Mulai dengan membuat tujuan jangka panjang secara spesifik. Misalnya, dalam waktu 1 tahun kamu ingin membeli HP  baru senilai Rp 5.000.000, mengadakan pesta pernikahan dengan perkiraan biaya kotor Rp 25.000.000, dan lain sebagainya. Setelah itu, buat juga perencanaan keuangan untuk mencapai kebutuhan tersebut. Mulai dari menyisihkan penghasilan sekian persen, mencari tambahan uang dengan melakukan kerja sampingan, dan lainnya.

Selain menganggarkan tujuan finansial yang membutuhkan biaya besar, lakukan juga budgeting bulanan untuk mengelola uang sehari – hari. Jangan sampai menghabiskan uang setiap hari tanpa perencanaan yang baik, sehingga menimbulkan kebiasaan boros yang merugikan. Tentukan batasan – batasan berapa nominal yang boleh kamu habiskan setiap bulannya dan pastikan pengeluaranmu tidak melebihi anggaran tersebut.

3. Disiplin Menabung Dan Investasi

Anggarkan dana khusus untuk menabung dan investasi rutin setiap bulannya, agar penghasilanmu tidak berakhir dalam keranjang belanja semata. Ingat, kebutuhanmu akan uang tidak berhenti hanya dengan mencukupi kebutuhan saat ini. Tapi juga menyiapkan dana darurat dan investasi masa depan. Kuncinya, anggarkan secara khusus. Jadi, jangan tunggu ada sisa pengeluaran baru menabung.

4. Bijak Dalam Mengeluarkan Uang

Salah satu kunci keberhasilan mengelola uang terletak pada kebiasaan mengeluarkannya secara bijak. Selain mengikuti budgeting yang telah ditetapkan, pastikan untuk senantiasa melakukan pengeluaran secara berkesadaran. Hindari impulsive buying dengan dalih “mumpung promo” atau “lucu”, padahal kamu tidak membutuhkan barang tersebut. Pahami perbedaan kebutuhan dan keinginan secara baik dan selalu utamakan kebutuhan daripada keinginan. Kebutuhan adalah hal – hal yang wajib kita penuhi sekarang dan dapat menimbulkan efek nyata terhadap keselamatan jika menundanya. Sementara keinginan tidak berdampak terlalu signifikan bagi keselamatan dan terkadang akan hilang dalam waktu beberapa hari.

Banyak juga financial planner yang menyarankan untuk menghindari berutang agar tidak menambah beban tagihan. Kamu boleh mengikuti tips tersebut jika tidak ingin mengambil resiko lebih. Namun, pahami juga bahwa ada beberapa jenis utang yang bisa kamu ambil. Salah satunya adalah utang yang bertujuan positif, seperti meningkatkan produktivitas dan keuntungan bisnis. Jika dengan berutang justru dapat menambah peluang pemasukan, maka tidak ada salahnya untuk mengambil utang tersebut. Misalnya, seorang pengusaha yang berutang untuk menambah modal bisnis agar bisa menjual lebih banyak variasi produk dan dapat meningkatkan konversi. Yang pasti, tetap perhatikan kemampuan untuk membayar tagihannya setiap bulan.

5. Tambah Keran Penghasilan

Merencanakan keuangan secara bijak juga bukan sekadar bagaimana mengontrol pengeluaran. Hal yang tidak kalah penting adalah memperbanyak keran penghasilan, sehingga dapat memaksimalkan investasi dan melonggarkan pengeluaran. Dengan mendapatkan lebih banyak penghasilan, tentu kamu bisa lebih mudah memenuhi berbagai kebutuhan dan barang impian. Jadi, jangan fokus pada mengontrol anggaran saja. Cari cara untuk menambah penghasilan bulanan di luar kerja full time yang telah kamu lakukan selama ini. Misalnya, dengan melakukan kerja part time, menjalankan bisnis, menjadi affiliator online, dan lain lainnya. Saat ini ada begitu banyak kesempatan emas yang bisa kamu coba untuk menambah pundi – pundi rupiah. Jangan benamkan dirimu pada satu keran penghasilan yang pas – pasan.

6. Siapkan Asuransi Sesuai Kebutuhan

Membeli polis asuransi juga termasuk salah satu langkah jitu untuk mempersiapkan masa depan yang baik. Pilih produk asuransi sesuai kebutuhan, seperti asuransi kesehatan untuk memberikan jaminan kesehatan. Atau asuransi jaminan hari tua untuk mempersiapkan dana pensiun di masa mendatang. Dengan bekerja keras saat ini, kamu bisa mendapatkan keuntungannya nanti di masa depan. Saat terjadi kondisi darurat dan hal – hal yang tak diinginkan pun, kondisi finansial tetap bisa meng-cover-nya dengan baik. Karena itulah, jangan pernah hidup nekat tanpa mempersiapkan tabungan, asuransi, atau dana darurat sejak muda.

7. Biasakan Untuk Hidup Hemat

Untuk memaksimalkan pengaturan keuangan secara bijak, biasakan juga untuk senantiasa hidup hemat dan berkesadaran. Jika bisa memilih produk berkualitas bagus yang harganya lebih terjangkau, tak perlu memaksakan produk branded yang harganya selangit. Utamakan membeli produk yang bernilai investasi daripada memborong barang hanya untuk kesenangan 1-2 hari. Jika ada cara – cara yang dapat membantumu lebih hemat dalam mengeluarkan uang, tak ada salahnya juga untuk menjadikannya kebiasaan. Misalnya, membiasakan masak sendiri di rumah alih – alih makan di restoran mahal setiap hari. Atau coba sesekali gunakan transportasi umum daripada menyewa kendaraan yang harganya jauh lebih mahal. Membiasakan hidup hemat bukan sekadar mengontrol pengeluaran, tapi juga melatih diri agar hidup penuh rasa syukur dan berkesadaran.

Ikuti tips merencanakan keuangan secara cerdas untuk masa depan yang lebih baik. Untuk menambah ilmu seputar perencanaan finansial, coba baca buku – buku literasi keuangan yang tersedia di Gramedia. Gunakan metode pembayaran Atome untuk mendapatkan fasilitas cicilan 0% tanpa tambahan bunga, DP, dan biaya admin. Cukup bayar tagihan sesuai nominal transaksi dengan tenor 1 sampai 12 bulan. Kamu juga berkesempatan mendapatkan voucher diskon eksklusif yang bikin belanjamu jauh lebih hemat dan menguntungkan.  Makanya, download dan gunakan Atome untuk mendapatkan banyak kemudahan berbelanja.

Info menarik buat kamu nih! Ikuti keseruan Mom & Kids Fair di Atome selama bulan Juli 2022 ini. Kamu berkesempatan mendapatkan potongan Rp 50.000 dengan minimal transaksi senilai Rp 650.000, tentunya dengan Syarat dan Ketentuan berlaku ya! Promo ini berlaku di merchant – merchant seperti Babycare, Babyshop, Gingersnaps, Jaime & Jaimie, Justice, MOOIMOM, Osella Kids, Les Femmes, Naughty, dan berlaku khusus untuk pengguna setia Atome. Tunggu apalagi? Manfaatkan sekarang juga!

Kategori
Belanja Online

7 tips kelola uang anti bokek di tanggal tua

Setiap tanggal tua banyak orang mengeluh kehabisan uang hingga terpaksa menghindari kegiatan berbelanja. Bahkan, berbelanja kebutuhan penting pun terpaksa dipangkas karena minimnya saldo uang bulanan. Mau tidak mau harus menunggu tanggal gajian jika ingin berbelanja kebutuhan dan barang impian lainnya. Padahal, ada beberapa kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi belinya. Bisa karena stoknya terbatas atau memang sifatnya yang urgent untuk bertahan hidup atau meningkatkan produktivitas. Untuk mengatasi hal ini, lakukan pengelolaan yang tepat agar terhindar dari resiko kehabisan uang di tanggal tua. Berikut 7 tips anti bokek di tanggal tua yang bisa kamu terapkan agar dompet tetap aman meski belum gajian.

1. Disiplin Budgeting Sejak Awal Bulan

Closeup of person holding bills and calculating them. Notebook, calculator and smartphone lying on desk. Payment concept. Cropped view.

Tips utama dalam mengelola uang yaitu dengan menerapkan budgeting sejak awal. Tentukan besarnya anggaran yang akan kamu habiskan selama satu bulan dengan memperhatikan pemasukan yang kamu dapat. Mulai dengan membagi kebutuhan berdasarkan skala prioritas terlebih dahulu, lalu buat persentase budgeting jika ingin menerapkannya dengan mudah. Misalnya, utamakan kebutuhan pokok dengan persentase budgeting sebanyak 60% dari total pemasukan. Selanjutnya, 30% untuk hiburan, dan 10% untuk tabungan dan investasi. Yang pasti, jangan terpaku pada persentase tersebut. Tetap sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan.

2. Utamakan Belanja Online

Dibandingkan belanja ke tokonya secara langsung, belanja online seringkali lebih hemat dan menguntungkan. Manfaat pertama, kamu bisa mencari rekomendasi toko dan produk terbaik hanya dengan scroll melalui gadget. Tentu lebih mudah dibandingkan harus keliling kota dan memasuki beberapa toko satu per satu. Dari pencarian toko online tersebut, pilih kualitas produk terbaik berdasarkan deskripsi dan review pelanggan. Lalu, pertimbangkan juga harga dan promo yang ditawarkan. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan penawaran produk terbaik dengan harga paling bagus sesuai anggaran yang telah kamu tetapkan.

3. Teliti Dalam Memilih Toko

Ingat, jangan hanya berfokus pada harga produk yang murah. Perhatikan juga kualitas dari barang yang ingin kamu dapatkan tersebut. Tidak hanya mencakup kualitas produk, tapi juga kualitas layanan toko itu sendiri. Sebab, kamu juga membutuhkan layanan toko terbaik yang menguntungkan. Tentu percuma jika produknya murah meriah, tapi packaging produk tidak aman dan pengirimannya lambat. Jadi, perhatikan dengan baik bagaimana testimoni pelanggan terhadap kualitas layanan toko bersangkutan.

4. Manfaatkan Layanan Buy Now Pay Later

Siapa bilang memakai pay later itu hanya menambah beban keuangan? Justru kamu bisa mendapatkan banyak kemudahan jika menggunakan aplikasi pay later yang tepat. Budgeting yang telah kamu terapkan sejak awal bulan juga bisa berjalan lancar jika memanfaatkan pay later ketika ada kebutuhan mendadak. Misalnya saja saat ada kebutuhan mendadak di akhir bulan dan anggaran yang kamu miliki telah habis. Maka solusi agar kamu tetap dapat memenuhi kebutuhan yaitu dengan menggunakan pay later.

Yang pasti, kamu harus pintar – pintar dalam memilih layanan buy now pay later ini. Pilih yang menyediakan fasilitas cicilan paling ringan. Misalnya, suku bunga 0% atau kalau bisa tidak melebihi 1%. Pilih juga yang sistem cicilannya bulanan dengan tenor cukup panjang, misalnya dengan lama tenor hingga 12 bulan. Dan yang terpenting, cari layanan pay later yang telah bekerjasama dengan banyak merchant, sehingga kamu tidak akan kerepotan saat ingin membeli berbagai kebutuhan dari merchant favoritmu.

5. Raji Cari Promo Biar Semakin Hemat

Tips anti bokek paling jitu yaitu dengan menghemat pengeluaran semaksimal mungkin. Penghematan di sini tidak harus dengan memangkas kegiatan belanja saja kok. Kamu juga bisa menghemat pengeluaran dengan rajin mencari info promo terbaru yang menguntungkan. Sebelum berbelanja produk, coba cari promo – promo yang relevan dengan kebutuhanmu itu. Entah promo dari produknya langsung, toko – toko yang menjualnya, atau dari layanan lainnya. Mendapatkan diskon 5% juga sudah cukup lumayan untuk membantumu lebih berhemat. Apalagi jika kamu memiliki kartu member atau sejenisnya. Biasanya kamu bisa mendapatkan lebih banyak promo menguntungkan yang sifatnya eksklusif.

6. Biasakan Masak Makanan Sendiri Di Rumah

Satu lagi tips berhemat yang bikin anti bokek di tanggal tua yaitu dengan membiasakan masak makanan sendiri di rumah. Jangan terlalu sering makan di luar, apalagi jika kamu sampai menjadikannya kebiasaan setiap hari. Sebab, pengeluaran untuk makan termasuk besar dan frekuensinya pun tidak hanya sekali. Tapi bisa sampai 2-3 kali sehari. Jadi, cukup sesekali makan di luar dan biasakan masak makanan sendiri di rumah. Memasak makanan sendiri juga lebih terjamin kebersihan dan kesehatannya. Meskipun sedikit merepotkan, namun kebiasaan ini worth it dilakukan untuk menjaga finansial tetap aman hingga akhir bulan.

7. Cari Tambahan Penghasilan Sampingan

Happy casual beautiful asian woman working on a laptop sitting on floor at home.

Salah satu tips keuangan yang sering dilupakan adalah memperbanyak penghasilan. Jangan hanya fokus mengontrol atau mengurangi pengeluaran, tapi coba juga cari alternatif yang tidak kalah penting, yaitu memperbanyak keran penghasilan. Jika pemasukan bertambah, tentunya kamu bisa spend pengeluaran lebih banyak. Caranya, tambah penghasilan dengan mengerjakan project kerja sampingan, freelance, atau menjalankan bisnis. Jika dilakukan secara konsisten, kamu bisa mendapatkan tambahan uang jajan yang cukup menguntungkan dan bahkan bisa menambah saldo tabungan.

Promo Spesial Dari MAP Online!

Ingat, salah satu tips anti bokek adalah rajin mencari promo yang bikin belanja semakin hemat. Nah, kebetulan sekarang ada promo menarik dari MAP (Mitra Adi Perkasa) yang bagi – bagi diskon spesial di beberapa merchant online. Syaratnya, cukup download Atome dan gunakan transaksi online dengan ketentuan berikut.

  • Diskon Rp 100.000 khusus pengguna baru. Daftar Atome dan lakukan transaksi dengan minimal transaksi Rp 750.000 di Planet Sports Online, New Balance Online, atau Skechers Online.
  • Diskon Rp 150.000 khusus pengguna setia Atome. Lakukan pembelanjaan dengan minimal transaksi Rp 1.200.000 menggunakan Atome di Planet Sports Online, New Balance Online, atau Skechers Online.
  • Diskon Rp 100.000 khusus pengguna setia Atome. Lakukan pembelian barang dengan minimal transaksi Rp 1.200.000 menggunakan Atome di Sephora Online.
  • Diskon Rp 100.000 khusus pengguna setia Atome dan MAP Club Online dengan minimal transaksi Rp 1.000.000 di merchant MAP.

Ikuti tips di atas biar anti bokek di tanggal tua. Jangan lupa juga untuk ikutan berburu promo spesial dari MAP dengan belanja menggunakan Atome di merchant – merchant pilihan. Bukan hanya kamu berkesempatan untuk mendapatkan potongan harga yang bisa membuat belanja semakin hemat, kamu juga bisa menikmati fasilitas cicilan 0% tanpa biaya tambahan. Cukup bayar tagihan sesuai nominal transaksi dengan tenor cicilan hingga 1 sampai 12 bulan. Jumlah merchant-nya mencapai 5.500 lebih, baik store – store offline maupun online. Selain merchant – merchant ternama dari MAP, Atome juga bekerjasama dengan store – store keren lainnya di berbagai kategori. Mulai dari kategori fashion ada H&M, Buccheri, Zalora, dll. Di kategori kecantikan ada Sociolla, Zataru, Skin+Clinic, dan masih banyak yang lainnya. Ada juga kategori home decor, seperti IUIGA, Scandia, Sleep&Co, dan masih banyak lagi. Download dan gunakan Atome sekarang untuk mendapatkan pengalaman belanja lebih memuaskan!

Kategori
Belanja Online

THR langsung habis? Lakukan 5 tips ini

Kabar bahagia di bulan Ramadan kali ini, karena pemerintah kembali mewajibkan pemberian THR untuk seluruh karyawan. Kira – kira, sudah merencanakan ingin membeli apa saja pakai uang THR? Memborong pakaian baru, snack Lebaran, atau biaya pulang kampung? Yang pasti, jangan sampai Anda kalap belanja hanya karena menganggap THR bagaikan durian jatuh yang keberadaannya tidakperlu dianggarkan secara khusus. Mentang – mentang bukan pemasukan rutin setiap bulan, THR pun langsung dihabiskan begitu saja. Padahal, nominal THR cukup lumayan untuk investasi atau memenuhi kebutuhan penting lainnya. Karena itulah, Anda perlu merencanakan pengelolaan THR secara matang. Lakukan budgeting yang tepat agar tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari.

Lantas, bagaimana cara mengelola THR yang baik? Simak rangkuman webinar “A Talks: Uang THR Langsung Habis? Jangan Dong!” yang diselenggarakan oleh PT Atome Finance Indonesia, 13 April 2022 kemarin. Atome bekerjasama dengan komunitas Minimalist Mom dan mengundang financial planner, Aliyah Natasha, dan seorang content creator, Suci Utami.Sambil menunggu THR cair, langsung ikuti tipsnya berikut ini.

1. Gunakan Rumus 50:50

Cara paling utama untuk mengelola uang THR yaitu dengan melakukan budgeting alias mengatur anggaran. Sebelum membelanjakan uang THR, tentukan terlebih dahulu kebutuhan apa saja yang ingin dipenuhi dengan uang tersebut. Jangan begitu THR sudah di tangan, Anda langsung kalap membeli semua barang tanpa perencanaan.

Jika selama ini Anda sudah punya budgeting tersendiri dalam mengatur uang bulanan, sekarang coba buat lagi khusus uang THR. Jadi, tak perlu mengutak – atik budgeting bulanan yang sudah ada. Supaya tidak bingung, ada satu rumus budgeting paling ideal untuk mengatur THR, yaitu 50:50. Perbandingan tersebut meliputi saving and spending. Jadi, gunakan 50% THR untuk menabung dan 50% lagi untuk belanja kebutuhan Lebaran. Ini adalah rumus budgeting termudah yang bisa Anda tiru dan nilainya pun seimbang antara pengeluaran dan dana tabungan.

Namun, presentase tersebut tidak bersifat final. Tetap sesuaikan budgeting dengan nominal THR dan kebutuhan yang Anda miliki. Jika memang kebutuhan Lebaran sangat banyak dan 50% THR kurang mencukupi, maka tak ada salahnya memperkecil dana tabungan. Apalagi, nominal THR setiap karyawan juga berbeda – beda. Jadi, rumus 50:50 memang tidak bisa disamaratakan untuk semua orang. Yang pasti, usahakan menyisihkan sebagian THR untuk tabungan tambahan.  

2. Budgeting Secara Detail

Setelah menentukan presentase yang tepat antara saving and spending, sekarang buat budgeting secara lebih detail di bagian spending. Tentukan kebutuhan apa saja yang Anda butuhkan selama Lebaran nanti dan hitung kisaran harganya. Tulis daftarnya sebelum memutuskan belanja menggunakan uang THR.

Jika berniat berdonasi atau berbagi THR dengan kerabat terdekat, jangan lupa juga untuk menganggarkan dana khusus. Tentukan berapa banyak saudara yang akan Anda beri THR dan berapa kisaran nominalnya masing – masing. Meskipun bentuknya amal, namun Anda harus menyiapkannya secara matang agar pengeluaran selama Lebaran nanti tetap terkontrol. Jangan sampai total pengeluaran lebih besar dari nominal yang telah dianggarkan.

3. Buat List Prioritas

Untuk memudahkan perencanaan budgeting THR secara detail, buatlah list prioritas dari yang paling urgent hingga kebutuhan yang masih bisa ditunda. Bedakan antara kebutuhan dan keinginan agar tidak semua hal yang Anda inginkan masuk daftar kebutuhan.

  • Kebutuhan adalah segala sesuatu yang Anda butuhkan saat ini atau dalam waktu dekat dan memengaruhi keselamatan atau kehidupan Anda. Jika tidak segera dipenuhi, maka kesehatan atau keselamatan Anda akan terancam. Misalnya, kebutuhan makan, berpakaian dan tidur di tempat yang layak, dan lain lain. Di momen Lebaran, biasanya ada kebutuhan penting yang sudah menjadi kewajiban, seperti membayar zakat fitrah. Atau kebutuhan yang sudah menjadi tradisi, seperti iuran tahunan, arisan keluarga, dan yang lainnya. Jadi, jangan sampai lupa untuk menganggarkannya dalam daftar prioritas utama.
  • Keinginan adalah segala sesuatu yang Anda inginkan, namun sifatnya tidak terlalu urgent dan tidak mengancam keselamatan. Misalnya, keinginan untuk membeli baju Lebaran baru hingga 5 pasang. Mungkin, Anda bisa menyiasatinya dengan mengutamakan untuk membeli 1 pasang terlebih dahulu.

4. Miliki Timeline

Timeline khusus budgeting THR juga penting dilakukan agar Anda tidak kebablasan selama spending uang tersebut. Buatlah timeline mulai dari hari Anda mendapatkan THR dan rencanakan waktu penggunaan uang tersebut. Penentuan timeline ini akan membantu Anda untuk lebih berhemat dan mematuhi rumus budgeting yang telah Anda buat. Misalnya,  Anda menentukan timeline THR untuk belanja kebutuhan selama 7 hari. Artinya, uang tersebut harus bisa bertahan selama 7 hari setelah dicairkan. Jangan sampai THR cair pagi hari, lalu sorenya sudah habis tak bersisa.

5. Miliki Mindset “Happy Now, Happy In The Future, dan Must Be Happy”

Dalam menentukan budgeting beserta timeline-nya, pastikan rencana belanja, dan menabung dianggarkan bisa Anda nikmati dalam waktu lama. Ingat, langkah pengelolaan uang THR ini bertujuan agar Anda tetap bisa happy sekarang, nanti, dan memang Anda harus happy. Jadi, jangan sampai THR yang Anda dapatkan langsung lenyap hingga menimbulkan penyesalan di akhir nanti.

Selain itu, tetaplah fleksibel dalam mengatur uang THR. Jangan terlalu terpaku pada rumus yang telah Anda tentukan di awal jika memang terdapat kebutuhan urgent yang harus dipenuhi. Tinggal rombak lagi budgeting yang ada dan sesuaikan sisa dana untuk melengkapi kebutuhan lainnya. Jangan terlalu membebani diri dengan ekspektasi budgeting di luar kemampuan. Sebab, tujuan budgeting untuk memudahkan spending and saving, bukan justru justru membebani. Jika memang ada kebutuhan penting yang belum ter-cover dalam pengeluaran yang dianggarkan, Anda bisa menggunakan layanan pay later sebagai opsi. Misalnya, dengan menggunakan fasilitas cicilan 0% dari Atome yang bisa Anda cicil dengan tenor 3 atau 6 bulan tanpa DP. Sehingga Anda tetap bisa membeli kebutuhan penting tanpa mengganggu cash flow yang telah dianggarkan. Menarik sekali bukan?

THR memang uang tambahan yang Anda dapatkan di luar pemasukan rutin setiap bulannya. Tapi, bukan berarti Anda bebas menghabiskannya saat itu juga. Kalau masih bisa ditabung, kenapa harus  dipakai foya – foya? Ingat, masih banyak kebutuhan menanti setelah bulan Ramadan dan Lebaran. Jadi, tetap kelola uang secara bijak dengan mengikuti tips mengatur THR di atas.

Jangan lupa juga untuk terus menggunakan aplikasi Atome untuk mendapatkan berbagai kemudahan berbelanja. Mulai dari cicilan 0% dengan tenor 3 atau 6 bulan hingga voucher diskon eksklusif dari 5.000 lebih merchant yang bekerjasama. Budgeting keuangan bulanan jadi lebih mudah dan Anda pun bisa menikmati pengalaman belanja lebih hemat. Apalagi, di bulan Ramadan kali ini Atome punya banyak promo menarik dengan total hadiah hingga ratusan juta rupiah. Jadi, jangan sampai melewatkan kesempatan ini. Gunakan aplikasi Atome dan ikuti semua media sosialnya untuk update info promo terbaru.

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI

Kategori
Belanja Online

5 jurus gajian lebih awet, anti numpang lewat

Hari gajian atau payday adalah waktu yang ditunggu – tunggu oleh semua pekerja. Di hari itulah semua pekerja memanen hasil jerih payahnya selama satu bulan penuh. Para pekerja pun akan segera menggunakan gajinya untuk kebutuhan sehari – hari dan membeli beberapa barang impian untuk self reward. Maklum, sudah susah payah banting tulang, diri sendiri juga butuh hiburan biar semakin semangat kerja di bulan berikutnya.

Akan tetapi, ada satu keanehan yang sering terjadi di beberapa orang. Setiap gajian, rasanya cuma numpang lewat saja di rekening tabungan. Gajian awal bulan, tapi di pertengahan bulan uang sudah lenyap. Padahal, nominal gaji termasuk cukup dan tidak terlalu kekurangan. Lantas, kemana perginya gaji tersebut?

Apakah Anda pernah mengalami masalah seperti ini? Itu tandanya ada yang perlu diperbaiki dari cara Anda mengelola uang. Gaji memang menjadi hak milik Anda sepenuhnya, termasuk untuk apa saja penggunaannya. Tapi, jika menggunakannya secara asal – asalan, tentu bisa berujung fatal. Bukannya bertambah bahagia setelah membeli banyak barang, tapi malah kelimpungan kehabisan uang. Makanya, kelola gaji secara bijak dengan 5 jurus gajian lebih awet berikut ini.

1. Catat Keuangan Secara Berkala

Biasakan mencatat arus masuk dan keluarnya uang Anda secara berkala. Sehingga Anda bisa menganalisa berapa jumlah pemasukan Anda selama satu bulan dan kemana saja perginya uang tersebut. Catat secara rinci jenis pengeluaran apa saja yang Anda habiskan. Mulai dari pengeluaran pokok seperti membeli makan, tagihan listrik, air, hingga pulsa, dan kuota data internet. Catat juga jika Anda baru saja membeli baju atau gadget terbaru, staycation ke luar kota, membelikan kado untuk sahabat, dan lain lain.

Dengan mengetahui daftar belanjaan selama satu bulan, Anda bisa mengetahui jenis pengeluaran apa yang paling banyak menghabiskan uang. Selanjutnya, jika memungkinkan, tinggal kurangi atau hapus anggaran untuk kebutuhan tersebut di bulan berikutnya. Misalnya, di bulan sebelumnya Anda menghabiskan terlalu banyak uang untuk liburan ke luar kota. Maka, Anda bisa menghemat uang dengan mengurangi anggaran liburan di bulan berikutnya.

2. Sisihkan Dana Untuk Tabungan

Setelah menerima gaji, jangan langsung membelanjakan semuanya tanpa budgeting yang terencana. Sebaiknya, sisihkan sebagian gaji untuk tabungan dan dana darurat terlebih dahulu. Ingat, sisihkan dananya di awal. Jadi, jangan tunggu uang yang tersisa di akhir bulan untuk menabung. Takutnya, uang tersebut malah habis duluan.

Ada banyak rumus budgeting dari para financial planner yang bisa Anda ikuti. Misalnya, budgeting kebutuhan, keinginan, dan tabungan dengan perbandingan 50:30:20. Artinya, 50% dari total pemasukan yang Anda terima ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari – hari. Mulai dari keperluan makanan, tempat tinggal, biaya sekolah, dan lain sebagainya. Lalu, 30% untuk memenuhi keinginan, seperti liburan, biaya berlangganan aplikasi streaming, mendalami hobi, dan lain lain. Kemudian, 20% lainnya untuk tabungan dan emergency fund.

Supaya dana tabungan tidak tercampur dengan uang belanja sehari – hari, sebaiknya pisahkan akun tabungan tersebut. Sehingga, Anda tidak akan kebablasan menghabiskan uang tabungan untuk belanja.

3. Bedakan Kebutuhan Dan Keinginan

Jurus ketiga agar gajian tak cuma numpang lewat yaitu membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Ingat baik – baik setiap sebelum berbelanja suatu barang atau jasa, tanyakan terlebih dahulu pada diri sendiri apakah produk tersebut termasuk kebutuhan mendesak atau hanya keinginan semata? Pahami perbedaan kebutuhan dan keinginan sebagai berikut.

  • Kebutuhan adalah sesuatu yang harus Anda penuhi dan akan mengancam keselamatan dan keamanan Anda jika tidak segera dipenuhi. Contohnya, kebutuhan makanan, tempat tinggal,  obat ketika sakit, kuota internet untuk bekerja, dan lain lain.
  • Keinginan adalah segala sesuatu yang Anda inginkan sebagai hiburan atau untuk menambah kenikmatan. Hal ini tidak akan mengancam, meskipun kita tidak memenuhinya. Contohnya, keinginan untuk berlibur, membeli baju branded, dan lain sebagainya.

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan memiliki keinginan. Yang perlu ditekankan adalah, penuhi kebutuhan terlebih dahulu, baru membeli produk dan jasa yang menjadi keinginan. Jangan sampai terbalik. Jika punya rumus budgeting tersendiri, pastikan persentase untuk memenuhi kebutuhan lebih besar daripada persentase untuk memenuhi keinginan. 

4. Belanja Secara Bijak

Kunci belanja secara bijak yaitu jangan sampai menjadi peribahasa “besar pasak daripada tiang”. Artinya, jangan sampai pengeluaran Anda lebih banyak daripada pemasukan yang Anda dapatkan. Karena itulah, banyak financial planner menyarankan agar Anda mendahulukan kebutuhan daripada keinginan. Namun, ada kalanya Anda dihadapkan pada satu keinginan yang harus kita penuhi saat ini juga. Misalnya, keinginan membeli gadget terbaru untuk menunjang performa pekerjaan sekaligus media hiburan. Sebenarnya, Anda sudah mempunyai gadget lain yang cukup mumpuni. Tapi membeli gadget baru untuk upgrade kualitas juga penting. Apalagi, gadget incaran Anda hanya diproduksi secara terbatas. Tentu keinginan untuk segera membelinya semakin tinggi.

Maka, dalam kasus seperti ini Anda bisa memanfaatkan layanan pay later dari perusahaan terpercaya. Tak ada salahnya berbelanja semua kebutuhan dan barang impian sekarang juga, lalu bayar nanti dengan sistem cicilan. Yang pasti, pilih layanan pay later yang tepat dan memudahkan. Seperti Atome yang dapat memberikan fasilitas cicilan 0% dengan masa angsuran hingga 3 atau 6 bulan. Anda pun tak perlu membayar DP atau biaya admin yang memberatkan. Cukup bayar tagihan sesuai nominal belanja tanpa tambahan bunga. Jadi, Anda tetap bisa belanja barang yang menjadi keinginan tanpa mengganggu uang tabungan.

5. Manfaatkan Promo

Tips yang kelima ini juga bisa menyelamatkan uang gajian Anda secara signifikan. Biasakan mencari informasi promo terbaru sebelum membeli berbagai produk dan jasa yang Anda butuhkan. Mendapat diskon mulai dari 10-50% tentu akan terasa sangat menguntungkan daripada membeli suatu produk dengan harga normal. Anda pun bisa menghemat pengeluaran dan menyisihkannya untuk kebutuhan lain.

Salah satu cara mendapatkan promo terbaru dari berbagai brand yaitu dengan mengikuti media sosial dari brand bersangkutan. Anda juga bisa mengikuti media sosial Atome untuk mendapatkan update promo terbaru dari merchant merchant yang telah bekerjasama dengan Atome. Terdapat lebih dari 6.000 retailer yang telah bekerjasama dengan Atome untuk memberikan pengalaman belanja yang memudahkan. Mulai dari brand fashion, kosmetik, kesehatan, food and beverages, serta kebutuhan gaya hidup lainnya yang tersedia secara offline maupun online. Selain memberikan fasilitas cicilan 0%, Anda juga berkesempatan mendapatkan voucher diskon eksklusif dari hasil kolaborasi Atome dengan berbagai merchant.

Lakukan 5 jurus di atas biar tiap gajian tidak sekedar numpang lewat saja. Sebab, gaji yang lenyap bukan seperti hantu yang tiba – tiba menghilang. Tapi, ada cara pengelolaan yang tidak efektif di baliknya, sehingga membuatnya cepat habis. Solusinya, belanja secara bijak dan gunakan Atome untuk mengatur keuangan lebih sehat. Jadi, tunggu apa lagi? Segera download aplikasinya di App Store atau Google Play Store sekarang juga! Dapatkan welcoming voucher hingga 50% dengan minimal transaksi Rp 100.000 untuk pembelian pertama di Atome.

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI