Kategori
Belanja Online

7 perbedaan Kartu Debit VS Kartu Kredit

Seiring meningkatnya perkembangan teknologi digital, tren pembayaran non-tunai kini semakin dilirik dan diminati oleh banyak orang. Studi Consumer Payment Attitude yang dilakukan Visa terhadap 4.000 responden di negara Asia Tenggara mengungkap preferensi metode pembayaran masyarakat. Hasilnya, 40% memilih pembayaran tunai, 39% lebih suka menggunakan kartu debit atau kredit, dan 18% memilih e-wallet. Ini menunjukkan bahwa penggunaan kartu debit dan kredit masih menjadi primadona pembayaran cashless. Lantas, apa saja perbedaan kartu debit dan kartu kredit? Bagaimana cara memilih salah satu metode pembayaran tersebut? Simak artikel berikut ini.

Pengertian Kartu Debit

Kartu debit sama dengan kartu ATM, yaitu kartu elektronik yang diterbitkan bank untuk penarikan uang dari rekening tabungan nasabah. Kartu ini juga berguna sebagai alat pembayaran non-tunai untuk membayar total belanja di berbagai merchant yang menyediakan mesin EDC. Kegiatan belanja pun jadi lebih praktis, karena kamu kini tak perlu membawa uang tunai lagi untuk berbelanja. Cukup membawa kartu debit dan menyerahkannya ke kasir saat pembayaran.

Pengertian Kartu Kredit

Kartu kredit adalah kartu elektronik yang diterbitkan bank untuk memberikan fasilitas pembayaran secara kredit. Kartu ini memungkinkan penggunanya untuk bisa berbelanja berbagai produk tanpa perlu mengeluarkan uang terlebih dahulu. Namun, pemegang kartu harus membayar cicilan sesuai ketentuan bank penerbit. Jadi, kamu tidak perlu menabung di awal, tapi membayar cicilan bulanan di belakang.

Perbedaan Kartu Debit Dan Kartu Kredit

Meskipun sama – sama jenis pembayaran cashless yang berbentuk kartu, namun debit card dan credit card memiliki banyak perbedaan sebagai berikut.

1. Perbedaan Dasar

Kartu debit mengharuskan kamu untuk memiliki rekening tabungan dan mengisi saldo terlebih dahulu. Baru kemudian bisa menggunakannya untuk menarik uang di ATM sebagai alat pembayaran non-tunai. Sementara jika menggunakan kartu kredit, kamu tidak harus punya saldo tabungan terlebih dahulu. Sistemnya seperti utang, di mana pemegang kartu kredit bisa berbelanja berbagai kebutuhan tanpa mengeluarkan uang. Pengguna cukup membayar tagihannya dengan sistem cicilan sesuai ketentuan bank.

2. Syarat Pendaftaran

Cara mendapatkan kartu debit cukup dengan membuka rekening tabungan secara online atau datang ke kantor cabang. Biasanya, syarat pengajuannya hanya berupa KTP dan membayar setoran awal. Beda halnya dengan syarat pendaftaran kartu kredit yang cenderung lebih rumit, karena harus memiliki minimal gaji tertentu. Umumnya, pendaftarannya hanya bisa dilakukan secara langsung ke kantor cabang dengan membawa dokumen fisik, seperti NPWP, slip gaji, dan lain lain.

3. Mekanisme Pembayaran

Saat belanja menggunakan kartu kredit, dibutuhkan verifikasi dengan membubuhkan tanda tangan pemilik. Sehingga kartu ini hanya bisa digunakan pemilik aslinya. Sementara jika menggunakan kartu debit hanya dibutuhkan PIN untuk verifikasi. Jadi, pemilik bisa memindahtangankan kartu debit miliknya pada orang lain dengan memberitahu PIN-nya. Misalnya, ketika kamu meminta bantuan untuk menarik uang di ATM atau menggunakannya untuk berbelanja.

4. Perbedaan Fisik Kartu

Dari segi fisik kartu juga terdapat beberapa perbedaan. Biasanya kartu debit memuat nama bank, chip, hologram, logo network (Visa atau Mastercard dan lainnya) serta 13-19 digit Payment Account Number (PAN). Lalu di baliknya terdapat pita magnetik dan tanda tangan pemegang kartu beserta kode keamanan kartu. Sementara tampilan kartu kredit biasanya tampak lebih elegan dengan huruf cetak timbul (embossed) yang memuat nama pemilik dan tanggal kedaluwarsa. Kartu kredit juga memiliki chip dan logo network.

5. Biaya Transaksi

Kartu debit menerapkan sejumlah biaya yang cukup murah, sekitar ribuan hingga puluhan ribu saja. Misalnya untuk biaya administrasi bulanan, biaya transfer ke lain bank, biaya penggantian kartu jika rusak atau hilang, dan lain sebagainya.

Beda halnya dengan kartu kredit yang menerapkan lebih banyak biaya. Mulai dari biaya materai, biaya pembatalan cicilan, biaya pengembalian cek atau giro, dan biaya – biaya lainnya. Belum lagi dengan adanya suku bunga cicilan, denda jika terlambat membayar, dan biaya tahunan mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

6. Limit Penggunaan

Kartu kredit menerapkan limit atau batas kredit tergantung jenis kartu dan bank penerbit bersangkutan. Biasanya limit kartu kredit berkisar antara Rp 3 juta hingga puluhan dan bahkan ratusan juta. Sedangkan kartu debit tidak memiliki batasan penggunaan. Selama kamu masih memiliki saldo yang cukup, kamu tetap bisa menggunakannya untuk berbagai transaksi.

7. Program Promo

Program promo kartu kredit cenderung lebih banyak daripada kartu debit. Biasanya kartu kredit bekerjasama dengan merchant – merchant tertentu untuk memberikan diskon, cashback, dan berbagai promo menarik lainnya.

Cara Memilih Kartu Debit

Ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum membuka rekening tabungan untuk mendapatkan fasilitas kartu debit dari bank tersebut, di antaranya adalah:

  • Pilih rekening tabungan yang memiliki kantor cabang dekat tempat tinggal kamu.
  • Pilih tabungan yang mesin ATM-nya mudah dijumpai di berbagai daerah.
  • Pertimbangkan ketentuan setoran awal, saldo minimal, dan biaya administrasi lainnya.
  • Pertimbangkan kelengkapan fasilitas yang disediakan, misalnya ketersediaan aplikasi internet banking, dukungan untuk investasi, dan lain lain.

Cara Memilih Kartu Kredit

Dalam memilih kartu kredit juga ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan, antara lain:

  • Pilih kartu kredit dari bank yang telah terpercaya.
  • Pilih kartu kredit dengan biaya tahunan dan suku bunga yang rendah.
  • Pertimbangkan limit pinjaman dan tenor cicilan yang ditawarkan.
  • Pilih kartu kredit yang sering memberikan diskon, cashback, reward, atau promo menarik lainnya.

Kartu Kredit VS Buy Now Pay Later

Selain kartu debit dan kartu kredit, kamu belakangan juga pasti sering mendengar layanan buy now pay later. Hampir sama dengan kartu kredit, layanan Buy Now Pay Later memberikan fasilitas cicilan yang memungkinkan pengguna menunda pembayaran total belanjanya. Pemakaian layanan Buy Now Pay Later kini juga semakin digemari. Terbukti, menurut survei Katadata Insight Center pada tahun 2021 menemukan ada 55% pengguna pay later baru selama pandemi Covid-19. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya kemudahan yang ditawarkan aplikasi Buy Now Pay Later dibandingkan kartu kredit, di antaranya:

1. Syarat Pengajuan

Syarat pengajuan kartu kredit cenderung lebih rumit, karena adanya ketentuan score credit berdasarkan jenis pekerjaan, jumlah penghasilan, dan lain sebagainya. Sementara syarat pengajuan aplikasi Buy Now Pay Later cenderung lebih fleksibel. Biasanya hanya dibatasi minimal usia 17 tahun ke atas.

2. Cara Pendaftaran

Umumnya, penyedia kartu kredit mengharuskan calon nasabah mendaftar langsung ke kantor dengan membawa dokumen fisik, seperti NPWP, slip gaji, dan lain lain. Sedangkan pendaftaran layanan Buy Now Pay Later cukup melalui aplikasi smartphone yang bisa diakses secara online.

3. Tenor Cicilan Dan Biaya Tahunan

Tenor cicilan kartu kredit cenderung lebih lama hingga 1-2 tahun. Namun, pengguna harus membayar biaya tahunan mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per tahun. Sementara tenor cicilan aplikasi Buy Now Pay Later hanya beberapa bulan tanpa perlu membayar biaya tahunan.

Sekarang kamu sudah bisa membedakan kartu debit dan kartu kredit bukan? Sebenarnya, dibandingkan dua metode pembayaran tersebut, layanan buy now pay later seperti Atomejauh lebih menguntungkan. Cara pengajuannya sangatlah mudah, cukup daftar online melalui aplikasi di smartphone. Menariknya lagi, Atome memberikan fasilitas cicilan 0% dengan masa angsuran 3 atau 6 bulan tanpa DP dan biaya admin lainnya.  Jumlah merchant yang bekerjasama juga melimpah, mencapai 5.000 lebih merchant dari berbagai kategori. Mulai dari peralatan rumah tangga, elektronik, fashion, kecantikan, kebugaran, serta kebutuhan gaya hidup lainnya. Kesempatan kamu mendapatkan voucher diskon eksklusif dari berbagai merchant juga lebih besar. Makanya, download Atome sekarang untuk merasakan pengalaman belanja lebih hemat dan menguntungkan.

Informasi menarik buat kamu. Di bulan Maret 2022 ini, dari tanggal 1 hingga 31 Maret 2022 Atome mengadakan promo Follow Your Steps. Kamu berkesempatan mendapatkan potongan up to Rp 100.000, tentunya dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku ya. Dapatkan informasi lengkapnya dengan mengikuti akun Instagram Atome Indonesia. Yuk, buruan!

Kategori
Belanja Online

Kartu Kredit VS Buy Now Pay Later, lebih untung mana?

Tren pembayaran kredit kini semakin digemari karena menawarkan begitu banyak kemudahan. Mulai dari layanan kartu kredit perbankan, hingga yang populer sekarang adalah penggunaan aplikasi buy now pay later. Dengan kedua layanan kredit tersebut, pengguna bisa berbelanja berbagai kebutuhan dan barang impian tanpa perlu mengeluarkan uang saat itu juga. Nah, berbicara tentang layanan kredit ini, ternyata banyak orang mengira aplikasi Buy Now Pay Later itu sama dengan kartu kredit konvensional. Padahal, keduanya memiliki beberapa perbedaan yang wajib kamu pertimbangkan sebelum menggunakannya. Apa sajakah itu? Simak ulasan berikut.

Persamaan Kartu Kredit Dan Aplikasi BNPL

Persamaan utama kartu kredit dan aplikasi Buy Now Pay Later terletak pada jenis layanan yang ditawarkan, antara lain:

  • Sama – sama merupakan layanan kredit yang memungkinkan penggunanya untuk membeli berbagai jenis barang sekarang dan menunda pembayaran.
  • Sama – sama menawarkan fasilitas cicilan hingga beberapa bulan untuk membeli berbagai produk di merchant – merchant yang bekerjasama dengan penyedia layanan.
  • Sama – sama menerapkan denda keterlambatan jika pengguna terlambat membayar tagihan.
  • Sama – sama menyediakan promo menarik hasil kerjasama dengan merchant.

Perbedaan Kartu Kredit Dan Aplikasi BNPL

Meskipun terdapat persamaan, namun ternyata layanan kartu kredit dan aplikasi Buy Now Pay Later juga memiliki beberapa perbedaan. Mulai dari penyedia, syarat pendaftaran, hingga beberapa ketentuan terkait biaya, suku bunga, limit kredit, dan lain lainnya. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Penyedia

Penyedia kartu kredit konvensional adalah lembaga perbankan. Sedangkan layanan buy now pay later disediakan oleh institusi non-bank yang bekerjasama dengan perusahaan teknologi finansial.

2. Biaya

Salah satu biaya yang dibebankan kartu kredit maupun aplikasi Buy Now Pay Later adalah denda keterlambatan. Sejak Juni 2021, Bank Indonesia mengatur denda keterlambatan kartu kredit yaitu 1% dari outstanding atau maksimal Rp 100.000. Sementara denda keterlambatan aplikasi Buy Now Pay Later berbeda – beda. Ada yang menerapkan persentase denda sebesar 0,1% per hari, Rp 2.000 per hari, hingga 3% dari total tagihan.

Selain itu, hampir semua kartu kredit menerapkan biaya tahunan mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per tahun. Sementara aplikasi Buy Now Pay Later biasanya tidak membebankan biaya tahunan.

3. Suku Bunga

Suku bunga jasa kartu kredit telah diatur Bank Indonesia. Yang mana, per tanggal 1 Mei 2020 lalu, semua layanan kartu kredit harus menerapkan suku bunga maksimal sebesar 2% per bulan. Sementara layanan paylater tidak memiliki aturan tersebut. Sehingga suku bunga antar penyedia layanan Buy Now Pay Later berbeda – beda. Ada yang menerapkan suku bunga 2,14%, 2,5%, hingga 2,9% per bulan. Semakin tinggi suku bunganya, tentu semakin menambah berat beban tagihan bulanan. Untungnya, sekarang ada aplikasi Buy Now Pay Later yang tidak menyediakan fasilitas cicilan 0% alias tanpa bunga sama sekali, seperti yang ditawarkan Atome. Jadi, pengguna cukup membayar tagihan sesuai nominal transaksi.

4. Kriteria Kelayakan

Kartu kredit menerapkan credit score secara ketat untuk menilai apakah seorang nasabah layak mendapatkan layanan kredit atau tidak. Biasanya hal ini dilihat dari jenis pekerjaan, lamanya bekerja jumlah penghasilan per bulan, status pernikahan, dan lain lain. Umumnya, penyedia kartu kredit mensyaratkan minimal gaji nasabah yaitu Rp 3 juta per bulan. Karena itulah, syarat pengajuan kartu kredit harus melampirkan beberapa dokumen penting, seperti NPWP, slip gaji, dan lain sebagainya. Sedangkan aplikasi Buy Now Pay Later cenderung lebih fleksibel dan tidak menerapkan kriteria tersebut. Umumnya hanya mensyaratkan minimal usia 17 tahun dan telah memiliki KTP.

5. Limit Kredit

Limit atau batas pinjaman kartu kredit umumnya lebih besar daripada aplikasi Buy Now Pay Later. Namun, limit kartu kredit disesuaikan dengan penghasilan pemegang kartu. Biasanya berkisar mulai Rp 3 juta hingga ratusan juta rupiah. Sedangkan limit pay later cenderung lebih fleksibel dengan nominal yang berbeda – beda tiap layanan. Ada yang menerapkan limit ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.

6. Tenor

Tenor atau lamanya cicilan kartu kredit biasanya cenderung lebih lama hingga 1-2 tahun. Sementara tenor aplikasi Buy Now Pay Later hanya berlangsung selama beberapa bulan.

7. Diskon

Baik kartu kredit maupun aplikasi Buy Now Pay Later sering memberikan diskon dan cashback khusus di beberapa merchant yang bekerjasama atau saat momen – momen tertentu. Namun, jasa kartu kredit memiliki diskon khusus yang jarang dimiliki aplikasi pay later, di antaranya:poin reward yang ditukarkan dengan produk dari merchant, fasilitas gratis airport lounge, dan lain lain.

8. Kemudahan Akses

Layanan Buy Now Pay Later jauh lebih mudah diakses daripada kartu kredit. Karena kamu cukup mengakses aplikasi berbasis smartphone untuk mendaftar dan menggunakan layanannya. Contohnya, jika menggunakan aplikasi Atome. Cukup pindai kode QR dengan smartphone di merchant – merchant yang telah bekerjasama, atau checkout menggunakan metode pembayaran Atome saat belanja online. Jadi, tidak perlu kartu fisik atau sejenisnya.

Beda halnya dengan kartu kredit yang masih mengandalkan kartu fisik untuk membayar berbagai kebutuhan. Cara pendaftarannya juga belum full online. Karena umumnya, penyedia kartu kredit mengharuskan calon nasabah mendaftar langsung ke kantor cabang dengan membawa sejumlah dokumen fisik.

9. Universal Acceptance By Merchant

Penggunaan kartu kredit dan aplikasi Buy Now Pay Later hanya bisa dilakukan di merchant – merchant yang telah bekerjasama. Umumnya, kartu kredit lebih banyak digunakan untuk transaksi langsung di merchant. Sementara aplikasi Buy Now Pay Later lebih banyak ditemui sebagai metode pembayaran online di e-commerce tertentu. Namun, layanan Buy Now Pay Later kini juga semakin luas dengan menggandeng lebih banyak merchant yang memiliki gerai offline.

Manakah Yang Harus Dipilih: Kartu Kredit Atau Aplikasi BNPL?

Setiap orang mempunyai kecenderungan yang berbeda untuk memilih antara Buy Now Pay Later atau kartu kredit. Namun, kamu bisa memilihnya secara mudah dengan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan finansial. Berikut beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Sesuaikan Dengan Penghasilan

Jika kamu memiliki pekerjaan yang cukup stabil dengan penghasilan lumayan besar, maka tidak akan sulit untuk mendapatkan layanan kartu kredit. Sebaliknya, jika pekerjaan dan penghasilan kurang stabil, kamu bisa mendaftar aplikasi Buy Now Pay Later yang lebih praktis.

2. Sesuaikan Dengan Urgensi Kebutuhan

Jika kamu membutuhkan layanan kredit tercepat dengan cara pendaftaran yang mudah, maka aplikasi Buy Now Pay Later adalah solusinya. Sebab, pendaftaran kartu kredit cenderung memakan waktu lebih lama untuk menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan.

3. Pertimbangkan Tenor, Bunga, Dan Biaya Lainnya

Jika membutuhkan layanan kredit dengan tenor lebih lama, kamu bisa menggunakan layanan kartu kredit yang menawarkan tenor hingga 2 tahun. Namun, pertimbangkan juga besarnya bunga dan biaya tambahan lainnya. Pastikan memilih layanan yang paling menguntungkan.

4. Sesuaikan Dengan Kebiasaan Belanja

Jika kamu lebih sering berbelanja secara online, sebaiknya gunakan aplikasi Buy Now Pay Later yang bekerjasama dengan banyak e-commerce. Atau kamu juga bisa mempertimbangkan dari beberapa merchant favorit yang sering kamu tuju. Cari tahu merchant – merchant tersebut menyediakan metode pembayaran dengan Buy Now Pay Later atau kartu kredit.

Tidak perlu bingung memilih aplikasi Buy Now Pay Later atau kartu kredit. Karena kini sudah ada Atome yang menyediakan layanan buy now pay later lebih baik dari kartu kredit atau aplikasi lainnya. Dengan menggunakan Atome, kamu bisa mendapatkan fasilitas cicilan 0% hingga 3 atau 6 bulan, tanpa DP dan tanpa biaya admin lainnya. Bahkan, kamu berkesempatan mendapatkan voucher diskon eksklusif dari 5.000 lebih merchant yang bekerjasama dengan. Tentunya, belanja jadi lebih hemat dan menguntungkan. Jadi, kamu pilih yang mana?

Kategori
Belanja Online

Pro kontra seputar layanan Buy Now Pay Later

Kehadiran layanan buy now pay later dirasakan memang membawa banyak kemudahan. Sekarang kamu tidak perlu mempermasalahkan dana setiap ingin membeli berbagai kebutuhan atau barang impian. Cukup manfaatkan aplikasi Buy Now Pay Later dan semuanya beres. Namun, beberapa orang menilai cara belanja seperti ini justru mendorong kebiasaan konsumtif. Padahal sebenarnya kamu tetap bisa mengontrolnya sesuai kebutuhan dan kemampuan. Sebaiknya ketahui pro kontra seputar layanan aplikasi Buy Now Pay Later berikut ini sebelum mulai menggunakannya.

Apa Itu Buy Now Pay Later?

Buy Now Pay Later adalah sebuah layanan pembayaran yang memungkinkan seseorang berbelanja berbagai kebutuhan tanpa mengeluarkan uang saat itu juga. Sistemnya mirip dana talangan, di mana pengguna bisa mendapatkan barang yang diinginkan dan membayarnya nanti dengan cara mengangsur. Berarti sama dengan berutang dong? Iya. Namun, aplikasi Buy Now Pay Later menerapkan beberapa ketentuan agar proses pengajuan cicilan lebih teratur dan terkontrol. Mulai dari sistem cicilan hingga ketentuan tenor atau lamanya masa angsuran.

Cara Kerja Aplikasi Buy Now Pay Later

Cara kerja aplikasi Buy Now Pay Later sebenarnya cukup sederhana. Pengguna cukup mendaftar dan menggunakan aplikasi Buy Now Pay Later melalui smartphone. Lalu kemudian kamu sudah bisa menggunakannya di berbagai merchant yang telah bekerjasama dengan aplikasi Buy Now Pay Later bersangkutan. Jadi, kamu hanya bisa memperoleh fasilitas pay later di merchant – merchant yang bekerjasama dengan aplikasi tersebut. Setelah berhasil mengajukan cicilan, maka kamu tak perlu lagi membayar total belanjaan di merchant tersebut. Cukup mengangsurnya melalui aplikasi Buy Now Pay Later sesuai ketentuan yang berlaku.

Keuntungan Dan Kerugian Buy Now Pay Later

Berbelanja menggunakan layanan buy now pay later membawa banyak keuntungan bagi penggunanya, antara lain:

  • Bisa membeli berbagai kebutuhan penting yang bersifat urgent, bahkan di saat tidak memiliki dana yang memadai.
  • Bisa membeli barang impian tanpa perlu menyiapkan keseluruhan dananya sekarang.
  • Belanja lebih hemat dengan mendapatkan banyak promo menarik dari merchant yang bekerjasama dengan aplikasi Buy Now Pay Later.
  • Memudahkan evaluasi dan pengelolaan uang bulanan dengan menyesuaikan jumlah tagihan per bulan.

Selain punya banyak keuntungan, aplikasi Buy Now Pay Later juga memiliki beberapa kelemahan jika tidak digunakan secara tepat, di antaranya:

  • Bisa jadi kamu akan memiliki utang yang menumpuk.
  • Mendorong kebiasaan konsumtif yang memungkinkan seseorang berbelanja tanpa memperhatikan kebutuhan dan kemampuan.

Cara Mudah Menggunakan Aplikasi Buy Now Pay Later

Cara menggunakan aplikasi Buy Now Pay Later sangatlah mudah. Bahkan kamu bisa mendaftar dan mulai menggunakan aplikasi Buy Now Pay Later hanya dalam waktu 3 menit saja. Seperti cara menggunakan aplikasi Atome yang hanya membutuhkan 3 langkah berikut ini.

1. Daftar Aplikasi

Download aplikasi Atome di App Store atau Google Play Store. Lalu daftar akun menggunakan email dan nomor HP aktif. Kemudian, lakukan verifikasi identitas menggunakan KTP dan swafoto atau selfie.

2. Belanja Di Merchant Yang Bekerjasama

Setelah berhasil melakukan pendaftaran akun, kamu bisa langsung menggunakan aplikasi Atome untuk berbelanja di berbagai merchant yang telah bekerjasama dengan Atome. Jika berbelanja langsung ke toko, pindai kode QR Atome di kasir. Sedangkan jika berbelanja secara online, pilih metode pembayaran Atome saat checkout.

3. Bayar Tagihan

Cek menu Tagihan di aplikasi Atome dan bayar tagihan belanja dengan cara mengangsurnya tiap bulan selama kurun waktu yang ditetapkan oleh Atome, yaitu selama 3 atau 6 bulan. Kamu juga bisa membayar total tagihan secara keseluruhan sekaligus.

Buy Now Pay Later VS Kartu Kredit

Banyak orang mengira aplikasi Buy Now Pay Later mirip dengan kartu kredit, karena sama – sama menyediakan fasilitas cicilan. Namun, kedua layanan ini memiliki beberapa perbedaan yang cukup mencolok, di antaranya:

1. Cara Pendaftaran

Pengajuan kartu kredit cenderung sulit. Karena mengharuskan nasabah datang langsung ke kantor cabang dan melampirkan banyak dokumen, seperti slip gaji, NPWP, dan lain lain.  Sementara cara pendaftaran aplikasi Buy Now Pay Later cukup dilakukan secara online melalui aplikasi di smartphone. Dokumen yang dibutuhkan pun biasanya hanya KTP.

2. Skor Kredit

Penyedia kartu kredit memberlakukan skor kredit tertentu untuk menilai kelayakan nasabah dalam memperoleh layanan kredit. Biasanya berdasarkan jenis pekerjaan, jumlah gaji, dan lain sebagainya. Sementara aplikasi Buy Now Pay Later tidak menerapkan skor kredit tersebut

3. Tenor Cicilan Dan Biaya Tahunan

Tenor cicilan kartu kredit biasanya cukup lama, bisa hingga 1 sampai 2 tahun. Namun, penggunanya harus membayar biaya tahunan yang cukup mahal mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Sementara aplikasi Buy Now Pay Later tidak menerapkan biaya tahunan tersebut. Dan juga biasanya tenor cicilan yang disediakan relatif lebih singkat, yaitu sekitar 6 bulan.

Dari tiga perbedaan di atas, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Buy Now Pay Later cenderung lebih menguntungkan. Karena cara pendaftarannya lebih mudah dan praktis. Meskipun tenor cicilan yang disediakan lebih singkat, namun layanan Buy Now Pay Later tidak menerapkan biaya tahunan.

Tips Memilih Aplikasi BNPL Terbaik

Saat ini tersedia banyak aplikasi Buy Now Pay Later yang menawarkan fasilitas cicilan di berbagai merchant. Namun, jangan menggunakan banyak aplikasi Buy Now Pay Later sekaligus. Lebih baik memilih satu aplikasi saja, hal ini juga agar bisa memudahkan kamu saat membayar tagihan bulanan. Pilih satu layanan Buy Now Pay Later terbaik dengan memperhatikan beberapa kriteria berikut.

1. Memiliki Syarat Pendaftaran Yang Mudah

Pilihlah aplikasi Buy Now Pay Later dengan syarat pendaftaran yang mudah. Misalnya, cukup menggunakan aplikasi smartphone dan KTP, tanpa perlu melampirkan slip gaji, atau dokumen lainnya.

2. Mempunyai Sistem Cicilan Yang Fleksibel

Pilih layanan Buy Now Pay Later yang memberikan fasilitas cicilan fleksibel dengan tenor lebih lama, misalnya hingga 6 bulan. Sehingga kamu akan tidak keteteran saat mencicilnya.

3. Tidak Ada Biaya Tambahan

Pilih layanan Buy Now Pay Later dengan suku bunga rendah agar tidak memberatkan. Kalau bisa, sebaiknya pilih aplikasi yang tidak menerapkan biaya tambahan, seperti bunga, DP, atau biaya admin. Sehingga kamu cukup membayar tagihan sesuai nominal transaksi.

4. Telah Bekerjasama Dengan Banyak Merchant

Pastikan juga aplikasi Buy Now Pay Later yang kamu pilih telah bekerjasama dengan banyak merchant, terutama merchant – merchant yang sering kamu tuju.

5. Sering Mengadakan Promo Menarik

Supaya kamu bisa belanja lebih hemat, pilih aplikasi Buy Now Pay Later yang sering memberikan diskon atau promo menarik lainnya.

6. Memiliki Layanan Customer 24/7

Pilih aplikasi Buy Now Pay Later yang menyediakan layanan customer support selama 24/7 agar mampu memudahkan kamu saat ingin meminta bantuan teknis atau keperluan lainnya.

Sekarang kamu tidak perlu bingung lagi mencari aplikasi Buy Now Pay Later sesuai kriteria tersebut. Atome adalah layanan buy now pay later terkemuka yang memenuhi enam kriteria di atas. Cara pendaftarannya sangatlah mudah. Cukup download aplikasi di smartphone dan daftar hanya dengan menggunakan KTP. Aplikasi yang telah hadir di 8 negara Asia Tenggara dan Cina ini juga menerapkan sistem cicilan fleksibel hingga 3 atau 6 bulan. Kamu juga tidak perlu membayar biaya tambahan seperti DP, bunga, atau biaya admin. Cukup bayar tagihan sesuai nominal transaksi.

Menariknya lagi, Atome telah bekerjasama dengan 5.000 lebih merchant di berbagai kategori. Mulai dari elektronik, fashion, kecantikan, kebugaran, peralatan rumah tangga, serta kebutuhan gaya hidup lainnya. Termasuk brand – brand ternama seperti Zara, H&M, Buccheri, Sephora, Zalora, JD.ID, dan masih banyak lagi yang lainnya. Bahkan, kamu berkesempatan mendapatkan voucher diskon eksklusif dan berbagai promo menarik lainnya. Jika memiliki pertanyaan atau meminta bantuan teknis lainnya juga sangat mudah. Langsung hubungi tim customer support Atome via email selama 24/7. Mudah sekali bukan? Segera download dan gunakan sekarang juga.

Kategori
Belanja Online

5 cara mudah mengatur keuangan dengan pasangan

Pengadilan Agama mencatat hampir 25% kasus perceraian yang terjadi pada tahun 2020 disebabkan oleh masalah ekonomi. Ini menunjukkan bahwa manajemen keuangan berperan besar dalam menentukan keharmonisan keluarga. Tanpa perencanaan keuangan keluarga yang baik, pasangan suami istri rentan mengalami berbagai masalah ekonomi. Mulai dari lilitan hutang, kebutuhan yang tidak terpenuhi, hingga tujuan investasi yang tidak sejalan. Akhirnya semua masalah itu menimbulkan perselisihan panjang yang tak terselesaikan antar pasangan.

Jangan sampai hal itu terjadi pada keluarga Anda. Siapkan perencanaan keuangan yang baik bersama pasangan agar ekonomi keluarga berjalan lancar. Isu inilah yang diangkat Atome dalam webinar bertajuk “A Talks : Kamu dan Aku Sama – Sama Atur Keuangan!“. Atome berkolaborasi dengan komunitas @uang_kita, @shestarts.id, dan @indonesiafinancesociety untuk membahas bagaimana cara mengatur keuangan yang baik bersama pasangan. Kira – kira apa saja tips and trick dalam mengelola keuangan keluarga? Simak insight menarik dari webinar yang diselenggarakan tanggal 4 Maret 2022 kemarin berikut ini.

Cara Mengatur Keuangan Dengan Pasangan

Menikah bukan sekadar menyatukan dua hati untuk saling mengasihi. Di dalamnya juga terdapat komitmen dan tanggung jawab antar pasangan untuk bersama – sama menjalankan roda ekonomi keluarga. Karena itulah, butuh financial planning yang tepat agar keuangan keluarga ke depannya tidak keteteran. Berikut beberapa tips mudah mengatur keuangan bersama pasangan yang bisa Anda praktekkan dalam kehidupan berumah tangga.

1. Saling Terbuka Soal Finansial

Kunci utama pengaturan keuangan keluarga yang baik yaitu saling terbuka. Pasangan harus saling jujur tentang masalah keuangan masing – masing, bahkan jauh – jauh hari sebelum memutuskan menikah. Tak heran, banyak penasehat pernikahan yang selalu menyarankan calon mempelai untuk melakukan pre marriage talk secara intens. Salah satunya yaitu membahas keuangan. Mulai dari seberapa banyak harta yang dimiliki, jumlah pemasukan dan pengeluaran per bulan, hingga besarnya utang (jika ada). Sebab, setelah menikah bukan hanya “uangmu uangku, tapi juga utangmu jadi utangku“.

Ketika pasangan memiliki beban tanggung jawab membiayai orang tua, adik, atau saudara lainnya juga perlu dibicarakan sejak awal. Sehingga daftar pengeluaran keluarga dapat dilacak secara jelas. Jangan sampai ada pengeluaran yang ditutup – tutupi hanya karena takut tidak mendapat persetujuan pasangan. Lebih baik jujur sedari awal dan melakukan kesepakatan tertentu sebagai jalan tengah.

2. Budgeting Dengan Rumus 10:20:30:40

Setelah saling terbuka perihal masalah keuangan dengan pasangan, Anda perlu melakukan perencanaan keuangan yang baik melalui budgeting. Penentuan anggaran pengeluaran bulanan sangatlah membantu Anda dalam menggunakan uang secara lebih bijak. Sehingga pengeluaran terkontrol dan tidak melebihi pemasukan yang Anda berdua dapatkan. Sebagai rekomendasi, gunakan rumus budgeting 10:20:30:40 dengan rincian sebagai berikut:

  • 10% dari total pemasukan untuk kebutuhan sosial seperti donasi.
  • 20% dari total pemasukan untuk tabungan atau investasi.
  • 30% dari total pemasukan untuk membayar cicilan (jadi, usahakan jika ingin berutang nilainya tidak melebihi 30% total pemasukan).
  • 40% dari total pemasukan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari, seperti biaya makan, tempat tinggal, tagihan listrik, air, pulsa, dan lain lain.

3. Siapkan Dana Darurat

Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Bahkan, di saat semua baik – baik saja, berbagai kondisi tak terduga bisa saja muncul tiba – tiba. Misalnya, pasangan kehilangan pekerjaan, keluarga mengalami kecelakaan atau penyakit serius, hingga terjadinya bencana alam atau krisis moneter. Tentu semua itu berpengaruh besar terhadap ekonomi keluarga sehari – hari. Sehingga Anda dan pasangan wajib menyiapkan dana darurat dengan nominal yang tepat.

Penentuan besaran dana darurat tidak boleh sembarangan, apalagi hanya mengandalkan perkiraan. Penentuan dana darurat berbeda – beda tiap keluarga, tergantung jumlah tanggungan dan stabilitas profesi Anda.

  • Jika masih berstatus single dan belum punya tanggungan, maka dana darurat minimal sebesar 3x jumlah pengeluaran per bulan.
  • Jika  sudah menikah dan memiliki anak, maka dana darurat minimal yang harus Anda miliki yaitu 6x jumlah pengeluaran per bulan. Jika memiliki 2 anak, maka kalikan dua menjadi 12x jumlah pengeluaran bulanan.
  • Selain itu, sesuaikan juga dengan stabilitas profesi Anda. Semakin ‘tidak pasti’ profesi kepala keluarga, maka butuh pengkalian dana darurat lebih banyak.

4. Bijak Dalam Berbelanja

Selain memperhatikan rumus budgeting yang telah disepakati, Anda dan pasangan juga harus menerapkan pola belanja yang bijak. Bahkan, jika perlu Anda bisa berdiskusi dengan pasangan sebelum membeli barang – barang tertentu. Selain menghindari cekcok, langkah ini juga efektif untuk memastikan pengeluaran tidak melebihi jumlah pemasukan. Lakukan beberapa pertimbangan berikut setiap akan memutuskan berbelanja:

  • Bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Sebelum belanja suatu barang, coba telusuri apakah barang tersebut termasuk kebutuhan yang sifatnya urgent atau sekadar keinginan belaka.
  • Telusuri apakah keberadaan barang incaran tersebut mempengaruhi kehidupan kita atau tidak. Jika barang tersebut tidak terlalu berpengaruh secara signifikan untuk hidup kita, lebih baik tidak perlu membelinya.
  • Ingat – ingat kembali apakah Anda telah memiliki barang tersebut atau belum. Biasanya beberapa orang berbelanja banyak barang yang sama hanya untuk mengoleksi varian warna atau desainnya yang beragam. Agar tidak berujung pada pemborosan, lebih baik prioritaskan memenuhi kebutuhan daripada mengoleksi barang yang telah Anda punya.

5. Lakukan Gaya Hidup Smart Spending

Selain menerapkan pola belanja secara bijak, Anda juga perlu membiasakan smart spending yang lebih efektif dalam mengatur keuangan. Saat ini tren belanja menggunakan layanan  “Buy Now Pay Later” semakin banyak dipilih karena menawarkan banyak kemudahan. Contohnya, jika menggunakan aplikasi Atome. Anda bisa berbelanja semua kebutuhan dan barang impian sekarang juga, lalu mencicil tagihannya nanti selama 3 atau 6 bulan. Besarnya tagihan pun sesuai nominal transaksi, tanpa adanya tambahan bunga, DP, dan biaya admin. Anda juga tidak perlu khawatir terlambat membayar angsuran, karena aplikasi Atome selalu mengirim push notification secara otomatis sebelum jatuh tempo berakhir.

Cara belanja seperti ini akan memudahkan Anda dalam mengontrol pengeluaran bulanan. Sebab, semua nominal tagihannya jelas dan bisa Anda sesuaikan berdasarkan anggaran. Cukup melihat menu Tagihan pada aplikasi Atome dan Anda pun akan tahu besarnya cicilan yang harus dibayar per bulan. Dengan fasilitas cicilan 0% dari Atome, Anda tidak perlu menunda belanja untuk meningkatkan produktivitas dan kebutuhan profesional Anda lagi.

Sekarang Anda pasti mulai sadar kalau keluarga yang harmonis tak cukup hanya dengan bermodal cinta. Butuh keterbukaan dan perencanaan keuangan yang baik agar perekonomian keluarga lancar dan  menciptakan kebahagiaan. Gunakan aplikasi Atome untuk menerapkan smart spending yang efektif dalam pengelolaan keuangan keluarga. Semua kebutuhan terpenuhi dan pengeluaran pun tetap terkontrol dengan adanya fasilitas cicilan 0% hingga 3 atau 6 bulan. Bahkan, Anda berkesempatan mendapatkan voucher diskon eksklusif dari 5.000 lebih merchant yang telah bekerjasama. Sehingga lebih menghemat pengeluaran Anda sehari – hari. Jadi, tunggu apa lagi? Segera download dan gunakan aplikasi Atome sekarang juga. Dan ikuti juga semua media sosial Atome untuk update informasi promo terbaru. 

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI

Kategori
Belanja Online

5 keuntungan pakai Pay Later: Beli Sekarang Bayar Nanti

Dulu, setiap ingin berbelanja berbagai kebutuhan harus menyiapkan uang terlebih dahulu. Tak jarang, kamu pun terpaksa menunda kebutuhan belanja hanya karena tak punya cukup dana. Padahal, kebutuhan tersebut sangatlah urgent untuk menunjang aktivitas sehari – hari. Belum lagi kalau ingin membeli barang impian dari brand – brand ternama yang harganya super mahal. Kamu harus menabung dalam waktu cukup lama untuk bisa memilikinya. Sayangnya, beberapa produk mungkin dijual terbatas dan kamu pun kehilangan kesempatan order lantaran tak punya uang.

Untuk menyiasati masalah tersebut, beberapa orang lebih memilih menggunakan kartu kredit atau bahkan mengajukan utang pada layanan pinjaman online (pinjol). Sayangnya, kebanyakan kartu kredit punya aturan skor kredit yang ribet. Tingkat suku bunganya juga tinggi dan memberatkan. Tak beda jauh dengan berbagai layanan pinjol di internet. Meski pendaftarannya mudah, namun kebanyakan layanan pinjol menerapkan suku bunga yang sangat tinggi. Niat hati ingin mencari dana talangan, ternyata malah menambah beban.

Untungnya, layanan pembiayaan semakin inovatif. Tak perlu menggunakan kartu kredit atau utang di pinjol lagi. Sekarang kamu bisa memanfaatkan layanan buy now pay later atau beli sekarang bayar nanti seperti Atome yang lebih ramah pengguna. Kamu bebas berbelanja berbagai kebutuhan dan barang impian sekarang juga. Lalu bayar semua tagihannya nanti dengan sistem cicilan. Cara pembayarannya pun sangat fleksibel dan tidak menerapkan suku bunga yang memberatkan. Baca ulasan berikut untuk mengenal lebih jauh tentang inovasi beli sekarang bayar nanti dari Atome.

Apa Itu Buy Now Pay Later Atau Beli Sekarang Bayar Nanti?

Sesuai namanya, buy now pay later (BNPL) atau beli sekarang bayar nanti adalah tren belanja masa kini yang memungkinkan kamu untuk menunda pembayaran. Jadi, belanja semua kebutuhan kamu sekarang, bayar nanti setelah beberapa waktu pemakaian sesuai kesepakatan. Sekilas mirip dengan “utang”. Namun, layanan pay later hadir dengan lebih banyak inovasi yang menguntungkan. Mulai dari kemudahan sistem cicilan hingga promo potongan belanja.

Penyedia layanan pay later ini sendiri beragam. Bisa dari penjual maupun pihak ketiga. Kalau dari penjual, berarti kamu bisa langsung mengajukan utang kepada penjual sesuai kesepakatan tertentu. Namun, tidak semua penjual menyediakan fasilitas ini. Di sinilah pihak ketiga hadir memberikan bantuan. Saat ini tersedia brand pay later seperti Atome yang memungkinkan kamu untuk berbelanja berbagai kebutuhan sekarang  dan menunda pembayaran. Jadi, tidak perlu menyiapkan uang belanja terlebih dahulu. Cukup menggunakan aplikasi Atome di smartphone dan bayar tagihannya nanti sesuai ketentuan.

Cara Kerja Aplikasi BNPL Atau Beli Sekarang Bayar Nanti

Cara belanja menggunakan aplikasi pay later seperti Atome sangatlah mudah. Setiap ingin berbelanja berbagai kebutuhan, kamu tak perlu menyiapkan uang cash lagi untuk membayar semuanya secara langsung. Gunakan metode pembayaran Atome agar mendapatkan fasilitas cicilan tanpa bunga dengan masa angsuran hingga 3 atau 6 bulan. Berikut 3 langkah mudah menggunakan layanan pay later dari Atome.

1. Download Dan Daftar Aplikasi Atome

Kamu bisa mendapatkan layanan pay later dari Atome hanya dengan bermodal smartphone. Langkah pertama, download aplikasi Atome di App Store atau Google Play Store dan lakukan pendaftaran menggunakan email dan nomor HP aktif.

2. Belanja Di Merchant Yang Bekerjasama

Setelah berhasil mendaftar aplikasi Atome, sekarang kamu bisa langsung menggunakannya untuk berbelanja berbagai kebutuhan di merchant yang telah bekerjasama. Jika berbelanja secara langsung, pindai kode QR Atome yang ada di kasir merchant bersangkutan. Sedangkan jika memilih untuk berbelanja secara online, kamu bisa menyelesaikan transaksi dengan memilih metode pembayaran Atome saat checkout. Dengan begitu, kamu tak perlu membayar total belanja saat itu juga. Cukup mengangsurnya secara bertahap melalui aplikasi Atome.

3. Bayar Tagihan Di Aplikasi Atome

Cek tagihan belanja secara berkala pada menu Tagihan yang ada di aplikasi Atome. Bayar tagihan tersebut sebelum tanggal jatuh tempo yang berjarak maksimum 30 hari setelah transaksi pertama. Selain membayarnya dengan sistem cicilan dalam waktu 3 atau 6 bulan, kamu juga bisa langsung menyelesaikan total tagihan secara langsung.

Keuntungan Menggunakan Layanan Pay Later dari Atome

Tren belanja menggunakan layanan pay later semakin meningkat, karena membawa banyak kemudahan bagi para penggunannya. Seperti beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari Atome berikut ini:

1. Cara Pendaftaran Mudah

Siapapun bisa mendaftar dan menggunakan layanan pay later dari Atome. Cukup download aplikasi Atome, lalu daftar menggunakan KTP, email, dan nomor HP aktif. Beda halnya dengan pinjaman dana atau layanan kartu kredit konvensional yang mensyaratkan minimal gaji atau jaminan sertifikat tertentu.

2. Sistem Cicilan 0% Dan Tanpa Biaya Tambahan

Layanan pay later dari Atome juga lebih hemat, karena tidak menerapkan biaya tambahan yang memberatkan. Jadi, cukup bayar tagihan semua nominal transaksi, tanpa bunga, tanpa DP (uang muka), dan tanpa biaya admin.

3. Masa Angsuran Hingga 3 Atau 6 Bulan

Kamu boleh membayar tagihan Atome dengan cara mengangsurnya per bulan dalam jangka waktu 3 atau 6 bulan. Sehingga kamu punya waktu lebih lama untuk mengumpulkan dana.

4. Bekerjasama Dengan 5.000 Lebih Merchant

Saat ini Atome telah bekerjasama dengan 5.000 lebih merchant dari berbagai kategori. Mulai dari peralatan elektronik, fashion, kosmetik, gaya hidup, kebugaran, hingga kebutuhan rumah tangga. Atome juga telah bekerjasama dengan berbagai brand ternama, seperti Adidas, Nike, H&M, Zara, Zalora, Sephora, Sociolla, dan masih banyak lagi lainnya.

5. Banyak Promo Menarik

Kamu bisa belanja lebih hemat dengan mendapatkan voucher diskon eksklusif dari Atome dan brand – brand yang bekerjasama. Kamu juga berkesempatan mendapatkan welcoming voucher hingga 50% dengan minimal transaksi Rp 100.000 saat pembelian pertama menggunakan Atome.

FAQ Seputar Beli Sekarang Bayar Nanti (BNPL)

Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait layanan beli sekarang bayar nanti (BNPL):

1. Apa bedanya BNPL dengan pinjol?

Layanan BNPL atau beli sekarang bayar nanti memberikan dana talangan atau pinjaman langsung kepada pihak penjual atau merchant. Sedangkan pinjol menyalurkan pinjaman dana pada nasabah.

2. Apa bedanya layanan beli sekarang bayar nanti (BNPL) dengan kartu kredit?

Cara pendaftaran BNPL atau beli sekarang bayar nanti cenderung lebih mudah dan fleksibel, karena hanya membutuhkan aplikasi smartphone dan KTP. Sementara pendaftaran kartu kredit memerlukan rekening tabungan, NPWP, slip gaji, dan lain lain.

3. Apakah beli sekarang bayar nanti (BNPL) mempengaruhi skor kredit?

Tidak. Layanan BNPL seperti Atome tidak menerapkan skor kredit tertentu, sehingga semua pengguna bebas berbelanja kebutuhan memakai Atome.

4. Apa bedanya beli sekarang bayar nanti (BNPL) dengan kartu kredit 0%?

Sistem cicilan 0% pada Atome memungkinkan kamu membayar tagihan sesuai nominal transaksi di semua merchant. Sementara layanan kartu kredit 0% umumnya hanya berlaku di beberapa merchant tertentu.

5. Kenapa harus pay later kalau bisa buy later?

Saatnya ubah mindset bahwa kegiatan belanja tak selamanya pemborosan. Dengan tidak menunda belanja, kamu ikut berkontribusi menjaga flow ekonomi tetap berjalan dan membantu para pengusaha terus beroperasi.

Bagaimana? Ada begitu banyak kemudahan dan keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan layanan pay later dari Atome bukan? Kini kamu tidak perlu khawatir memikirkan besarnya dana untuk membeli berbagai kebutuhan dan barang impian. Cukup belanja sekarang dan bayar nanti dengan fasilitas cicilan 0% hingga 3 atau 6 bulan. Jumlah tagihannya pun sesuai nominal transaksi, tanpa tambahan bunga, DP, dan biaya admin. Langsung download Atome sekarang dan dapatkan semua keuntungan di atas!

Kategori
Belanja Online

5 tanda wanita mandiri secara finansial: Anda juga bisa!

Tanggal 8 Maret diperingati sebagai International Women’s Day, di mana banyak wanita melakukan aksi tuntutan untuk memperjuangkan keadilan gender. Terlepas dari masih banyaknya ketimpangan sosial antara laki-laki dan perempuan, tentu Anda setuju bahwa wanita berhak mandiri secara finansial. Menjadi wanita bukan berarti berdiam diri menanti nafkah suami atau uang saku dari orang tua. Akan tetapi wanita juga perlu berdiri di atas kakinya sendiri untuk memenuhi segala kebutuhan. Sikap mandiri ini sekaligus sebagai bentuk kesadaran wanita bahwa dirinya berdaya. Apalagi, kondisi finansial sangatlah penting dan mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan. 

Lalu, bagaimanakah caranya menjadi wanita yang mandiri secara finansial? Kuncinya, wanita harus mampu mandiri dan tidak menggantungkan kebutuhan keuangan pada orang lain, termasuk suami atau orang tua. Wanita juga perlu memiliki financial literacy yang baik sehingga mampu mengelola keuangan pribadi maupun keluarga secara efektif. Berikut tanda – tanda wanita mandiri secara finansial yang perlu Anda praktekkan.

1. Punya Penghasilan Pribadi

Langkah pertama menjadi perempuan mandiri yaitu memiliki penghasilan sendiri. Sehingga, wanita tidak terus – terusan bergantung pada orang lain. Mau beli skincare tak perlu menunggu suami gajian. Mau beli baju model terbaru juga tidak perlu merengek pada orang tua lagi. Bahkan, Anda juga bisa membayar semua tagihan di Atome dengan uang sendiri. Entah itu penghasilan dari bekerja secara full time, sampingan, atau membuka usaha.

Bagaimana dengan ibu rumah tangga? Pasti akan selalu ada celah untuk mengakalinya. Manfaatkan berbagai kesempatan untuk mendapatkan penghasilan sampingan dari rumah. Misalnya, berjualan online, membuka les privat, bergabung dengan komunitas reseller, affiliate marketer, dan lain lain. Di era teknologi digital saat ini, banyak kesempatan terbuka lebar untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Jadi, jangan berdiam diri dan sekadar hanya menjadi penontonnya saja. Pelajari bagaimana caranya dan aktiflah mencari peluang sekalipun Anda hanya berada di rumah. Sekali lagi, hal ini bukan semata – mata untuk mengejar uang. Tapi juga sebagai bentuk pemberdayaan diri sendiri agar mampu menjalani hari – hari secara lebih bermakna. Tentu lebih berkesan dan terasa menyenangkan jika wanita bisa bekerja, berkarya, dan mendapatkan penghasilan, daripada sekadar berdiam diri saja.

2. Memiliki Perencanaan Keuangan Yang Baik

Mampu memperoleh penghasilan sendiri tidaklah cukup. Anda juga perlu memiliki financial literacy yang baik agar dapat mengelola keuangan secara efektif. Sebab, tidak ada gunanya mempunyai banyak uang, tapi tidak bisa mengelolanya secara bijak. Sedikit sedikit belanja, karena tidak bisa membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Alhasil, uang habis untuk memborong berbagai barang tak berguna. Belum lagi kalau sampai terlilit banyak utang yang mempunyai suku bunga tinggi. Bukannya memudahkan, terlibat utang seperti itu hanya akan membuat Anda terjebak dalam pola hidup “gali lubang tutup lubang”.

Wanita yang melek finansial pasti memiliki perencanaan keuangan yang baik. Sebelum membelanjakan uangnya, dia akan melakukan perencanaan anggaran terlebih dahulu. Misalnya, membagi penghasilan dalam beberapa persentase kebutuhan, seperti 50% untuk kebutuhan utama, 30% untuk hiburan, dan 20% untuk tabungan. Kalaupun harus membeli kebutuhan penting dengan cara kredit, wanita yang melek finansial bisa memilih layanan pay later terbaik. Yakni menggunakan fasilitas cicilan yang tidak membebankan bunga, DP, atau biaya admin seperti Atome. Dengan begitu, arus keuangan tetap terkontrol dengan baik dan tidak menimbulkan beban.

3. Investasi Sejak Dini

Bagian dari perencanaan keuangan yang baik adalah berani berinvestasi. Wanita yang mandiri secara finansial tidak hanya memikirkan kebutuhan 1-2 hari ini saja, tapi juga semua kebutuhan di masa depan. Sehingga, mereka akan menyiapkan berbagai jenis investasi sejak dini. Mulai dari menyiapkan dana darurat, dana pensiun, hingga asuransi pendidikan dan kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga. Jika semua kebutuhan tersebut telah di-cover penghasilan suami, maka bukan berarti Anda tak perlu berinvestasi. Tetap sisihkan sebagian uang untuk tabungan di masa depan. Atau investasikan menjadi aset berharga yang berguna di masa mendatang. Misalnya, dengan berinvestasi emas, tanah, saham, atau reksadana.

4. Smart Shopping

Selain berinvestasi untuk masa depan, wanita yang mandiri secara finansial juga perlu memiliki gaya belanja cerdas alias smart shopping. Meskipun memiliki penghasilan sendiri, bukan berarti Anda bisa boros seenaknya dan menghabiskan semua penghasilan dalam sekejap. Wanita yang melek finansial tentu bisa menentukan mana kebutuhan penting yang harus diprioritaskan terlebih dahulu dan mana yang sebaiknya ditahan. Mereka juga tidak akan belanja sembarangan. Tapi melakukan riset mendalam terlebih dahulu untuk menemukan toko terbaik yang menawarkan banyak keuntungan. Misalnya, lebih memilih belanja di tempat yang banyak diskon dan promo menarik lainnya daripada beli di toko yang asal – asalan. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan aplikasi Atome yang memberikan berbagai voucher diskon eksklusif untuk para penggunanya. Sehingga Anda bisa belanja lebih hemat dan memanfaatkan uang tersebut untuk tabungan atau investasi berharga lainnya.

5. Mampu Melewati Keadaan Tak Terduga

Tak selamanya kehidupan kita akan baik – baik saja. Pasti ada masanya di mana Anda mengalami kondisi finansial tak terduga yang mengganggu kehidupan sehari – hari. Contohnya saja, pandemi Covid-19 yang tiba – tiba datang dan membawa banyak perubahan dalam kehidupan.  Belum lagi jika harga berbagai kebutuhan naik dan penghasilan Anda justru mengalami penurunan. Maka, di sinilah pentingnya menjadi wanita melek finansial yang mampu melewati berbagai keadaan tak terduga. Selain menyiapkan asuransi dan dana darurat, Anda juga harus memiliki berbagai alternatif yang bisa menyelamatkan kondisi keuangan.

Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan layanan pay later dari Atome, di mana Anda bisa mendapatkan fasilitas cicilan 0% hingga 3-6 bulan. Jadi, tak perlu khawatir ketika harus membeli kebutuhan penting, namun dananya belum cukup. Tak perlu menunda pembelian, apalagi jika kebutuhan tersebut sangat urgent. Tinggal belanja dengan Atome sekarang dan bayar nanti dengan sistem angsuran. Dengan begitu, pengeluaran tersebut tidak akan mengganggu keuangan Anda. Bahkan, secara tidak langsung Anda telah ikut berkontribusi mendorong arus ekonomi di negara kita tetap berjalan.

Menjadi wanita mandiri secara finansial bukanlah untuk menyaingi kaum laki – laki. Justru langkah tersebut menjadikan wanita berdaya dan membuat hidupnya lebih bermakna. Bahkan, wanita juga bisa membantu suami dan meringankan kebutuhan keluarga. Jadi, siapkah Anda menjadi wanita mandiri yang merdeka secara finansial? Terus perdalam financial literacy Anda dan lakukan 5 gaya hidup di atas. Gunakan Atome sebagai salah satu penunjang gaya hidup modern dan tetap terkontrol. Anda bisa memenuhi semua kebutuhan dan barang impian sekarang juga, lalu bayar nanti dengan sistem cicilan 0% hingga 3 atau 6 bulan. Belanja juga bisa jadi lebih hemat dengan berbagai promo menarik dari Atome bersama 5.000 lebih merchant yang bekerjasama. Mulai dari merchant kategori fashion, kecantikan, gaya hidup, kebugaran, peralatan elektronik, hingga kebutuhan rumah tangga. Penuhi berbagai kebutuhan Anda bersama Atome.

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI

Kategori
Belanja Online

4 langkah mudah cara bayar tagihan Atome

Kehadiran layanan pay later dari Atome sangat memudahkan banyak orang dalam belanja berbagai kebutuhan setiap hari. Anda pun tak perlu menunda – nunda transaksi hanya karena belum memiliki dana yang cukup. Tinggal belanja pakai Atome, dan bayar tagihannya setiap bulan.

Nah, ini dia yang sering terlupakan. Sistem belanja di Atome yaitu belanja dulu dan bayarnya bisa nanti. Ketika sudah berhasil transaksi menggunakan Atome, jangan lupa untuk membayar tagihannya sebelum jatuh tempo. 

Cara Bayar Tagihan Atome

Cara membayar semua tagihan Anda di Atome sangatlah mudah. Ikuti langkah – langkah berikut ini untuk membayar tagihan di Atome:

1. Lacak Pembayaran Pada Aplikasi

Lupa sudah melakukan berapa banyak transaksi di Atome? Tak perlu khawatir, karena Anda dapat melacak total tagihan melalui aplikasi Atome. Masuk ke bagian “Bill” dan lihat jumlah tagihan dalam satu bulan. Di sana, sudah tertera daftar transaksi yang telah Anda lakukan di Atome secara rinci.

Dalam tab “Bill” tersebut juga terdapat informasi tentang periode cicilan yang telah Anda pilih. Jadi, pengguna bisa mengetahui kapan jatuh tempo dari transaksi selama satu bulan tersebut.

Perlu diingat juga bahwa tanggal jatuh tempo dari semua transaksi yang ada yaitu mengikuti tanggal jatuh tempo dari transaksi pertama. Misalnya, pada tanggal 1 Maret Anda transaksi menggunakan Atome, maka tanggal jatuh temponya adalah setiap tanggal 1.

Lalu, ketika Anda transaksi lagi di tanggal yang berbeda, misalnya pada tanggal 5, maka tanggal jatuh temponya tetap tanggal 1. Karena Atome hanya memberlakukan satu tanggal jatuh tempo, yaitu menyesuaikan tanggal jatuh tempo pada transaksi pertama kali.

2. Perhatikan Notifikasi Dari Atome

Sebenarnya, Anda tak perlu melihat tab “Bill” terus menerus untuk mengingat tanggal jatuh tempo setiap bulannya. Karena aplikasi Atome akan mengirimkan sebuah push notification secara otomatis untuk mengingatkan Anda agar segera membayar tagihan.

Tidak hanya itu, Anda juga akan menerima SMS sekitar 3 hari sebelum tanggal jatuh tempo dari setiap tagihan. Kalau diingatkan seperti ini, tentunya Anda dapat meminimalisir keterlambatan pembayaran tagihan. Anda juga bisa menyiapkan dana cicilan jauh – jauh hari sebelum dari tanggal jatuh tempo.

3. Bayar Tagihan Menggunakan VA

Jika sudah mendapatkan notifikasi tagihan, jangan tunggu tanggal jatuh tempo untuk segera membayarnya. Langsung bayar total tagihan yang belum terbayar menggunakan Virtual Account (VA). Lalu bayar via ATM, aplikasi mobile, atau melalui internet banking yang Anda punya.

Sangat praktis bukan? Meskipun memiliki tagihan yang belum dibayar ke berbagai jenis merchant yang berbeda, namun Anda cukup membayarnya melalui satu aplikasi, yaitu Atome. Apalagi, jika Anda memiliki aplikasi mobile banking, maka Anda cukup membayar semua tagihan hanya dalam satu genggaman saja.

4. Bayar Semua Tagihan

Atome juga menyediakan fitur “Pay All Bills” yang memungkinkan Anda untuk membayar semua tagihan dari awal. Jadi, Anda tak perlu menunggu bulan berikutnya untuk membayar tagihan melalui sistem cicilan.

Tentu cara pembayaran ini sangat praktis untuk membebaskan Anda dari segala tagihan sekaligus. Apalagi, Anda bisa melakukannya kapan pun saat Anda memiliki dana yang cukup. Jadi tidak perlu menunggu tanggal jatuh tempo terlebih dahulu.

Caranya, pilih fitur Pay All Bills dan bayar semua tagihan menggunakan VA yang sama. Lalu, masukkan nominal jumlah tagihan keseluruhan yang Anda miliki. Setelah berhasil membayarnya, tab “Bill” pada aplikasi Anda pun akan nol kembali alias bebas tagihan.

Konsekuensi Telat Membayar Tagihan Atome

Mengapa Anda harus membayar tagihan Atome tepat waktu? Karena hal itu bukan saja sebuah kewajiban, tapi juga ada beberapa konsekuensi yang harus Anda tanggung ketika mengabaikannya. Mulai dari adanya denda keterlambatan yang terus bertambah hingga timbulnya beban pikiran yang bisa saja mengganggu konsentrasi Anda.

Berikut beberapa konsekuensi yang akan Anda hadapi jika terlambat membayar tagihan Atome hingga melewati tanggal jatuh tempo:

1. Dikenai Denda Keterlambatan

Ketika terlambat membayar tagihan, maka Anda akan dikenakan denda keterlambatan akumulatif yang akan ditambahkan secara otomatis pada total tagihan, yaitu:

  • Terlambat 1 hari akan dikenai denda akumulatif Rp 50.000.
  • Terlambat 7 hari akan dikenai denda akumulatif Rp 30.000.
  • Jika terlambat 8 hari akan dikenai denda keterlambatan akumulatif sampai hari ke-7, yaitu Rp 80.000.

Meskipun ada keringanan denda akumulatif dari waktu ke waktu, namun tetap saja hal ini akan menambah total tagihan Anda. Misalnya, dari yang semula hanya punya tagihan Rp 200.000, tapi karena terlambat membayar tagihan hingga 8 hari, maka Anda harus membayar tagihan senilai Rp 280.000.

Bahkan, jika Anda tak segera membayarnya, total denda akumulatif bisa melebihi jumlah tagihan awalnya. Tentu ini sangat merepotkan. Karena itulah, segera bayar tagihan tepat waktu dan jangan sampai melewati tanggal jatuh tempo.

2. Tetap Harus Membayar Membership Fee

Atome memberlakukan membership fee yang perlu dibayar pengguna ketika memiliki tagihan aktif. Nominalnya flat, yaitu Rp 25.000 setiap bulan selama ada tagihan yang sedang berlangsung.

Ketika Anda tidak memiliki tagihan, maka Anda tak perlu membayar membership fee. Sebaliknya, jika masih mempunyai tagihan, maka Anda harus membayar membership fee setiap bulannya. Apalagi jika sampai ada keterlambatan pembayaran. Maka, di samping membayar membership fee, Anda juga harus membayar denda akumulatif yang berlaku.  

3. Menjadi Beban Pikiran

Mempunyai tagihan yang belum dibayar tentu menjadi beban pikiran tersendiri. Apalagi, jika total tagihan tersebut memiliki nilai yang lumayan besar dan nominalnya bertambah terus menerus karena adanya denda akumulatif. Pemilik tagihan pasti akan semakin stres menghadapinya hingga mengganggu aktivitas sehari – hari.

Kesimpulan

Tentu Anda tidak ingin mengalami berbagai konsekuensi tersebut bukan? Jadi, biasakan untuk senantiasa membayar tagihan Atome tepat waktu sebelum tanggal jatuh tempo. Tinggal ikuti langkah – langkahnya di atas atau langsung bayar semua tagihan dengan memanfaatkan fitur Pay All Bills.

Dengan begitu, hari – hari Anda akan lega kembali dan Anda pun tidak akan kepikiran lagi untuk berbelanja berbagai kebutuhan dengan Atome. Karena, yang menjadi masalah bukanlah sistem pembayaran pay later-nya. Akan tetapi, kedisiplinan Anda dalam membayar tagihan tersebut.

Sebab, kehadiran sistem pembayaran pay later dari Atome justru harusnya bisa memudahkan Anda. Pengguna bisa berbelanja dan mendapatkan berbagai kebutuhan yang diinginkannya saat itu juga, dan membayar tagihannya nanti. Bahkan, pengguna Atome juga bisa mengatur cicilan menjadi 3x pembayaran dalam 3 bulan atau 6x pembayaran dalam 6 bulan, sangat menarik bukan?

Besarnya tagihan pun tidak dikenai bunga atau DP di awal. Jadi, cukup bayar tagihan sesuai nominal yang Anda belanjakan di merchant. Tinggal membayar tagihan tepat waktu setiap bulannya. Mudah bukan?

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI

Kategori
Belanja Online

Tips berbelanja di toko offline dan online ala Atome

Setelah pandemi melanda dunia, tak terkecuali di Indonesia, banyak sekali perubahan dalam melakukan proses transaksi dalam kehidupan sehari – hari. Pandemi memaksa kita untuk beralih ke cara belanja yang tak memerlukan kehadiran fisik, dari yang biasanya Anda harus berbelanja tanpa menggunakan masker dan masih menggunakan uang berbentuk fisik yang selalu dibawa kemanapun Anda pergi. Namun saat ini, Anda diwajibkan untuk menggunakan masker kemanapun Anda pergi. Jika dulu Anda berbelanja harus datang ke toko, maka saat ini Anda berbelanja bisa menggunakan e-commerce. Berbelanja bagi sebagian orang sejatinya adalah self healing ketika penat seharian bekerja. Kebanyakan yang melakukan ini adalah kaum wanita, di mana mereka akan pergi ke mal untuk berbelanja segala kebutuhan yang diperlukan mulai dari skin care, lotion, bedak dan lain sebagainya. Ataupun hanya untuk sekedar merasakan vibes saat nongkrong bersama teman. Nah, kali ini kami akan memberikan tips berbelanja di toko offline dan online ala Atome. Penasaran ‘kan? Yuk baca artikel berikut ini!

Apa itu belanja?

Siapa yang tidak pernah belanja? Semua manusia dijamin pasti pernah melakukan kegiatan yang satu ini, mengeluarkan uang untuk membeli kebutuhan yang dianggapnya penting dan akan digunakan untuk keperluannya. Bagi sebagian orang, belanja adalah kegiatan yang dapat memberikan mood baru setelah seharian bekerja. Biasanya mereka yang melakukan aktivitas belanja didominasi oleh para wanita. Bagi para pria, kegiatan berbelanja adalah sebagai pemuas hasrat untuk memenuhi kebutuhan harian, ada pula beberapa kaum pria yang membelanjakan uang mereka hanya untuk kegiatan hobi semata.

Tempat untuk berbelanja pun kini sudah sangat beragam, mulai dari belanja langung dengan datang ke toko, dan ada juga yang dengan menggunakan e-commerce dengan alasan tidak perlu repot keluar rumah. Setidaknya ada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing toko tersebut.

Tips Belanja Di Toko Offline Ala Atome

Bagi Anda yang suka membeli suatu barang, entah itu barang primer maupun sekunder dan harus melihat kondisi barang tersebut secara langsung, maka toko offline adalah pilihan yang tepat. Tipsnya adalah sebagai berikut:

  1. Buat daftar barang yang ingin Anda beli

Dengan memiliki daftar belanja, Anda dapat mengatur antara daftar yang harus dibeli dengan daftar yang bisa ditunda dulu untuk beberapa saat.

  • Pastikan Anda memiliki waktu yang cukup

Tidak enak dong belanja dengan waktu yang sedikit? Luangkan waktu Anda beberapa saat untuk berbelanja kebutuhan harian, karena bisa jadi itu waktu yang efektif untuk melakukan self healing.

  • Tidak perlu cemas menunggu datangnya barang

Bagi sebagian  orang, menunggu pesanan datang adalah hal yang sangat membosankan dan menaruh harapan yang cemas jikalau barang mereka tak kunjung sampai. Dengan datang ke toko offline, drama perasaan yang cemas tidak akan terjadi lagi karena Anda langsung dapat memiliki barang tersebut.

  • Sistem pembayaran di toko offline sangat mudah

Sistem pembayaran pada toko offline bisa dilakukan dengan uang tunai, maupun debit atau e-money yang tentunya lebih aman.

Saat ini aplikasi Atome sudah bisa digunakan untuk berbelanja di toko offline manapun karena Atome sudah menjalin kerjasama dengan lebih dari 6000 merchant, jadi Anda tidak perlu bingung lagi berbelanja dengan menggunakan metode pembayaran melalui Atome.

Tips Belanja Di Toko Online Ala Atome

Sekarang kami akan membahas yang belanja online. Transaksi belanja online saat ini sudah mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibanding dulu yang masih notabene menggunakan cara tradisional dalam berbelanja. Perkembangan digitalisasi pun sudah mengubah kebiasaan masyarakat dalam melakukan berbelanja. Akan tetapi, terkadang dengan begitu banyaknya promo dan barang yang disediakan oleh e-commerce membuat Anda sedikit kecewa ketika barang yang Anda pilih tersebut sampai di pintu depan rumah. Biar tidak kecewa, simak beberapa tips belanja online yang perlu Anda cermati berikut:

1. Cermat Dalam Membaca Ulasan Dan Deskripsi Produk

Mencermati ulasan dan deskripsi pada produk yang akan Anda beli menjadi hal yang penting. Apakah foto barang yang tertera sesuai dengan judul yang diberikan oleh penjual tersebut. Hindari untuk berbelanja di toko yang sudah lama tidak aktif dalam e-commerce yang Anda pergunakan.

2. Memahami Syarat Dan Ketentuan Di Toko Online

Tidak jarang kebanyakan orang menganggap remeh dalam memahami syarat dan ketentuan dari toko online. Notabene orang – orang tersebut sering mengabaikannya, sehingga dipastikan ada info penting yang terlewat dalam syarat dan ketentuan itu. Untuk itu Anda harus mencermati bagian kolom deskripsi saat akan membeli barang pada toko tersebut. Anda tidak mau terjadi hal – hal yang tidak diinginkan bukan?

3. Pastikan Toko Online tersebut Memiliki Reputasi Yang Baik

Langkah selanjutnya dalam melakukan proses berbelanja di e-commerce adalah memastikan toko online tersebut trusted alias terpercaya. Biasanya toko yang terpercaya memiliki tanda ‘centang’ atau ‘bintang’.

4. Ingatkan Diri Anda Ketika Ada Special Event

Apakah Anda ingin ketinggalan special event yang diadakan sebulan sekali? Tentu tidak bukan? Banyak dari Anda yang tidak ingin melewatkan special event yang diadakan oleh e-commerce manapun. Akan tetapi Anda harus sadar dengan diskon dan promo yang ditawarkan. Alih – alih ingin membeli sesuatu yang dibutuhkan, Anda malah membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan karena promonya menawarkan harga yang sangat murah. Jangan sampai Anda kalap saat ingin mendapatkan keuntungan, karena bisa saja sebenarnya Anda malah jadi rugi.

5. Pilih Metode Pembayaran Yang Aman Dan Terjamin

Tips yang terakhir adalah memilih metode pembayaran yang aman dan terjamin. Banyak di luar sana yang memudahkan penggunanya untuk berbelanja, tetapi dengan metode yang tidak jelas dan terkesan rumit. Atome menawarkan cicilan 3 atau 6 bulan dengan bunga 0% di lebih dari 6000 merchant yang sudah bekerja sama. Jadi Anda tidak perlu khawatir dengan metode pembayaran yang Atome tawarkan untuk Anda. Caranya sangat mudah saja:

  • Pilih produk pada aplikasi online yang bekerja sama dengan Atome seperti JD.ID dan lain sebagainya.
  • Check out produk pilihan Anda, kemudian pilih Atome sebagai metode pembayaran.
  • Pilih cicilan untuk 3 atau 6 bulan, dan proses pembayaran Anda akan diselesaikan oleh aplikasi Atome.
  • Pembayaran selesai, tinggal tunggu kurir membawa barang ke rumah Anda.

Jika Anda memutuskan untuk membeli barang secara offline dengan Atome, berikut adalah caranya:

  • Datang ke merchant yang sudah memiliki banner Atome pada pintu masuk.
  • Pilih produk yang Anda inginkan ketika sedang berada di toko offline.
  • Bawa produk Anda ke kasir untuk melakukan pembayaran.
  • Lakukan scan barcode menggunakan aplikasi Atome. Jika belum memiliki, tinggal unduh di PlayStore pada perangkat android maupun di Appstore pada perangkat Apple Anda.
  • Pilih cicilan untuk 3 atau 6 bulan sesuai yang Anda inginkan dengan bunga 0%.
  • Pengajuan Anda akan diproses dalam 3 menit dan produk impian yang diinginkan sudah menjadi milik Anda.

Bagaimana dengan tips yang kami berikan untuk Anda? So, jangan ragu lagi untuk men-download aplikasi Atome di PlayStore dan Appstore. Dan nikmati beragam keseruan sembari mempergunakan Atome di ponsel kamu!

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI

Kategori
Belanja Online

Wajib Tahu, Inilah Cara Kerja Cicilan Atome Pay Later!

Di zaman serba modern ini, ada banyak sekali layanan fintech yang ada di Indonesia. Layanan tersebut menyediakan Pay Later, sehingga penggunanya dapat melakukan cicilan ketika membeli barang yang diinginkan. Bayangkan saja Anda akan membeli smartphone seharga 12 juta, tapi Anda tidak perlu mengeluarkan nominal sebesar itu di awal. Cukup membayar 2 juta per bulan selama 6 bulan, maka smartphone impian ada di tangan Anda!

Namun Anda harus hati-hati, sebab ada beberapa layanan Pay Later yang menambahkan uang muka dan bunga selama masa cicilan tersebut. Sehingga Anda harus membayar lebih banyak dari yang seharusnya. Namun hal itu tidak terjadi di Atome. Sebagai salah satu penyedia layanan Pay Later terbaik, Atome tidak membebankan biaya tambahan seperti uang muka dan bunga saat melakukan cicilan. Namun cukup membayar membership fee selama masa cicilan aktif. Keren ‘kan?

Cara Kerja Cicilan Atome

Kerennya lagi, pada Atome Pay Later, Anda dapat membagi setiap transaksi yang anda lakukan menjadi 3 kali pembayaran dalam 3 bulan atau 6 kali pembayaran dalam 6 bulan. Tanpa uang muka dan tanpa Bunga, alias bunga 0 %.

Proses cicilan untuk 3 kali pembayaran dalam 3 bulan adalah sebagai berikut:

  1. Cicilan pertama akan jatuh tempo 1 bulan atau 30 hari setelah transaksi.
  2. Cicilan kedua akan jatuh tempo 2 bulan atau 60 hari setelah transaksi.
  3. Cicilan ketiga akan jatuh tempo 3 bulan atau 90 hari setelah transaksi.

Untuk proses cicilan 6 kali pembayaran dalam 6 bulan, caranya tidak jauh berbeda dengan proses di atas, hanya saja ditambahkan cicilan keempat hingga keenam saja. Menariknya, Anda tidak memerlukan kartu kredit, cukup instal dan daftar aplikasi Atome saja. Mudah kan?

Syarat Dan Ketentuan Daftar Di Atome Pay Later

Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum mendaftar di Atome agar dapat melakukan proses cicilan 3 sampai 6 bulan. Tapi tenang saja, tidak susah kok! Memangnya, apa saja syarat dan ketentuannya? Berikut selengkapnya:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Usia 21 – 65 tahun
  3. Memiliki KTP yang masih berlaku
  4. Berdomisili di Indonesia
  5. Mengunggah foto KTP dan swafoto (selfie)

Bagaimana? Mudah sekali ‘kan? Jadi intinya Anda harus berusia di atas 21 tahun, warga asli Indonesia, dan tentunya tinggal di Indonesia. Setelahnya Anda hanya perlu mengunggah bukti – bukti tersebut melalui foto KTP dan selfie.

Setelah itu, Anda bisa langsung membeli barang impian dengan proses cicilan 3 atau 6 bulan tanpa kartu kredit. Lalu bagaimana cara belanja pakai Atome?

Cara Transaksi Di Merchant Favorit Pakai Atome Pay Later

Setelah mengetahui proses cicilan dan syarat mendaftar di Atome, Anda bisa langsung melakukan transaksi di merchant favorit menggunakan Atome Pay Later! Bagaimana cara melakukannya? Sangat mudah, berikut langkah – langkahnya:

1. Pilih barang impian di merchant favorit, Anda dapat mengecek daftar merchant yang telah bekerjasama dengan Atome di sini: all stores

2. Pada saat pembayaran, pilih Atome sebagai metode pembayaran.

3. Masukan nomor smartphone untuk mendapatkan kode OTP untuk keamanan dalam melakukan transaksi.

4. Selanjutnya masukkan kode OTP yang dikirim ke nomor smartphone.

5. Jika Anda adalah user baru Atome, silakan lengkapi persyaratan berikut:

  1. Melengkapi data diri yang diminta sebagai proses registrasi.
  2. Unggah foto KTP dan swafoto (selfie).
  3. Tunggu konfirmasi selanjutnya dari Atome (maksimal 24 jam).

6. Jika Anda sudah menjadi user Atome, setelah berhasil verifikasi OTP, maka tinggal menunggu konfirmasi selanjutnya dari Atome (maksimal 24 jam).

7. Setelah pengajuan cicilan disetujui, maka Anda akan mendapat SMS yang berisi link atau tautan yang mengarahkan pembayaran.

8. Setelah dibayar, maka barang belanjaan Anda akan segera dikirim.

Mudah banget ya? Selain kemudahan dalam melakukan transaksi menggunakan Atome Pay Later, Anda juga akan mendapatkan berbagai keuntungan setiap bulannya. Contohnya seperti promo January Special Deals.

Promo Bulan Ini – January Special Deals

Di bulan Januari, ada January Special Deals dengan potongan hingga 150 ribu rupiah di lebih dari 10 merchant ternama di Indonesia lho! Untuk mengetahui daftar merchant secara lengkap, langsung cek di aplikasi Atome. Lalu ada pilihan potongan apa saja? Berikut informasi selengkapnya:

  • Potongan Rp 50.000 minimal transaksi Rp 300.000
  • Potongan Rp 50.000 minimal transaksi Rp 400.000
  • Potongan Rp 70.000 minimal transaksi Rp 600.000
  • Potongan Rp 75.000 minimal transaksi Rp 600.000
  • Potongan Rp 85.000 minimal transaksi Rp 600.000
  • Potongan Rp 100.000 minimal transaksi Rp 1.000.000
  • Potongan Rp 120.000 minimal transaksi Rp 1.000.000
  • Potongan Rp 150.000 minimal transaksi Rp 1.000.000

Kemudian untuk syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut:

1. Promo ini berlaku untuk seluruh pengguna Atome.

2. Potongan up to Rp 150.000 minimum transaksi mulai dari Rp 300.000 menggunakan Atome.

3. Periode promo dari tanggal 1 hingga 31 Januari 2022.

4. Voucher potongan hanya dapat digunakan untuk 1 (satu) kali transaksi dan tidak berlaku kelipatan.

5. Syarat dan ketentuan dapat berubah sewaktu – waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

6. Potongan dan minimum transaksi bervariasi untuk setiap merchant yang berpartisipasi.

Menarik banget ‘kan? Itulah informasi proses cicilan di Atome Pay Later hingga promo yang berlaku di bulan Januari 2022. Karena tinggal sebentar lagi beralih ke Februari, segera manfaatkan January Special Deals sekarang juga. Jika Anda termasuk pengguna baru Atome Pay Later, ada Welcome Voucher January 2022 khusus untuk Anda! Cek informasi selengkapnya di sini. Selamat berbelanja menggunakan Atome Pay Later!

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI