Categories
Belanja Online

Jenis-jenis outer wanita dan tips memilihnya

Outwear atau outer bisa menjadi pilihan fashion praktis untuk mampu menyempurnakan penampilanmu. Bahkan, kamu bisa tampil stand out meski hanya mengenakan t-shirt atau tank top biasa. Apalagi, jenis – jenis dan desain outer sekarang semakin beragam dan bisa kamu sesuaikan untuk berbagai acara. Mulai dari yang bernuansa kasual hingga formal. Kamu pun tak akan kebingungan lagi untuk mix and match outfit menggunakan outer.

Jenis – Jenis Outer Wanita

Saat ini ada begitu banyak jenis outwear yang hadir dengan beragam desain. Bahan pembuatnya pun berbeda – beda, menyesuaikan dengan kebutuhan. Supaya kamu tidak penasaran, langsung simak jenis – jenis outer wanita berikut ini.

1. Jaket

Beberapa orang memakai jaket untuk sekadar melindungi tubuh dari hawa dingin. Namun, jenis pakaian ini ternyata bisa menjadi salah satu item fashion untuk menunjang penampilan agar tampak semakin bergaya.  Apalagi, model jaket terus berkembang pesat dan terlihat semakin menarik. Umumnya, jaket yang dikhususkan untuk outwear memiliki panjang sepinggang atau sepinggul. Lalu pada bagian depannya menggunakan pembuka berupa ritsleting atau kancing. Bahan pembuatnya sendiri beragam. Ada yang terbuat dari denim, kulit alami, hingga parasut anti air. Setidaknya ada 3 jenis jaket paling populer yang bisa menjadi alternatif outwear kekinian untukmu, yaitu:

  • Jaket Denim

Jaket berbahan denim atau sering disebut juga dengan jaket jeans. Desainnya simpel dan timeless seakan tidak ada matinya.Kamu bisa memadupadankannya dengan dress pendek atau panjang, celana berpotongan lebar, jeans, hingga rok.  

  • Jaket Parka

Jenis jaket tebal panjang yang dilengkapi hoodie serta lapisan bulu – bulu di dalamnya ini cocok digunakan untuk menghangatkan tubuh. Jaket ini juga terbuat dari bahan anti angin, sehingga sangat pas untuk menemanimu saat musim hujan atau berada di tempat – tempat berhawa dingin. Kini warnanya juga beragam dan membuatmu tampil lebih modis.

  • Jaket Bomber

Jaket yang awalnya diperuntukkan khusus untuk pilot militer ini memiliki kesan fierce dan maskulin. Meski begitu, jaket ini juga bisa digunakan untuk wanita. Potongan bawahnya yang lebih pendek mencapai area pinggang membuatnya tampak keren dan cocok untuk dipadupadankan dengan berbagai jenis outfit.

2. Hoodie                      

Banyak yang menyebut hoodie sebagai bagian dari jaket. Namun, jenis pakaian ini memiliki ciri khas berupa tudung kepala di atasnya. Sehingga terasa nyaman dan mampu menghangatkan area telinga saat cuaca dingin. Desain hoodie juga bermacam – macam. Ada yang berlengan panjang, ada pula yang berlengan pendek. Biasanya hoodie lengan pendek tersebut digunakan sebagai outfit olahraga atau sekadar penambah gaya.

3. Sweater

Lanjut ke outer kedua, yaitu sweater. Fungsinya sama dengan jaket, yaitu sebagai penghangat. Namun, sweater terbuat dari bahan wol yang lembut dan terasa lebih ringan. Desain sweater juga semakin beragam. Ada yang berupa blouse, kardigan, hingga rompi. Kamu pun bisa memanfaatkannya untuk mempercantik penampilanmu sesuai keinginan.

5. Rompi

Rompi atau biasa disebut vest atau waistcoat merupakan pakaian tanpa lengan yang dikenakan sebagai outer kemeja atau blouse. Meski familiar sebagai salah satu item seragam untuk profesi tertentu, namun kamu juga bisa memanfaatkannya untuk tampilan sehari – hari. Apalagi dengan desainnya yang semakin beragam dan terlihat menarik. Mulai dari desain rompi berkancing atau tanpa kancing, hingga rompi yang menggunakan ritsleting dan terbuat dari rajutan benang.

6. Kardigan

Hampir mirip dengan rompi, namun memiliki lengan panjang dan menonjolkan desain kasual yang terasa nyaman untuk tampilan sehari – hari. Menggunakan model flowy yang ringan dan tidak menimbulkan gerah. Karena fungsinya lebih ditujukan untuk menambah gaya, bukan sebagai penghangat tubuh layaknya jaket. Namun, ada juga kardigan yang mampu menghangatkan tubuh. Salah satunya yaitu knitted cardigan yang terbuat dari bahan rajut. Selain itu, ada juga long cardigan yang memiliki panjang hingga selutut. Biasanya banyakmuslimah berhijab yang menggunakannya sebagai outer praktis saat bepergian ke luar rumah.

6. Blazer

Blazer merupakan jenis jaket yang berfungsi sebagai pakaian santai, namun tetap terlihat rapi. Potongannya mirip dengan jas, namun dengan gaya yang lebih santai. Ciri khasnya yaitu bagian depannya yang terbuka dan terdapat kancing sebagai pembuka sekaligus pemanis blazer. Jenis pakaian ini juga bisa cocok untuk segala jenis outfit. Mulai dari tampilan formal seperti kemeja dan celana bahan, hingga pakaian kasual dari paduan kaos dan celana jeans.  Saat ini juga muncul desain blazer klasik dengan panjang hingga selutut atau bahkan sampai mata kaki. Desainnya terlihat sangat elegan dan mampu membuat pemakainya tampak berkelas.

7. Oversized Shirt

Sesuai namanya, jenis outer yang ketujuh ini merupakan kemeja berukuran besar. Namun, model pakaian ini tampak keren sebagai luaran yang simpel dan casual chic. Kamu bisa mengenakannya saat hangout atau nongkrong bareng dengan teman – teman.

8. Kimono Outer

Model baju tradisional ala Jepang memang melahirkan banyak desain pakaian kekinian yang begitu populer, termasuk outwear. Outer bergaya kimono memiliki potongan loose dan cenderung oversize. Bahannya terasa ringan, sehingga terasa nyaman untuk pakaian sehari – hari, terutama saat cuaca panas. Modelnya pun semakin variatif. Mulai dari yang berlengan pendek dan panjang, hingga bahan kain berwarna polos dan bermotif.

Tips Memilih Outer untuk Berbagai Acara

Setelah mengetahui jenis – jenis outer wanita, sekarang tinggal pilih salah satunya dengan mengikuti tips berikut ini.

1. Tentukan Kebutuhanmu

Pilih outer berdasarkan kebutuhan, apakah untuk acara formal atau kasual. Jika mencari outer untuk acara formal, pilih blazer, kardigan, atau rompi bergaya formal yang terlihat rapi. Sedangkan jika mencari outer untuk tampilan kasual, kamu bebas memilih jaket, hoodie, sweater, blazerkasual, oversized shirt ,dan lain lain.

2. Sesuaikan Dengan Cuaca

Pilih bahan outer yang tepat sesuai cuaca. Jika cenderung dingin, pastikan memilih jenis outer berbahan tebal yang bisa menghangatkan. Sedangkan jika cuaca panas, pilih yang berbahan ringan dan mudah menyerap keringat.

3. Pilih Outer Berdasarkan Model

Saat ini tersedia banyak variasi outer. Mulai dari yang berlengan panjang atau pendek, hingga warna kain polos atau bermotif. Kamu juga bisa memilih berdasarkan bentuk lengannya. Apakah bentuk lengan standar, batwing atau tampilan kelelawar, dan beragam jenis lainnya. Tinggal sesuaikan dengan selera dan outfit yang kamu pakai.

Dari berbagai jenis outer di atas, mana nih yang paling kamu suka? Ikuti tips di atas untuk menyesuaikan outer dengan kegiatanmu. Dan sekarang, kamu tidak perlu bingung di mana mencari outer kekinian untuk berbagai jenis acara. Temukan outer favoritmu dari brand – brand lokal dan internasional terbaik di Sonderlab. Sonderlab adalah ebuah e-commerce fashion asal Indonesia yang melakukan kurasiproduk secara ketat. Jadi, tak perlu ragu akan kualitas dan originalitas produk yang dijual.

Kamu juga bisa berbelanja di Sonderlab menggunakan aplikasi Atome untuk mendapatkan fasilitas cicilan 0% tanpa DP dan tanpa biaya admin. Pilih metode pembayaran Atome saat checkout di official website Sonderlab. Lalu bayar tagihan dengan sistem cicilan hingga 3 atau 6 bulan. Kamu juga berkesempatan mendapatkan voucher diskon eksklusif dari Atome dari 5.000 lebih merchant yang bekerjasama. Menarik banget bukan? Saatnya tingkatkan pengalaman belanjamu dengan layanan buy now pay later dari Atome.

Categories
Belanja Online

Tips memilih kacamata yang cocok berdasarkan bentuk wajah

Tren perkembangan fashion semakin hari semakin menunjukkan perkembangan yang cukup drastis dan terus meningkat. Salah satunbarang fashion yang terus mengalami perubahan itu adalah kacamata.

Sekarang kacamata bukan hanya untuk membaca saja, melainkan menjadi salah satu pelengkap outfit harian kamu. Serunya lagi warna yang tersedia di pasaran membuat kamu sangat mudah untuk melakukan mix and match dengan outfit yang kamu kenakan. Jenis dan bentuk kacamata yang beredar di pasaran pun beragam, yang biasanya disesuaikan dengan bentuk dari wajah para penggunanya.

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang tips pemilihan kacamata yang cocok berdasarkan wajah kamu. Yuk, ikuti artikel ini sampai habis ya!

Cara Memilih Kacamata

Zaman sekarang ini, kacamata, baik itu kacamata hitam ataupun kacamata baca sudah tersedia di berbagai pilihan toko kacamata, bahkan ada pula yang menjajakannya di pinggir jalan. Mereka menjajakan mulai dari kacamata anak hingga kacamata baca yang sering digunakan oleh orang dewasa. Akan tetapi perlu diingat, mata manusia memiliki frekuensi presbiopi yang berbeda – beda, jadi kamu tidak bisa asal memilih kacamata, karena nanti malah akan berdampak pada kesehatan mata kamu!

Kacamata baca memiliki patokan frekuensi yang biasa disebut presbyopia power. Kekuatan tersebut berbeda – beda, biasanya tergantung dari usia si penggunanya. Berikut adalah kekuatan kacamata baca berdasarkan usianya:

  • 40 sampai 45 tahun: +1,0
  • 45 sampai 50 tahun: +1,5
  • 50 sampai 55 tahun: +2,0
  • 55 sampai 60 tahun: +2,5
  • 60 sampai 65 tahun: +3,0
  • 65 tahun ke atas: +3,50
  • 70 tahun ke atas: +4,0
  • 75 tahun ke atas: +4,5

Bahan Pada Frame Kacamata

Kamu harus memastikan bahan yang digunakan pada frame kacamata tidak terlalu berat dan juga tidak terlalu tipis. Apabila terlalu berat, kacamata tersebut pasti akan terus turun dari posisi sebelumnya, sedangkan jika bahan pada frame terlalu tipis, sangat mungkin terjadi permasalahan kacamata tersebut sering bengkok, dan itu akan membuat kamu sering keluar masuk toko kacamata untuk membetulkan posisi kacamata tersebut.

Bahan yang ditawarkan untuk frame kacamata sangat beragam, mulai dari titanium, hingga ada yang terbuat dari cangkang penyu. Titanium murni menghasilkan struktur kacamata yang terasa ringan, namun memiliki kekuatan yang kuat. Kemudian ada juga titanium alloy yang memiliki struktur elastis dan memiliki durabilitas yang tahan lama. Selanjutnya ada nikel alloy, bahan yang paling sering dijumpai dan biasanya digunakan oleh semua kalangan masyarakat karena memiliki harga yang cukup terjangkau.

Sesuaikan Kacamata Berdasarkan Bentuk Wajah

Beberapa frame memiliki bentuk yang berbeda – beda. Oleh karena itu, kamu sebaiknya cermat dalam memilih frame kacamata yang menurut kamu paling pas dengan bentuk wajah kamu ya.

  • Wajah Bulat

Bentuk wajah bulat memiliki ciri tulang pipi yang kurang menonjol. Jika wajah kamu termasuk dalam kategori wajah yang bulat, gunakan kacamata dengan frame kotak atau dengan ukuran yang sedikit lebih besar. Hal ini akan berdampak pada kesan wajah yang lebih memanjang dan terlihat lebih proporsional.

  • Wajah Kotak

Pemilik wajah kotak biasanya memiliki garis rahang yang tegas dan besar. Sebaiknya pemilik wajah ini menghindari pemilihan kacamata yang berbentuk kotak juga. Frame oval adalah pilihan yang cocok untuk pemilik wajah model ini, karena membuat garis wajah lebih tersamarkan atau memberikan efek lengkungan pada wajah.

  • Wajah Tirus

Wajah tirus identik dengan pipi yang sedikit menjorok ke dalam sehingga bagian wajah bawah lebih kecil dibandingkan bagian atasnya. Jika kamu memiliki kontur wajah seperti ini, kamu bisa menggunakan kacamata model semi-rimless. Ciri – ciri kacamata model semi-rimless adalah memiliki bingkai pada sisi atas lensa namun tidak memiliki bingkai pada bagian bawah lensa.

  • Wajah oval

Wajah jenis ini sangat mudah untuk melakukan mix and match jenis kacamata model apapun. Bentuk kacamata mulai dari kotak hingga artistik cenderung aman untuk kamu gunakan.

Sesuaikan Jenis Lensa Dengan Kebutuhan Mata

Bisa tidak ya, memakai kacamata minus tapi tetap terlihat keren? Tentu saja bisa! Saat ini lensa untuk kacamata tersedia bermacam – macam jenisnya. Jika kamu ingin terlihat keren, maka pilihan yang tepat untuk lensanya adalah lensa photocromic atau biasa juga disebut dengan lensa anti radiasi. Model lensa ini bisa transisi ke warna yang lebih gelap. Biasanya waktu yang dibutuhkan untuk transisi tersebut berkisar antara 30 detik hingga 1 menit ketika berada di luar ruangan ataupun jika lensa terkena cahaya matahari secara langsung.

Jika kamu kembali ke dalam ruangan, maka warna dari lensa tersebut akan berubah kembali seperti semula. Warna dari lensa tersebut tidak melulu gelap saja lho. Bisa disesuaikan dengan karakter dari kamu sendiri, seperti transisi ke warna hitam atau abu – abu. Sementara itu, jika kamu ingin tampilan yang modis dan keren, kamu bisa menggunakan warna gradasi seperti hjau grafit, biru, ungu, hingga cokelat bata. Keren banget ‘kan?

Untuk mengetahui tingkat transisi dari lensa tersebut, biasanya hal ini akan tertera saat kamu membelinya di toko kacamata. Semakin tinggi angka persentasenya, maka akan semakin rendah pula kemampuan dalam menangkal sinar ultraviolet, atau yang biasa disingkat dengan sinar UV. Contoh lensa yang kamu beli di toko kacamata menunjukkan angka 30% – 50%, yang artinya sinar matahari yang dapat menembus masuk melewati lensa photocromic hanya dapat terserap di angka 30% – 50% saja. Berbeda dengan lensa konvensional yang yang dapat menyerap sinar matahari hingga 80% – 100%.

Kacamata Dengan Model Yang Hype

Kacamata model yang hype ini biasanya digunakan saat kamu ingin hangout atau having fun bersama teman – teman. Model yang digunakan pun sangat beragam, mulai dari model eyecat yang memiliki bentuk seperti lekukan mata kucing yang di setiap ujungnya meruncing, kemudian ada jenis desain vintage seperti era 50 hingga 70an yang terlihat tebal pada frame-nya, dan ada juga desain yang sering digunakan oleh para polisi di negeri Paman Sam, dan masih banyak lagi yang lainnya. Semua model kacamata tersebut sebaiknya disesuaikan dengan referensi bentuk wajah kamu, model seperti apa yang paling cocok untuk kamu gunakan, agar kepercayaan diri makin meningkat.

Bagi kamu yang ingin menambah koleksi kacamata yang modis dan keren, kamu bisa mengunjungi https://sonderlab.co/collections/mens-eyewear untuk bisa mendapatkan koleksi kacamata pria keren dari SONDERLAB yang kamu inginkan. Jangan lupa download aplikasi Atome di Google PlayStore dan Apple Appstore untuk bisa menikmati belanja sekarang bayar nanti dengan cicilan 0% dengan waktu 3 atau 6 bulan, karena kamu sudah bisa mempergunakan Atome sebagai metode pembayaran di SONDERLAB. Tunggu apalagi?

Oh ya, kamu suka bingung mengatur keuangan dalam keluarga? Atau pernah berantem hanya karena keuangan dalam rumah tangga? Jadi siapa sih yang seharusnya mengatur keuangan dalam sebuah keluarga itu? Temukan jawabannya pada diskusi kolaborasi “Kamu dan Aku, Sama-Sama Atur Keuangan” dari PT Atome Finance Indonesia, @uang_kita, @shestarts.id , dan @indonesiafinancesociety di tanggal 18 Februari 2022 pada pukul 18.30 malam. Dijamin kamu akan mendapatkan tips menarik seputar pengelolaan keuangan dalam keluarga yang akan disampaikan oleh Bareyn Mochadin, salah satu Financial Planner dari @uang_kita, bersama Adya Kirana dan suami, untuk sharing mengenai cerita sukses mereka dalam me-manage keuangan dalam keluarga mereka. Acara ini juga akan diisi oleh Ibu Meri Ui yang merupakan Direktur Utama PT Atome Finance Indonesia. Jangan sampai ketinggalan ya! Daftarkan diri kamu sekarang melalui link berikut, https://bit.ly/AtomeWebinar.

Categories
Belanja Online

Jenis topi tren dan populer yang wajib dimiliki pria!

Pernah tidak kamu merasa ada yang kurang pada outfit yang sedang kamu kenakan, apalagi buat kamu para pria? Atasan yang kamu pergunakan sudah terlihat keren, bawahan pun sudah yang mendukung agar tampilan jadi lebih maksimal, eh ternyata lupa memakai topi! Memang terkadang topi menjadi item yang sangat penting untuk menyempurnakan outfit yang sedang kamu pergunakan, karena topi digunakan pada bagian yang paling terlihat oleh mata, yaitu bagian kepala. Sehingga bisa dikatakan sebuah topi akan menjadi sangat berpengaruh dalam mengubah bentuk wajah kamu, serta mempunyai kemampuan untuk membuat tampilan kamu menjadi semakin maksimal dan keren.

Tren topi dari masa ke masa selalu mengalami perkembangan yang signifikan. Selain fungsi utamanya yang untuk menangkal teriknya matahari saat siang hari, topi kini menjadi barang pelengkap dari sebuah fashion. Sifatnya yang unisex, alias bisa digunakan baik oleh pria maupun wanita membuat topi sangat digemari oleh fashionista dan memiliki nilai plus tersendiri bagi para pemakainya. Jenis topi yang kini beredar di masyarakat pun bervariasi, serta mengandung looks tersendiri, seperti looks sporty yang akan terpancar dari topi baseball dan lainnya.

Dikarenakan banyaknya jenis topi yang kini beredar di pasaran, sehingga perlu pertimbangan banyak dan matang saat kamu akan memilih jenis topi. Apalagi tidak semua topi bisa pantas dan cocok digunakan untuk jenis pakaian yang sedang kamu pergunakan, karena sebuah topi harus disesuaikan dengan outfit yang ingin kamu pergunakan. Nah, kali ini kami akan memberi tahu kamu, para pria, jenis topi yang sedang tren dan populer saat ini yang wajib untuk kamu miliki!

1. Trucker Hat

First of all, ada topi trucker atau topi baseball yang banyak sekali beredar di pasaran. Topi jenis ini sering digunakan oleh pemain baseball tradisional Amerika ketika sebelum dan ketika pertandingan baseball sedang berlangsung. Akan tetapi supir truk di negeri Paman Sam tersebut juga sering menggunakan topi jenis ini dalam jam kerja mereka, maka dari itu ada yang menyebutnya baseball cap atau topi baseball, dan ada juga yang menyebutnya trucker cap atau topi supir truk. Lho, terus apa bedanya? Perbedaan yang mencolok mata ialah bahan yang digunakan oleh topi ini. Trucker cap menggunakan bahan seperti jaring pada separuh bodi topi tersebut, sedangkan baseball cap seluruh bodi topinya menggunakan bahan yang sama dari depan hingga belakang.

2. Beanie Hat

Kemudian berikutnya adalah beanie, atau orang Indonesia menyebutnya kupluk. Topi ini menggunakan bahan rajutan benang wol, yang memiliki karakteristik menghangatkan kepala ketika datang musim dingin. Nah, topi ini sangat cocok digunakan ketika kalian akan naik gunung karena udara saat naik gunung sangat dingin. Memangnya cuma buat naik gunung saja ya? Tidak juga kok, untuk kalian yang ingin berpenampilan santai dan kasual ketika hangout bareng temen, beanie hat ini adalah topi yang cocok untuk pelengkap gaya berpakaian kalian.

3. Bucket Hat

Topi jenis ini memiliki desain yang hampir mirip dengan beanie, hanya saja pada ujung topi memiliki brim atau bibir topi yang melingkar miring ke bawah. Dengan desain tersebut, banyak pecinta alam yang menggunakannya sebagai pelengkap ketika mendaki gunung. Bahan dari topi ini biasanya terbuat dari kain yang lebih tebal dari topi jenis beanie, yaitu kain katun tebal seperti kain denim dan kanvas. Biasanya para desainer memberikan lubang kecil di tiap sisi atas topi ini untuk memudahkan sirkulasi udara ketika kalian memakainya.

4. Sun Visor Hat

Adakah dari kalian yang sering main golf menggunakan topi? Jika ya, maka jenis topi yang sering digunakan para pemain golf, baik pria maupun wanita namanya adalah sun visor cap. Topi ini memiliki desain yang cukup unik, yaitu hanya terdapat brim atau lidah yang berukuran cukup besar dan penutup lingkar kepala di samping saja tanpa adanya panel atau crown di atas topi. Topi ini sangat sering digunakan tidak hanya oleh pemain golf saja, melainkan juga oleh pemain tenis dan pelari, karena aktivitas – aktivitas tersebut sering membuat suhu kepala meningkat drastis dan memproduksi keringat yang berlebih.

5. Newsboy Hat

Sering melihat film Eropa dengan tema era tahun 50an? Banyak dari aktor film tersebut yang menggunakan topi jenis ini ‘kan? Yaps, topi ini dinamakan newsboy hat karena pada era tahun 1910an di Eropa, topi ini banyak dijumpai digunakan oleh penjual koran dan para pekerja. Memiliki desain brim kecil yang kaku dan crown menjorok hingga ke atas. Topi ini cocok digunakan untuk para pria yang ingin terlihat classy dan menawan ketika menggunakannya. Biasanya topi ini digunakan ketika selesai riding dengan menggunakan motor tua untuk menambah kesan old fashion-nya.

6. Beret Hat

Topi ini sering juga dijuluki sebagai topi pelukis karena para pelukis seringkali menggunakan topi ini setiap kali mereka melakukan kegiatan melukis yang menggambarkan bahwa pikiran mereka fleksibel. Desain dari topi ini memiliki crown yang berbentuk bulat namun tidak memiliki brim di sisi depannya. Kemudian, banyak dari militer dan polisi menggunakan topi beret ini ketika mereka sedang bertugas di lapangan, dengan penyesuaian desain yang lebih kaku dan tegas.

7. Bowler Hat

Topi bowler ini menjadi ikonik ketika aktor terkenal Charlie Chaplin menggunakan sebagai setelan jas dan celana yang ia gunakan. Setelah itu, topi ini menjadi booming dan style Charlie Chaplin menjadi trendsetter di berbagai kalangan masyarakat Eropa, terutama di daerah Inggris. Topi ini memiliki ciri desain brim yang sempit berbentuk letter U dan keras. Topi jenis ini sangat cocok jika dipadukan dengan gaya yang cukup formal.

8. Boater Hat

Terakhir ada boater hat. Topi ini hampir mirip dengan jenis bowler, hanya saja bahan yang digunakan pada boater ini menggunakan anyaman jerami sehingga topi ini terlihat kaku. Model ini sangat cocok digunakan untuk kamu yang ingin bepergian ke pantai, karena vibes-nya sangat kental bernuansa tropical yang indah. Desain yang ditawarkan pada topi ini adalah berbentuk lingkaran dengan brim yang melingkar pada sisi bawah crown-nya dan ada sedikit ornamen kain di atas brim, sehingga kesan yang ditampilkan lebih eyecatching dan tidak monoton.

Nah, itu dia jenis topi yang sedang tren dan populer saat ini yang wajib untuk kamu miliki. Pasti kamu sudah memiliki beberapa jenis topi yang kami sebutkan di atas ‘kan? Yuk, tambah koleksi topimu dengan belanja di SONDERLAB melalui pilihan topi yang bisa kamu cek di sini, https://sonderlab.co/collections/mens-hat serta nikmati cicilan 0% hingga 3 atau 6 bulan dari Atome. Tunggu apa lagi, koleksi barang yang kamu inginkan dan gunakan Atome untuk mendapatkan promonya!

Categories
Belanja Online

Rekomendasi 5 anting dan 5 gelang keren untuk pria

Saat ini tren aksesori sudah banyak berkembang, tidak hanya digunakan oleh kaum wanita saja, melainkan digunakan juga oleh kaum pria yang notabene melek fashion. Salah satunya earrings atau anting – anting, lho cowok pakai juga nih? Yaps, bener banget, zaman sekarang cowok juga banyak yang menggunakan anting juga lho! Jika yang menggunakan wanita, maka anting tersebut dapat menambah kecantikan wanita tersebut, sebaliknya kalau cowok yang menggunakan anting tersebut bisa dipastikan aura yang dipancarkan terasa manly dan macho. Nah, untuk menambah wawasan tentang aksesori pria, kali ini kami akan membahas beberapa jenis anting cakep dan gelang keren yang bisa dipakai pria.

1. Ear Cuff

Yang pertama adalah jenis anting ear cuff. Ini jenis apa sih? Untuk para wanita, mungkin sudah tidak asing lagi dengan jenis anting ini. Sifatnya yang sangat mudah digunakan dengan bentuk yang sederhana memudahkan penggunanya untuk menggunakan perhiasan yang satu ini di setiap momen. Selain mudah, anting berjenis ear cuff ini juga sangat cocok untuk dikombinasikan dengan gaya fashion apapun. Mau dipakai harian? Bisa. Mau dipakai untuk pergi hangout bareng si doi? Bisa banget! Mau dipakai jalan bareng si doi? Eyecatching banget! Selain wanita, jenis ini banyak digunakan oleh para pria yang ingin terlihat keren dan macho lho! Bagi para cowok yang kupingnya tidak mau ditindik, alias dibolongin, anting ini sangat cocok dan cool buat kamu pergunakan di kesempatan yang pas.

2. Stud

Kemudian yang berikutnya ada anting berjenis stud. Anting ini lebih dikenal dengan sebutan anting tusukan. Nah, kalau anting jenis yang satu ini sering digunakan oleh para wanita. Biasanya anting yang satu ini hadir dengan desain kecil dan ada jarum di belakangnya untuk ditusukkan ke daun kuping, menjadikan anting ini lebih disukai karena tidak terlalu mencolok. Biasanya jenis ini diminati oleh pria yang terlihat minimalis.

3. Dangly

Selanjutnya ada jenis dangly yang sering dipakai oleh artis K-pop. Anting ini memiliki desain yang panjang ke bawah kurang lebih 5 cm dengan berbagai macam model yang simpel namun tetap elegan ketika dipandang. Material yang ditawarkan pun bermacam – macam, mulai dari berlian, emas dan lain – lain. Sedangkan desain yang mirip dengan jenis dangly tetapi berbeda desain disebut juga dengan sebutan noveltys earrings. Anting ini memiliki desain yang hampir sama dengan dangly, namun memiliki perbedaan ukuran yang lebih besar dan panjang dari dangly. Cocok untuk pria yang ingin tampil mencolok dengan gaya fashion pilihannya.

3. Clip-On

Next ada anting clip-on. Anting yang menjadi primadona bagi kaum pria ini memiliki desain yang sederhana namun gayanya terlihat sangat kasual, sehingga jenis yang satu ini menjadi sangat diminati dan diburu. Emangnya apa kelebihannya dari jenis anting yang satu ini? Yap, sesuai dengan penggunaannya yang hanya dijepit dan tidak memerlukan proses tindik, inilah yang menjadikan banyak kaum pria yang menyukai jenis anting ini. Kelebihan tersebut menjadi nilai tambah dari anting tersebut.

4. Tunnels

Terakhir ada anting dengan tampilan yang berbeda dari yang lain. Yap, bener banget, tunnels earrings. Desain dari anting ini seperti lubang terowongan dengan diameter yang bisa dikatakan lumayan besar. Cocok untuk pria yang ingin menjadi trendsetter paling keren di antara teman – temannya. Material yang ditawarkan juga beragam, mulai dari kayu, akrilik, hingga stainless steel.

Apa cuma anting aja? Weits, tentu tidak, ada banya aksesoris untuk pria yang ingin menambah kadar kegantengannya. Sekarang kita akan lanjut membahas tentang gelang yang keren.

1. Gelang Kesehatan

Gelang ini biasanya diperuntukkan untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang terkandung dalam material yang diberikan dari setiap gelang tersebut. Contohnya gelang yang berbahan tanduk kerbau yang dipercaya dapat membuang racun pada tubuh kita. Ada juga gelang dari batu giok yang memiliki segudang manfaat.

2. Gelang Perhiasan

Gelang ini sudah jelas memiliki satu keunggulan yang lebih dibanding gelang lainnya, yaitu untuk menaikkan status sosial dari si pemakainya. Bukan hanya emak – emak saja yang bisa memakai gelang ini, bahkan kaum milennial pun saat ini sudah sering menggunakan gelang perhiasan seperti ini saat pesta pernikahan dan acara formal.

3. Gelang Rantai

Gelang rantai cocok bagi orang yang ingin terlihat gagah dan berani. Dengan desain sedikit besar dan padat, gelang jenis yang satu ini sangat digemari bagi pemilik postur tubuh yang gemuk dan berotot. Material yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari besi putih hingga stainless steel yang kuat terhadap air dan keringat.

4. Gelang Karet

Gelang karet sangat digemari oleh anak muda karena memiliki harga yang murah dan cocok untuk outfit apa saja. Desain yang ditawarkan pun beragam, mulai dari yang sporty hingga kasual. Pilihan warnanya pun sangat banyak, membuat para pria leluasa dalam pemilihannya. Warna yang paling sering dipilih oleh kaum pria biasanya adalah warna hitam, dengan alasan warna hitam dari gelang tersebut tidak akan mudah pudar dan biasanya memiliki tulisan – tulisan yang unik dan lucu.

5. Gelang Tali

Terakhir ada gelang tali yang biasanya digemari oleh anak muda yang berjiwa seni tinggi, karena gelang ini bisa dikreasikan sesuka hati dan dikombinasikan dengan warna apapun. Gelang jenis yang satu ini sering kali dipakai lebih dari satu pada satu sisi tangan. Bahan yang digunakan pun bermacam – macam, seperti tali sepatu, tali paracord dan lain sebagainya.

Nah, itu dia rangkuman kami di artikel tentang beberapa aksesori penambah ketampanan pria. Jadi sekarang sudah dapat gambaran aksesori seperti apa yang ingin kamu gunakan? Dapatkan koleksi pilihan kamu seperti anting pria, anting pria keren, anting jepit pria, anting jepit pria panjang, anting magnet pria, gelang pria, gelang pria keren, gelang hitam pria, gelang tangan pria di SONDERLAB di link berikut ini, https://sonderlab.co/collections/mens-earring.

Jangan lupa untuk melakukan pembayaran dengan Atome, karena dengan menggunakan Atome, kamu bisa menemukan beragam program promosi, termasuk melakukan pembelian produk – produk dengan pembayaran yang dapat dicicil 0 persen, selama tiga atau enam bulan, tanpa uang muka (DP). Atome adalah brand buy now pay later terkemuka di Indonesia, dan Asia. Diluncurkan pada Desember 2019, Atome diucapkan “A-To-Me” dan merupakan singkatan dari “Available to Me”. Atome telah berkerjasama dengan lebih dari 5.000 ritel online dan offline terkemuka di berbagai kategori, seperti fashion, kecantikan, gaya hidup, kebugaran, dan peralatan rumah tangga. Layanan Atome tersedia di 9 negara di Asia Tenggara serta Cina. Buruan sebelum promonya habis!

Categories
Belanja Online

Tips memilih kalung untuk pria agar tambah keren

Ternyata tidak hanya kaum wanita saja yang cocok mengenakan kalung, kaum pria pun akan terlihat tambah keren dan maksimal bila mengenakan kalung yang tepat. Bahkan desain dan model kalung untuk kaum pria saat ini sudah banyak sekali macam dan jenisnya. Ada berbagai pilihan kalung untuk kaum pria, antara lain yang dibuat dari emas putih, produk dengan liontin yang menarik, hingga kalung tali yang akan terlihat cool buat kamu pergunakan.

Di artikel kali ini, kami akan memberikan tips memilih kalung pria yang bagus untuk kamu. Jadi, simak dengan baik hingga akhir artikel ya!

Cara Memilih Kalung Untuk Pria

Ada beberapa poin penting yang harus kamu perhatikan ketika akan memilih kalung, seperti dilihat dari bahannya, ukurannya, hingga warnanya. Untuk memastikan kalung yang kamu pilih sesuai dengan gaya dan kepribadian kamu, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Pilih berdasarkan bahan kalung

Pertama – tama kamu perlu untuk memilih bahan kalung yang tepat. Beberapa bahan kalung untuk pria yang sering digunakan yakni emas, titanium, tali, dan batu alam. Tentu saja setiap bahan dari kalung tersebut memiliki kelebihannya masing – masing. Apa sajakah? Cari tahu jawabannya di bawah ini yuk!

Emas Dan Perak

Tidak hanya tampilannya saja yang terlihat mewah, kalung emas dan perak pun cocok untuk kamu jadikan sebagai investasi. Jika kamu berniat untuk membeli kalung emas atau perak, jangan lupa untuk memperhatikan kadarnya. Makin tinggi kadar emas atau perak dari kalung yang kamu pilih tersebut, makin tinggi pula harga jual ke depannya.

Kadar emas yang tertinggi adalah 24 karat. Umumnya perhiasan emas yang akan dibuat akan memiliki campuran dengan logam lain agar lebih kuat dan keras teksturnya. Kalung emas untuk pria yang ada di pasaran saat ini rata – rata memiliki kadar emas 10K, 14K, 18K, serta 22K.

Di lain sisi, kalung perak memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan kalung yang terbuat dari emas. Dan sama seperti kalung dari emas, kalung yang dibuat dari perak juga akan dicampur dengan logam lainnya. Logam yang biasa digunakan adalah logam perak 925. Logam ini terdiri dari 92,5% perak murni dan 7,5% logam campuran untuk sisanya. Kekurangan yang paling mendasar dari kalung perak adalah akan mudah menghitam warnanya bila tidak dirawat dengan baik.

Titanium

Titanium merupakan suatu logam berwarna perak metalik yang tahan akan korosi dan klorin. Titanium tidak termasuk ke dalam jenis logam mulia, tetapi titanium memiliki tampilan yang menawan dengan beberapa kelebihan.

Salah satu kelebihan dari titanium adalah tergolong hypoallergenic, atau kandungannya bisa dibilang tidak akan menimbulkan alergi. Dengan begitu, kalung titanium ini akan cocok dipakai oleh kamu yang memiliki kulit sensitif.

Desain dari kalung titanium pun ternyata lebih beragam, mulai dari produk yang simpel, hingga kalung dengan bandul yang sangat menarik. Jadi kamu bisa lebih leluasa memilih desain kalung dari titanium yang sesuai dengan selera dan kepribadian kamu.

Tali

Kalung tali untuk pria terbuat dari beberapa bahan, seperti dari nilon, kulit, hingga tali Korea. Biasanya kalung tali ini akan memiliki tampilan yang minimalis, sehingga kemudian banyak produsen yang melengkapi kalung tali ini dengan liontin. Kalung tali cocok dikenakan saat hang out atau saat kamu sedang melakukan kegiatan sehari – hari agar terlihat lebih cool dan keren.

Agar kalung tali kesayangan kamu tak mudah rusak, pastikan untuk tidak memakainya ketika kamu akan berenang atau mandi ya. Dan tambahan lagi, sebaiknya pakailah kalung tali setelah kamu selesai memakai body lotion dan parfum, supaya warnanya tidak mudah pudar karena bersentuhan dengan barang – barang itu.

Batu alam

Batu giok, onyx, amethyst, sandstone, dan tiger eye adalah jenis batu alam yang banyak dijumpai untuk membuat kalung bagi kaum pria. Batu alam ini sering kali dijadikan sebagai liontin untuk kalung para pria. Selain membuat tampilan kamu menjadi semakin keren, kalung pria yang dibuat dari batu alam juga diklaim mempunyai banyak manfaat kesehatan.

Contohnya kalung yang dilengkapi dengan batu giok diyakini dapat melancarkan peredaran darah, menetralkan racun dalam tubuh, dan juga untuk menghindari stres. Batu onyx juga diklaim mampu membuang racun dan energi negatif di dalam tubuh.

Tampil tambah keren dengan kalung liontin

Seiring zaman, kini mulai banyak kalung untuk para pria yang dilengkapi juga dengan liontin. Tambahan liontin pada kalung ini sudah pasti akan menciptakan tampilan yang berbeda. Jika kamu ingin bergaya minimalis, pilihlah kalung berliontin dengan ukuran yang kecil. Sementara itu jika kamu ingin menghasilkan looks yang berbeda, kamu bisa memilih liontin dengan ukuran yang sedikit lebih besar.

Bentuk liontin pada kalung pria pun hadir dengan sangat bervariasi. Ada bentuk liontin yang akan mampu memberikan kesan maskulin, seperti liontin berbentuk banteng ataupun yang berbentuk tengkorak. Untuk kamu yang suka dengan nuansa etnik, kamu bisa memilih liontin berbentuk keris. Untuk yang religius, kamu bisa memilih yang berbentuk salib. Sangat menarik bukan?

Sesuaikan panjang kalung dengan style Anda

Elemen terakhir yang perlu untuk kamu pertimbangkan ketika memilih kalung adalah panjangnya. Lima panjang rantai yang paling umum untuk sebuah kalung bagi para pria adalah 18″, 20″, 22″, 24″, dan 30″. Umumnya panjang rantai untuk sebuah kalung diukur dengan ukuran leher, yang akan dicocokkan dengan ukuran kerah pria pada kemeja.

Rantai 18″

Rantai 18″ dianggap sebagai model choker pada kebanyakan para pria. Rantai dengan ukuran ini dapat mengenai tepat pada jakun atau di bawahnya. Rantai 18″ kemungkinan besar akan dirasa terlalu ketat untuk bagi kebanyakan para pria. Kalung ini biasanya tepat digunakan untuk pria dan remaja pria yang lebih muda. Kalung ukuran ini cocok digunakan dengan t-shirt berkancing dengan kerah datar.

Rantai 20″

Rantai 20″ adalah rantai yang paling umum bagi para pria. Biasanya posisi rantai mungkin akan jatuh di antara kancing pertama dan kedua pada kemeja berkancing. Rantai panjang ini boleh digunakan di dalam atau di luar kemeja, tergantung pada tampilan yang ingin kamu hasilkan. Baik itu t-shirt polos, jas, atau kemeja berkancing ala Hawai, kalung dengan rantai 20″ dijamin akan menambah kesan mewah pada pakaianmu.

Rantai 22″

Kalung dengan rantai 22″ biasanya akan memungkinkan untuk ditambahan liontin, tag anjing, salib, atau aksesori gantung lainnya. Rantai yang lumayan panjang ini biasanya cocok digunakan di luar baju kamu, sehingga orang lain dapat melihat elemen tambahan.

Rantai 24″

Rantai 24″ adalah kalung panjang berikutnya yang cocok untuk diberikan tambahan aksesori. Panjang kalung ini biasanya akan mengenai di sekitar tulang dada para pria, dan sebaiknya dikenakan di luar kemeja.

Rantai 30″

Kalung rantai 30″ adalah yang terpanjang dari panjang rantai standar kalung untuk para pria. Kamu tidak bisa menggunakan liontin dengan panjang rantai ini karena posisinya akan berada di tempat yang tidak menarik di antara dada dan perut kamu. Rantai 30″ terlihat serasi saat dipadukan dengan hoodie atau t-shirt hitam polos atau warna solid.

Warna netral lebih mudah untuk di-mix and match

Jika kamu ingin terlihat lebih maskulin dan cool, pilihlah kalung dengan warna – warna netral, seperti hitam, navy, atau cokelat. Dan tidak hanya itu, kalung dengan warna netral ini sebenarnya juga lebih mudah di-mix and match dengan atasan kesukaan kamu.

Untuk kamu yang kurang menyukai warna gelap, kamu bisa memilih kalung dengan kombinasi liontin dengan warna yang kontras. Kalung tali berwarna hitam yang dilengkapi dengan liontin dari batu alam berwarna hijau bisa menjadi pilihan yang tepat.

Bagi kamu yang ingin menambah kesan modis dan menunjukan karakter kamu agar bisa tampil berbeda dari orang lain, kamu bisa menggunakan kalung sebagai first option. Selain harganya yang cukup terjangkau, aksesori yang satu ini juga akan mampu memberikan tampilan yang lebih maksimal dan keren. Untuk mendapatkan berbagai pilihan kalung pria secara lengkap, seperti kalung pria, kalung emas putih pria, kalung perak pria, kalung emas pria, kalung pria keren, kalung salib pria, kalung rantai pria dan masih banyak yang lainnya, kamu bisa mengunjungi link https://sonderlab.co/collections/mens-necklace. Dijamin kamu akan bisa menemukan kalung pilihan yang kamu inginkan di SONDERLAB. Jangan lupa memakai Atome sebagai metode pembayaran andalanmu. Tunggu apalagi, dapatkan Atome di sini!

Categories
Belanja Online

Bagaimana memilih cincin yang tepat untuk pria

Saat ini, aksesori cincin dan kerabatnya tidak hanya digandrungi kaum wanita saja. Selain cincin kawin, belakangan ini banyak juga kaum pria yang menggunakan cincin sebagai aksesori harian. Baik itu yang berbahan dari emas kuning maupun emas putih, polos ataupun bertatahkan batu mulia, semua bisa dipilih sesuai preferensi yang kamu inginkan.

Kali ini, kami akan membagikan tips untuk memilih cincin sebagai salah satu aksesori terbaik untuk kamu, kaum pria. Silakan simak artikel ini sampai selesai dan temukanlah cincin yang bagus untuk kamu pergunakan.

Karakteristik Cincin Pria

Jika dilihat langsung secara kasat mata, terdapat perbedaan fisik yang mendasar antara cincin untuk kaum pria dan wanita. Pada cincin tunangan dan cincin kawin, hiasan pada cincin pria biasanya akan lebih sederhana dibanding cincin untuk kaum wanita. Dan terkadang, cincin kawin atau tunangan kaum pria hanya polos, tanpa aksesori apapun.

Kemudian pada cincin aksesori, karakteristik utama cincin aksesori bagi pria adalah bentuknya yang biasanya melebar. Ada banyak pilihan untuk hiasannya. Namun beberapa ada juga yang tidak memiliki hiasan, hanya polos saja atau memiliki sedikit ukiran logo. Namun ada juga cincin pria yang memiliki banyak batu hiasan di cincin tersebut. Dan semuanya itu tentu harus disesuaikan dengan keinginan kamu, dan akan dipergunakan untuk kegiatan apakah cincin tersebut.

Cara Memilih Cincin Yang Tepat Untuk Pria

Ada beberapa hal yang wajib diperhatikan agar kamu bisa mendapatkan cincin terbaik. Yuk, simak hal – hal yang harus kamu pertimbangkan di bawah ini.

Pilih jenis bahan

Berbicara soal cincin, seringkali kita akan dihadapkan pada bahan dari emas. Nah, ada dua pilihan jenis emas yang bisa kamu pilih sebagai bahan cincin aksesori untuk pria. Keduanya memiliki tampilan serta harga yang berbeda. Let’s check it out!

Emas Kuning: Klasik dan lebih murni

Cincin yang terbuat dari emas kuning merupakan pilihan yang paling klasik. Warna kuning cincin tersebut didapatkan dari kandungan emas murninya. Kamu dapat mengetahui kandungan emas murninya dari nilai karat cincin yang kamu pilih tersebut. Semakin tinggi nilai karatnya, maka akan semakin tinggi juga kandungan emas murninya.

Salah satu keunggulan dari memilih cincin emas kuning bernilai karat tinggi adalah sifatnya yang hypoallergenic. Karena itu cincin emas murni berkarat tinggi akan sangat aman untuk semua orang, termasuk kamu yang memiliki problem kulit sensitif. Selain itu, membeli perhiasan dengan bahan dasar emas kuning juga bisa bernilai sebagai investasi, karena harga jual belinya terbilang stabil dan biasanya akan selalu naik.

Namun perlu diingat, bahwa logam emas murni ini bersifat lunak. Jadi nilai karat yang tinggi akan mengindikasikan cincin tersebut memiliki sifat lebih lunak, jadi bisa lebih mudah berubah bentuk. Pastikan kamu mempertimbangkan ini juga sebelum memilih.

Emas Putih: Lebih elegan dan menarik

Belakangan jenis emas putih juga menjadi pilihan yang cukup populer karena tampilannya yang menyegarkan. Perhiasan yang menggunakan bahan dasar emas putih ini biasanya tergolong elegan dan memiliki daya tarik tersendiri yang berbeda dengan emas kuning. Emas putih ini didapat dari proses menggabungkan logam emas dengan logam berwarna putih lainnya. Agar mampu menghasilkan tampilan yang berkilau, cincin ini akan dilapisi dengan rodium.

Dibandingkan emas kuning, emas putih biasanya tidak memiliki nilai karat yang terlalu tinggi. Maksimum dari nilai karatnya hanya di kisaran 18. Hal ini membuat emas putih bersifat lebih kuat, tetapi permasalahannya adalah bisa saja logam campurannya menimbulkan risiko alergi pada kamu yang berkulit sensitif. Jika kamu sudah pasti ingin memilih cincin emas putih, pastikan bahwa kamu tidak memiliki alergi terhadap logam campurannya ya!

Perhatikan kadar karat cincin

Saat akan membeli cincin, apalagi jika yang berbahan dasar emas, kamu pasti akan bertemu dengan istilah karat. Istilah karat ini menunjukkan kandungan emas murni pada cincin yang akan kamu pilih. Semakin tinggi kadar karatnya, berarti semakin tinggi juga kandungan emas murni yang ada dalam cincin yang akan kamu pilih tersebut. Berikut ini adalah detail besaran karat yang umumnya ditemukan untuk cincin emas bagi kaum pria.

  • 24K

Kadar emas 24/24 artinya bahan itu mengandung 100% emas murni. Cincin emas dengan kadar karat 24K memiliki harga yang tinggi. Dan sifatnya adalah paling lunak ketimbang cincin dengan kadar karat lainnya.

  • 18K

Kadar emas 18/24 artinya mengandung 75% emas murni dan 25% logam campuran lainnya. Cincin dengan kadar karat 18K ini biasanya paling umum ditemukan di pasaran.

  • 14K

Kadar emas 14/24 artinya mengandung 58% emas murni dan 42% logam lainnya. Cincin dengan kadar emas 14K ini biasanya memiliki daya tahan yang cukup kuat. Hal ini mengingat kandungan logam campurannya hampir setengah.

  • 9K

Kadar emas 9/24 mengandung arti 37,5% emas dan 62,5% logam campuran lain. Cincin 9K adalah jawaban jika kamu mencari cincin yang ideal untuk keseharian. Cincin ini cukup kuat dan tidak lunak. Hanya saja kamu perlu memperhatikan dengan baik logam campurannya jika kamu memiliki kulit yang sensitive.

Tentukan Model Cincin Sesuai Keinginan Penggunaan

Cincin untuk kaum pria dapat dikategorikan menjadi tiga macam sesuai penggunaannya. Mari Bersama kita simak apa saja macamnya.

Cincin Aksesori

Cincin aksesori atau cincin sebagai suatu perhiasan biasa adalah cincin yang dipakai untuk keseharian kamu. Berbeda dengan cincin tunangan atau cincin nikah, tidak ada aturan mengenai di mana kamu harus menggunakannya. Kamu hanya tinggal menyesuaikannya saja dengan keinginan kamu, kapan dan di mana akan mempergunakannya.

Cincin ini tidak memiliki arti tertentu, tetapi dapat dengan mudah menunjukkan tentang diri dan pribadi kamu ke orang lain.. Oleh karena itu kamu harus memilih cincin yang benar – benar sesuai dengan selera dan keinginan kamu. Jika sesuai dengan gaya yang kamu inginkan, dijamin kamu pasti akan lebih merasa percaya diri saat memakainya.

Cincin Tunangan

Cincin tunangan biasanya merupakan cincin yang digunakan untuk menunjukkan keseriusan hubungan kamu dengan pasangan yang kamu pilih. Cincin tunangan bisa juga dikatakan sebagai simbol lamaran dari seorang pria untuk kekasihnya. Oleh karena itu kebanyakan cincin tunangan biasanya seringkali hanya dipakai oleh kaum wanita.

Meskipun sifatnya tidak wajib, tetapi ada juga beberapa pria yang menggunakan cincin tunangan sebagai tanda pengikat. Cincin ini biasanya akan digunakan di jari manis tangan kanan atau kiri. Biasanya cincin tunangan untuk pria modelnya lebih sederhana daripada cincin tunangan untuk kaum wanita, biasanya polos tanpa aksesori apapun.

Cincin Nikah

Berbeda dengan cincin tunangan, cincin nikah memiliki sifat lebih wajib dipakai untuk seumur hidup. Oleh karena itu penting untuk memilih desain yang paling sesuai dengan keinginan kamu. Kamu bisa saja memilih cincin yang polos ataupun yang memiliki aksesori. Oh ya, ada juga pasangan yang menjadikan cincin tunangannya sebagai cincin nikah.

Pada zaman dahulu, cincin nikah biasanya memiliki desain yang identik antara cincin pria dan wanita. Tetapi kini cincin nikah bisa memiliki desain berbeda antara pria dan wanitanya. Tetapi tentu saja model cincin nikah pria biasanya tetap lebih sederhana daripada cincin untuk wanita.

Salah satu desain cincin nikah yang populer sampai sekarang adalah cincin polos atau dengan satu batu permata yang agak besar. Jika dirasa cincin tersebut terlalu polos, ada juga yang kemudian menggunakan emas kombinasi, misalnya emas putih dan emas kuning sebagai bahannya.

Sesuaikan Lebar Cincin Dengan Panjang Jari

Saat memilih cincin, kamu perlu untuk menyesuaikan lebar cincin kamu dengan panjang jari yang kamu miliki. Untuk kamu yang berjari panjang, lebar cincin yang bisa dipilih bisa lebih bervariasi. Namun sebaliknya, kalau kamu memiliki jari yang terasa pendek, sebaiknya pilih cincin yang tidak terlalu lebar, tujuannya adalah agar jari kamu tidak terlihat jadi lebih pendek lagi.

Hal ini membuat suatu desain cincin yang cocok di satu orang bisa saja kurang sesuai untuk orang lain. Oleh karena itu, jika seorang teman kamu memiliki cincin dan kamu juga menyukainya, jangan terburu – buru untuk memilih desain yang sama persis. Sesuaikan dulu cincin tersebut dengan jari kamu agar cincin bisa terlihat lebih bagus saat kamu pakai.

Memilih cincin untuk pria pada dasarnya mirip dengan memilih item fashion pada umumnya. Hanya saja kamu harus memperhatikan banyak faktor supaya tetap cocok untuk dipakai, dan pastinya mengutamakan kenyamanan. Untuk kamu yang ingin memilih cincin pria, cincin perak pria, cincin emas pria, cincin emas putih pria, kamu bisa mendapatkannya di SONDERLAB, kamu tinggal cek link berikut. Dan jangan lupa gunakan Atome sebagai metode pembayarannya. Dapatkan Atome di sini!

Categories
Belanja Online

Berkenalan dengan jenis celana panjang untuk pria

Berbicara soal gaya berpakaian yang bisa menambah kamu keren sehari – hari tentunya bukan sekedar hanya soal baju dan outerwear saja. Celana panjang yang kamu kenakan juga menjadi salah satu bagian dari gaya berpakaian yang sebenarnya perlu juga untuk diperhatikan.

Siapa di sini yang sehari – hari hanya memakai celana panjang jeans saja atau celana panjang formal pas jalan – jalan dan pergi ke kantor? Karena sebenarnya jenis celana panjang pria itu ada banyak. Dan hasilnya, pemilihan model celana panjang pria yang disesuaikan dengan aktivitas dan gaya berpakaian akan membuat kamu terlihat semakin keren.

Buat kamu yang sedang mengalami kebingungan dengan jenis celana panjang pria yang pas untuk kamu pakai, kamu bisa menyimak artikel yang telah kami siapkan untuk kamu kali ini.

Jenis Celana Panjang Pria Berdasarkan Bentuk Kaki

Yang pertama yang akan kita bicarakan adalah jenis celana panjang pria berdasarkan bentuk kaki celananya. Selain straight cut, pada dasarnya tiap jenis celana panjang hanya dipakai untuk bentuk kaki tertentu, ataupun untuk menciptakan kesan gaya tertentu.

1. Celana Panjang Reguler Atau Straight cut

Ini adalah model celana Panjang pria yang mungkin yang paling sering kamu lihat, dan mungkin dipakai sehari – hari oleh kebanyakan pria di luaran sana. Ciri khas utamanya adalah lebar celana Panjang ini sama mulai dari bagian paha hingga ke bagian kaki, tidak menyempit maupun melebar. Model celana ini cocok digunakan buat kamu yang tidak menonjolkan bentuk tubuh.

Kalau kamu adalah tipe yang tidak berani untuk bereksperimen dengan model celana panjang pria yang lain, maka disarankan untuk membeli celana regular fit ini, karena hampir semua bentuk tubuh dan kaki cocok menggunakan celana ini.

Khusus untuk kamu yang sedikit berisi di bagian pinggul, tetapi bagian kaki tidak terlalu besar, kamu lebih baik menggunakan celana slim fit saja agar tidak membuat kaki kamu menjadi terlihat lebih besar.

2. Celana Panjang Skinny Fit

Celana yang satu ini biasa juga disebut sebagai celana pensil. Model celana yang satu ini memiliki ukuran yang ketat pada bagian kaki kamu, sehingga hanya cocok digunakan kalau kaki kamu kurus.

Jenis celana ini agak kurang cocok digunakan bila tubuh atas kamu kurang berisi. Kamu tentunya tidak ingin terlihat sangat kurus bukan? Secara umum bentuk celana panjang pria yang satu ini digunakan oleh pria yang badannya biasa saja tapi mempunyai kaki yang sedikit kurus.

Kelemahan model celana panjang model skinny ini adalah kurangnya sirkulasi udara, terutama untuk di daerah selangkangan, yang mana hal ini dapat menurunkan kesehatan kulit dan area reproduksi kamu. Sebaiknya kamu tidak menggunakan celana model ini setiap harinya.

3. Celana Panjang Boot Cut

Model celana yang satu ini dikenal juga sebagai celana cutbray. Tipe celana panjang ini cukup unik, karena celana ini biasanya didesain sedikit ketat pada bagian paha, namun melebar pada bagian bawah kakinya sehingga menciptakan kesan ‘kelonggaran’. Model celana cutbray pria ini dulunya populer digunakan oleh artis – artis zaman dulu seperti Arnold Schwarzenegger.

Celana panjang model cutbray ini kini tidak terlalu banyak terlihat digunakan, kecuali kamu memang ingin pergi ke acara yang punya tema classy atau retro. Oh ya, celana panjang model cutbray ini cocok digunakan oleh pria berbadan normal maupun gemuk.

4. Celana Panjang Slim Fit

Ada yang tahu bedanya celana panjang model slim fit dan celana skinny? Kalau celana panjang skinny biasanya menempel ketat di kaki kamu, maka celana model slim fit masih memberikan sedikit ruang di antara kaki dan celana.

Bentuk celana ini juga mengikuti bentuk kaki secara umum, yaitu sedikit lebih besar pada bagian paha dan menyempit sedikit di bagian bawah. Hal ini mampu memberikan impresi bentuk kaki yang ideal atau normal, sehingga jenis celana panjang model ini cocok digunakan apapun bentuk tubuh kamu

5. Celana Panjang Joger

Ciri khas celana panjang Joger ada bagian bawah kakinya yang memakai karet, sehingga mampu menciptakan kesan skinny. Walaupun begitu, model celana yang satu ini tidak ketat di bagian pinggul dan pahanya, sehingga terasa tetap nyaman dipakai sehari – hari oleh para penggunanya.

Oh ya, tips penting saat mempergunakan celana model Joger ini adalah kamu harus memperhatikan sepatu yang kamu kenakan agar bisa matching dengan celana Joger yang kamu pakai. Karena model celana Joger membuat perhatian orang akan lebih tertuju pada bagian sepatu kamu, jadi gunakan sepatu yang keren dan matching agar penampilan kamu jadi makin maksimal dan keren.

Jenis Celana Panjang Pria Berdasarkan Bahan Atau Tampilan

Selain bentuk kaki celana, satu lagi kategori umum untuk model celana panjang pria adalah berdasarkan bahan dan tampilannya. Biasanya yang kamu ketahui dan sering dipakai paling hanya sebatas celana panjang jeans, celana panjang chino, dan celana panjang jenis formal. Padahal sebenarnya masih ada jenis celana panjang yang lainnya. Yuk kita cek satu – satu di bawah ini.

1. Celana Formal

Bagi kamu yang kantornya mempunyai dress code business atau formal, maka celana panjang yang digunakan hampir pasti adalah jenis celana ini. Biasanya kita di Indonesia menyebutnya sebagai celana panjang bahan. Padahal ada berbagai nama untuk bahan – bahannya, yaitu wol, sutera, atau satin.

Sedikit informasi tambahan, celana panjang formal ini biasanya dibagi dua, yaitu pleated dan plain. Celana panjang formal pleated memiliki ‘lipatan’ pada kain yang berfungsi untuk menambah lebar celana saat duduk atau strecthing. Hal ini berguna untuk kamu yang memiliki paha besar. Tampilan lipatan pada celana formal juga berfungsi menambah gaya, jadi tidak harus hanya dipakai oleh kamu yang yang pahanya besar saja.

Sementara celana panjang formal plain tidak mempunyai ‘lipatan’, jadi fungsinya memang untuk kamu yang ingin bergaya ‘clean’ rapi dan memiliki kaki yang normal ukurannya.

2. Celana Panjang Jeans

Celana yang satu ini sudah terlalu dikenal oleh banyak orang. Celana panjang pria ini memiliki bahan yang kita kenal juga dengan nama denim. Belakangan, celana panjang jeans mempunyai dua jenis model yang populer di kalangan milenial, yaitu ripped jeans atau celana jeans sobek, dan normal jeans. Untuk celana jeans sobek biasanya hanya digunakan untuk gaya kasual dan pergi ke acara – acara kasual dan kurang tepat untuk dipakai mendatangi acara formal.

Sementara celana panjang jeans normal bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam gaya, mulai dari untuk gaya semi formal hingga kasual.

3. Celana Panjang Chino

Tahukah kamu kalau nama ‘chino’ diambil dari tempat pembuatannya pertama kali, yaitu di Cina atau Tiongkok? Chino sendiri rupanya merupakan bahasa Spanyol untuk Cina. Celana panjang chino ini memiliki bahan yang disebut twill. Kemudian karakteristik utama dari celana chino adalah bahan yang terasa lebih sintetis dan ringan, apalagi kalau dibandingkan dengan jeans.

Celana panjang chino pria berwarna gelap dan coklat bisa kamu gunakan untuk pergi ke kantor dalam dress code formal atau business. Kamu bisa menggunakan blazer agar kesan formalnya bertambah.

Bagi kamu yang tertarik untuk menggunakan celana panjang chino dalam aktivitas yang lebih kasual, penggunaan kaos dan outerwear, apalagi jaket denim, akan mampu membuat gaya kamu jadi tambah keren maksimal.

4. Celana Panjang Kargo

Celana panjang kargo (cargo) merupakan celana berdesain agak longgar dengan bahan kuat yang memiliki banyak kantong. Biasanya kantong – kantong ini terletak di bagian paha, pinggul, dan kadang belakang celana.

Celana ini dulunya biasa digunakan oleh para anggota militer, namun sekarang sudah merambah juga digunakan oleh khalayak umum. Kamu bisa menggunakan celana panjang kargo untuk menambah kesan outdoor adventurous atau active. Gaya berpakaian yang cocok dengan celana panjang yang satu ini tentunya adalah gaya kasual.

5. Celana Panjang Corduroy

Kalau celana yang satu ini mungkin jarang kamu lihat dipakai oleh banyak orang di Indonesia, jadi buat kamu yang ingin tampil berbeda, kamu bisa mencoba memakai celana jenis ini.

Celana panjang corduroy dibuat dari bahan kain corduroy, yaitu kain yang dibuat dari kapas tebal yang halus yang lalu dibuat menjadi serat yang dipuntir. Kalau kamu pegang celananya, pasti akan terasa serat – serat halusnya yang mirip dengan bahan wol.

Celana panjang corduroy cocok digunakan untuk penampilan smart casual atau semi-formal. Kamu bisa menggunakan kaos polo berkerah serta sepatu kulit, atau menggunakan atasan sweater. Kemeja berbahan denim juga cocok digunakan bersama celana panjang corduroy ini.

6. Celana Panjang Drawstring

Sesuai namanya, celana panjang drawstring memiliki karet elastis di bagian pinggang yang lalu diikat dengan tali di depannya. Celana ini bisa dilonggarkan dan diatur dengan mudah sesuai dengan kencangnya tali pengikat tersebut.

Celana panjang model drawstring ini biasanya digunakan untuk tidur sebagai celana piyama, olahraga, ataupun sekedar untuk jalan – jalan santai, dan tidak disarankan untuk kamu pakai ke acara resmi apapun.

Nah, itulah beberapa jenis celana panjang pria beserta panduan penggunaannya untuk bisa membuat tampilan kamu jadi makin keren sepanjang hari. Buat kamu yang ingin mencari celana panjang pria yang berkualitas, celana panjang chino pria, celana panjang pria modis, celana panjang pria gaul, celana panjang pria keren, dan lain – lainnya, kamu bisa mendapatkan semuanya di SONDERLAB, dan tinggal cek link berikut. Tentunya kamu bisa mempergunakan Atome sebagai metode pembayaran yang diterima di SONDERLAB. Download Atome di sini!

Categories
Belanja Online

Tips memilih celana pendek pria yang ideal

Saat ini celana pendek telah menjadi suatu tren fashion yang baru di berbagai kalangan pria, mulai dari yang muda hingga yang dewasa. Celana pendek kini mulai digemari dan mendapat tempat sejak beberapa tahun belakangan. Sebelumnya akan terasa aneh dan janggal jika kita melihat seorang pria bepergian dengan mempergunakan celana pendek untuk mendatangi mal, tempat nongkrong, dan sejenisnya.

Jika kita perhatikan seorang tokoh besar Indonesia seperti almarhum Bob Sadino, beliau selalu menggunakan celana pendek di segala kegiatannya. Beliau hanya tidak memakai celana pendek saat acara resmi seperti pernikahan, menurut buku yang membahas tentang pak Bob Sadino ini.

Pada perusahaan yang bergerak di industri kreatif, yang membebaskan para karyawannya dalam berpakaian, kita sering menemukan pegawai yang menggunakan celana pendek. Bisa dibilang hal ini karena celana pendek biasanya membuat seseorang merasa lebih bebas dan tidak kaku, sehingga tidak mengganggunya dalam menemukan ide – ide baru.

Kesan fashionable dan santai dapat pula ditimbulkan dari penggunaan celana pendek ini. Celana pendek juga sangat bisa menyelamatkan kamu dalam keadaan cuaca yang gerah dan panas. Namun ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam menggunakan celana pendek, berikut adalah tips memilih celana pendek untuk pria, yaitu:

Memilih Celana Pendek Pria Yang Ideal

Celana pendek umumnya lebih baik berakhir tepat di bagian lutut kamu. Sebisa mungkin hindari penggunaan celana pendek yang lebih pendek dari itu, jika kamu akan menggunakannya untuk bepergian keluar rumah. Kadar pantas atau tidaknya celana pendek juga tergantung dari tinggi badan kamu. Jika kamu mempunyai kaki yang panjang, kamu bisa memakai celana pendek yang berakhir tepat di bagian lutut. Sementara untuk kamu yang berkaki pendek, kamu bisa memilih celana pendek yang berakhir sedikit di atas lutut. Jadi, agar kamu terlihat rapi dan penuh percaya diri, silakan gunakan celana pendek yang berakhir tepat di bagian lutut kamu.

Memilih Bentuk Celana Pendek

Bentuk celana pendek yang cocok untuk gaya sehari – hari haruslah yang sesuai dengan bentuk paha kamu. Bentuk celana pendek yang seperti ini sering kita sebut dengan celana pendek slim-fit. Jangan sekali – sekali menggunakan celana pendek yang lebar untuk berjalan – jalan, kecuali jika kamu memang ingin berolah raga, seperti bermain futsal atau basket. Karena jenis celana pendek dengan bentuk yang lebar ini bisa membuat kamu merasa lebih leluasa dalam bergerak. Tapi sebisa mungkin jangan gunakan pada saat kamu ingin jalan – jalan ke mal atau ke tempat umum lainnya.

Mempergunakan Kaos Kaki

Di saat – saat tertentu, pasti ada waktu di mana kita akan memakai kaos kaki bersamaan dengan penggunaan celana pendek. Penggunaan kaos kaki pada saat menggunakan celana pendek adalah merupakan sebuah hal yang sulit. Karena salah dalam memilih kaos kaki akan dapat menjatuhkan penampilan kamu. Jangan mempergunakan kaos kaki jika kamu sedang menggunakan sandal, apapun jenis sandal itu. Pengecualiannya adalah jika kamu menggunakan sepatu yang tingginya di bawah mata kaki, kamu bisa mempergunakan kaos kaki yang tingginya sampai sebatas mata kaki saja. Dan jangan pernah menggunakan kaos kaki yang terlalu tinggi. Jika kamu nyaman dengan tidak memakai kaos kaki, maka akan lebih baik jika kamu tidak memakainya.

Memakai Sepatu Dan Celana Pendek

Sepatu yang cocok dan sesuai saat kamu sedang memakai celana pendek adalah model sepatu loafer. Biasanya orang – orang Barat sering memakai sepatu loafer ini dengan celana pendek. Penampilan yang dihasilkan akan terlihat lebih keren dan lebih serasi. Jika kamu tidak ingin menyamakan gaya kamu dengan orang Barat, kamu bisa menggunakan sepatu berleher pendek seperti slip-on, sneakers low top, ataupun sandal.

Memilih Pola Celana Pendek Yang Sesuai

Kamu juga harus memperhatikan pola pada celana pendek yang kamu sedang pergunakan, apakah pola vertikal atau horizontal yang tampak lebih cocok dengan ukuran tubuh kamu? Jika kamu memiliki ukuran tubuh yang tinggi dan kurus, jangan pernah mempergunakan pola atau pattern vertikal pada celana pendek kamu. Pakailah celana pendek dengan pola garis horizontal agar kamu tidak terlihat lebih kurus jika memakai pola yang vertikal. Untuk kamu yang bertubuh pendek, kamu bisa menggunakan kebalikannya, mudah bukan?

Pemilihan Pakaian Atau Atasan

Celana pendek ini biasanya akan menghasilkan gaya yang kasual. Jadi silakan gunakan atasan yang berjenis kasual juga saat menggunakan celana pendek ini. Selain kaos atau t-shirt, polo shirt merupakan kombinasi yang juga sangat cocok untuk dipergunakan dengan celana pendek. Mempergunakan kemeja lengan pendek dengan nuansa floral juga bisa kamu pilih sebagai atasan kamu agar terlihat lebih rapi dan dazzling.

Memilih Bahan Yang Nyaman

Ketika kamu hendak memilih untuk membeli celana pendek, yang nomor satu kamu harus utamakan adalah kenyamanan bahan celana pendek tersebut. Kamu tentu tidak mau membeli celana yang kurang nyaman dipakai, karena hal ini biasanya akan berhubungan langsung dengan rasa kepercayaan diri. Celana pendek biasanya terbuat dari bahan yang sangat bervariasi dan setiap bahannya memiliki karakteristik tersendiri. Silakan pilih bahan mana yang kiranya nyaman untuk kamu kenakan.

Bahan paling umum yang seringkali digunakan untuk celana pendek adalah bahan dari kain katun. Bahan ini tidak hanya kuat, namun juga tahan lama, dan bisa ekstra menyerap keringat. Bahan yang satu ini pun terasa adem di kulit, serta cocok dipergunakan untuk berbagai suasana.

Bahan lainnya yang banyak dipilih untuk pembuatan celana pendek adalah bahan dari kain nilon. Bahan nilon ini terbuat dari serat sintetis dan cenderung memiliki sifat yang elastis. Ini membuat bahan yang satu ini mudah untuk dicuci. Tekstur kainnya juga halus, lembut, dan ringan dirasa.

Bahan berikutnya adalah bahan dari poliester yang seringkali dipakai untuk celana pendek. Bahan yang ini sifatnya ringan dan tak mudah menyerap air. Bahan poliester juga mudah melar dan dikenal anti kerut.

Pilih Berdasarkan Model Celana Pendek

Celana pendek memiliki ragam model dan variasi. Supaya tak salah pakai dan tak salah saat memadukannya, kamu wajib tahu dulu aneka model celana pendek.

Pertama – tama ada celana pendek model board shorts. Celana pendek yang satu ini sangat cocok untuk dikenakan saat liburan di pantai. Bahannya biasanya ringan dan tak mudah menyerap air, sehingga jika dipakai berenang dan bermain air akan lebih cepat kering.

Kemudian ada juga celana pendek kargo yang banyak disukai orang – orang. Ciri celana pendek kargo adalah celana ini memiliki banyak kantong, biasanya ada 4 hingga 6 buah kantong pada satu celana pendek kargo. Celana ini cocok digunakan untuk kamu saat akan bertualang di alam, karena kamu bisa memasukkan beraneka ragam keperluan pentingmu dalam kantong yang banyak tersebut.

Selanjutnya kamu bisa juga memilih celana pendek denim. Celana pendek denim bisa dikenakan untuk menghasilkan tampilan yang sporty dengan memadupadankannya bersama kaos olahraga. Kamu bisa juga terlihat tampil modis dengan memadukan celana pendek denim dengan kemeja lengan pendek.

Lalu ada juga running shorts yang paling pas digunakan untuk kamu berolahraga. Celana pendek yang satu ini bahannya gampang menyerap keringat. Bobot bahan celana pendek yang satu ini sangat ringan, sehingga bisa membuat kamu jadi lebih mudah bergerak. Celana ini cocok untuk dipadukan dengan kaos polo atau kaos olahraga dan sneakers.

Kemudian ada juga model celana pendek chino yang banyak disukai para pria masa kini. Celana pendek yang satu ini cocok dipadukan dengan kaos, sneakers, hingga topi feodora. Celana pendek yang satu ini bisa menghasilkan tampilan smart casual.

Kamu ingin membeli celana pendek pria, celana pendek pria distro, ataupun celana pendek pria keren dengan kualitas terbaik? Daripada harus keluar rumah, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, tidak ada salahnya kamu untuk membelinya secara online. Salah satu situs yang bisa kamu pilih adalah SONDERLAB. Sudah pasti bahwa kehadiran SONDERLAB akan menjadikan pengalaman belanja online kamu menjadi makin efisien, aman, serta mudah. Kamu bisa mengecek berbagai pilihan celana pendek pria yang ditawarkan SONDERLAB di sini.

Selain itu SONDERLAB juga menyediakan berbagai metode pembayaran yang bisa kamu pilih. Salah satunya adalah dengan mempergunakan Atome dengan metode cicilan 3 atau 6 bulan yang bisa kamu pilih sesuai keinginan dan kebutuhan kamu. Download Atome di link ini. Segera belanja celana pendek pria pilihanmu!

Categories
Belanja Online

Berkenalan dengan jenis kemeja pria tahun 2022

Bicara soal gaya fashion pria, kemeja menjadi salah satu pakaian yang bisa dikatakan hampir dikenakan setiap hari oleh para pria. Kemeja seringnya dikenakan untuk bekerja, ataupun untuk melakukan aktivitas lainnya di luar rumah yang sifatnya semi formal hingga kasual.

Namun tahukah kamu kalau ternyata kemeja memiliki beragam jenisnya? Kemeja terdiri dari beragam potongan untuk disesuaikan dengan kegiatan sehari – hari para penggunanya. Ada kemeja yang khusus dikenakan untuk menghadiri acara resmi, dan ada pula kemeja lengan pendek yang bisa dipakai untuk bersantai di pinggir pantai ataupun sekedar nongkrong di mal.

Penasaran apa saja jenis kemeja pria? Berikut rangkuman jenis kemeja yang harus dimiliki oleh pria di dalam lemarinya, yang telah kami rangkum khusus untuk kamu.

1. Oxford Shirt

Kemeja klasik yang satu ini dikenal sebagai Oxford Cloth Button Down Shirt (OCBD). Kemeja ini memiliki nuansa semi formal, namun tidak menutup kemungkinan bisa juga dipakai untuk menghadiri acara kasual ataupun smart kasual. Kamu bisa menggunakannya dengan tambahan sepatu apa pun, mulai dari sneakers hingga pantofel.

2. Camp-Collar Short Sleeve Shirt

Kemeja lengan pendek ini cocok dikenakan untuk mendatangi acara santai. Bisa juga dipakai sebagai luaran saja, serta bisa dipadukan dengan celana pendek, atau summer pants, hingga celana jeans. Kamu bisa menggunakan sandal untuk menghasilkan looks atau tampilan santai, atau sneakers hingga oxford shoes untuk tampilan gaya yang lebih kasual.

3. Cotton Twill Overshirt

Kemeja ini memiliki ukuran yang lebih longgar dan biasanya terbuat dari bahan katun. Kemeja ini biasanya dipakai untuk acara formal atau seringkali untuk bekerja karena tampilannya yang resmi. Kamu bisa menggunakannya sebagai atasan simpel, atau sebagai luaran dari t-shirt yang cocok bila dipadukan dengan jeans hingga chino.

4. Flannel Shirt

Jenis kemeja yang satu ini banyak dan seringkali digunakan oleh para pria. Di luar negeri, kemeja ini cukup populer untuk dipakai saat musim gugur atau musim dingin, karena bahan kemeja yang ini terbuat dari katun atau wol tebal. Kemeja flanel bisa bermotif kotak – kotak atau warna polos. Cocok digunakan dengan celana jeans dan sepatu boots, atau celana chino dan sneakers.

5. Denim Shirt

Kemeja denim ini biasa dipakai sebagai luaran dan dipadukan dengan bawahan senada, yaitu celana jeans. Biasanya para pria mengenakan celana jeans dan dipadukan dengan sneakers untuk menghasilkan tampilan yang santai, atau sepatu boots untuk gaya yang lebih dandy. Pilih warna kemeja yang senada dengan warna celana jeans-mu untuk menghasilkan tampilan yang senada.

6. Linen Shirt

Kemeja yang satu ini terbuat dari bahan kain linen yang mudah menyerap keringat serta nyaman dipakai. Kemeja ini menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk kamu yang suka berkegiatan outdoor. Model kemeja ini masih terlihat stylish, sehingga bisa dipakai untuk acara apapun, mulai dari bersantai hingga menghadiri pesta pernikahan di luar gedung. Coba padankan dengan celana chino atau celana bahan lainnya untuk menghasilkan looks yang sempurna.

7. Dress Shirt

Istilah dress shirt mengacu untuk penyebutan kemeja yang dikenakan di acara – acara yang bersifat formal, sebagai padanan tuxedo dan dasi. Biasanya, kemeja yang satu ini memiliki ciri khas cutaway collar dan French cuffs pada bagian pergelangan tangannya.

8. Formal Shirt

Kemeja ini merupakan kemeja pilihan yang seringkali dipakai oleh para pekerja kantoran. Umumnya terbuat dari jenis katun poplin yang halus dan berserat kecil. Bagian belakang kemeja sengaja dibuat lebih panjang dari bagian depan sehingga memudahkan untuk dimasukkan ke dalam celana agar bisa terlihat rapi. Kemeja ini juga cocok untuk dikenakan bersamaan dengan setelan jas dan dasi untuk menghasilkan tampilan yang bersifat lebih resmi.

Ada satu lagi jenis kemeja yang kini menjadi hits di kalangan para pria pecinta fashion, yaitu kemeja oversized. Sebab selai menarik dari segi tampilan yang dihasilkan, kemeja oversized ini rupanya juga menawarkan banyak sekali keunggulan dibanding item fashion lainnya.

Apa sih kemeja oversized itu? Kemeja oversized merupakan salah satu jenis kemeja yang bercirikan sangat khas, yaitu cuttingan-nya sengaja dibuat agak kebesaran. Kemeja oversized ini memiliki banyak keunggulan. Beberapa kelebihan dari kemeja oversized yang juga menjadi alasan mengapa kamu harus mencobanya adalah sebagai berikut:

1. Nyaman Untuk Dipakai Seharian

Kemeja yang satu ini termasuk ke dalam salah satu jenis item fashion nyaman yang cocok dipakai untuk aktivitas di kegiatan sehari – hari. Kemeja ini bisa membuat kamu tampil lebih santai, serta nyaman. Karena ukurannya yang longgar, kemeja oversized ini akan membuat ruang gerak kamu menjadi semakin leluasa.

2. Bersirkulasi Udara Yang Baik

Kemeja oversized ini dapat menjadi andalan untuk meminimalisir rasa gerah dan menjaga kelembapan tubuh, terutama ketika cuaca terasa sedang panas – panasnya. Cocok dipakai untuk yang memiliki mobilitas tinggi, ataupun kamu yang memiliki banyak kegiatan.

3. Fit Di Semua Bentuk Tubuh

Kemeja oversized ini bisa dipakai dan terlihat fit untuk semua bentuk tubuh, baik kamu yang memiliki tubuh sedikit berisi atau justru cenderung kurus. Bagi kamu yang berisi, kemeja oversized ini bisa dipakai untuk menyembunyikan bentuk atau lekukan tubuh yang kurang ideal agar terlihat lebih ramping. Sementara untuk yang kurang berisi, kemeja ini dapat dipakai untuk memberikan kesan berisi pada bentuk yang kurang ideal.

4. Memiliki Nilai Plus Untuk Kesehatan

Kemeja oversized umumnya dibuat dalam ukuran yang longgar, cenderung lebih nyaman dipakai dan dari segi kesehatan pun menjadi lebih bagus dibandingkan dengan kemeja yang ketat. Hal ini bisa membuat tubuh merasa lebih nyaman, dan juga berfungsi untuk memperlancar peredaran darah dengan desainnya yang longgar.

5. Bisa Menghasilkan Tampilan Yang Lebih Stylish

Kemeja oversized juga memiliki tampilan yang terkesan lebih modern dan sangat cocok untuk dipadukan ke dalam berbagai macam gaya, baik itu gaya kasual ataupun gaya yang formal. Hal ini dikarenakan kemeja oversized memiliki tampilan yang cenderung lebih sopan, jadi aman untuk dikenakan ke dalam berbagai macam acara, baik formal maupun semi formal.

Nah, demikianlah beberapa keunggulan kemeja oversized yang telah kami kumpulkan untuk kamu, sehingga kamu kini memiliki alasan untuk memilih kemeja ini sebagai pelengkap gaya kamu dalam berpenampilan. Jika kamu tertarik untuk mengadopsi kemeja oversized, kamu bisa melihatnya di SONDERLAB. Selain kemeja oversized, SONDERLAB juga menyediakan beragam kemeja pria, baju kemeja pria, kemeja putih pria dan lain – lainnya sesuai dengan kebutuhan kamu. Dan tentunya jangan lupa, gunakan Atome sebagai metode pembayaran di SONDERLAB untuk mendapatkan pilihan tenor sesuai dengan kebutuhan kamu, entah itu 3 atau 6 bulan, tentukan sendiri pilihanmu bersama Atome. Yuk, tunggu apalagi?