Categories
Belanja Online

Atome Talks – Saya millennials, saya melek finansial

Pada bulan April 2022 lalu, Presiden Joko Widodo menyatakan, melek finansial menjadi salah satu hal yang dibutuhkan oleh seluruh generasi milenial untuk kehidupan mereka di masa depan. Terlebih berdasar hasil riset Financial Fitness Indeks pada 2021, disebutkan masih ada sekitar 85% generasi milenial yang terlihat “kurang sehat” secara finansial dan perlu segera melakukan check-up, sedangkan sisanya terlihat “sehat”, meski masih belum ideal.

Berkaitan dengan persoalan di atas, Atome akan menggelar Atome Talks – Financial Literacy, dengan tema ‘Saya Millennials, saya melek Finansial’ bersama narasumber Vemil Putra, Risk Director Atome Finansial dan juga Angeline Vandani, Marketing Manager Bank Lescadana.

Acara ini akan memaparkan topik bagaimana agar para milenial dapat melek serta cerdas finansial dalam memenuhi segala kebutuhan di dalam kehidupan mereka. Acara yang akan akan digelar pada hari Selasa, 25 Oktober 2022 ini akan fokus terhadap bagaimana sebaiknya memilih instrumen investasi, serta bagaimana cara bijak mengelola keuangan, khususnya ketika memiliki cicilan untuk kebutuhan kaum milenial.

Ayo ikut dan meriahkan acara ini untuk mendapatkan giveaway menarik dengan Syarat dan Ketentuan di bawah ini.

Syarat Dan Ketentuan:

1. Follow akun IG @atome.id

2. Berikan komentar di feed post tentang acara ini dan tag 3 (tiga) orang temanmu untuk ikutan.

3. Repost IG Post A Talks ini di IG Story kamu.

4. Kamu wajib hadir selama IG Live berlangsung di tanggal 25 Oktober 2022 mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

5. Screenshot dan simpan repost IG Story tersebut sebagai bukti tayang.

6. Pemenang akan diumumkan pada akhir acara IG Live A Talks.

7. 5 orang beruntung berkesempatan mendapatkan voucher MAP, masing – masing senilai Rp200.000.

8. Syarat dan Ketentuan dapat berubah sewaktu – waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Catat waktunya sekali lagi, yaitu pada hari Selasa, tanggal 25 Oktober 2022, pukul 16.00 WIB di IG Live Atome Indonesia. Dijamin akan ada beragam manfaat yang bisa kamu dapatkan dari para pembicara yang sudah berpengalaman dan mungkin saja kamu yang beruntung mendapatkan hadiah voucher MAP senilai Rp200.000 yang bisa kamu manfaatkan untuk kebutuhan akhir bulan. Dapatkan info lebih lengkap mengenai acara ini di Instagram Atome Indonesia, dan jangan sampai ketinggalan ya!

Categories
Belanja Online

Atome Talks – Bijak kelola cicilan, pangkal hidup nyaman

Paylater atau fitur beli sekarang bayar nanti semakin banyak diminati oleh beragam kalangan di Indonesia. Dengan layanan kredit tanpa kartu ini, kamu bisa membeli berbagai barang tanpa perlu punya uang terlebih dahulu.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), layanan paylater tidak hanya diberikan oleh lembaga keuangan seperti bank, namun juga lembaga pembiayaan dan fintech peer to peer lending. Paylater disebutkan pada dasarnya adalah layanan untuk menunda pembayaran yang wajib dilunasi di kemudian hari.

Pada tahun 2021, lembaga riset Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) mengungkapkan, masyarakat kini telah memandang paylater sebagai solusi alternatif pengelolaan keuangan, bukan hanya sekadar instrumen pembayaran. Menurut riset tersebut, 92% responden menilai layanan paylater mampu membantu mereka merencanakan keuangan jangka panjang, termasuk menabung.

Pada kesempatan kali ini, Atome menggelar Atome Talks – Financial Literacy, dengan tema Bijak Kelola Cicilan, Pangkal Hidup Nyaman bersama narasumber Rahne Putri (financial influencer), dan akan di-host oleh Ng Ong Tika, HR Director PT Atome Finance Indonesia.

Yuk, ikutan dan meriahkan acara ini untuk mendapatkan giveaway menarik dengan Syarat dan Ketentuan berikut:

Syarat Dan Ketentuan:

1. Follow akun IG @atome.id

2. Berikan komentar di feed post tentang acara ini dan tag 3 (tiga) orang temanmu untuk ikutan.

3. Repost IG Post A Talks ini di IG Story kamu.

4. Screenshot dan simpan repost IG Story tersebut sebagai bukti tayang.

5. Pemenang akan diumumkan pada akhir acara IG Live A Talks.

6. 5 orang beruntung berkesempatan mendapatkan voucher MAP, masing – masing senilai Rp200.000.

7. Syarat dan Ketentuan dapat berubah sewaktu – waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Acara yang akan diselenggarakan pada tanggal 13 Oktober 2022 pada pukul 19.00 WIB oleh PT Atome Finance Indonesia ini akan memaparkan sejumlah tips agar masyarakat dapat bijak mengatur cicilan dan mengelola keuangan jangka panjang, khususnya ketika memanfaatkan layanan paylater. Dapatkan info lengkapnya di Instagram Atome Indonesia, dan jangan sampai ketinggalan ya!

Categories
Belanja Online

7 tips rencana keuangan cerdas ala Atome

Mengelola uang secara cerdas adalah salah satu langkah penting untuk mencapai kebahagiaan dalam hidup. Tak dapat dipungkiri, segala persoalan dalam hidup bersinggungan dengan uang. Mulai dari pendidikan, kesehatan, tempat tinggal, hingga rekreasi, dan perencanaan masa depan. Tanpa pengelolaan keuangan yang baik, semua kebutuhan hidup akan terbengkalai dan bisa jadi malah menimbulkan masalah baru. Untuk itulah, dibutuhkan rencana keuangan yang baik dan tips mengelolanya secara cerdas. Pengetahuan seperti ini jarang sekali diajarkan di sekolah formal, sehingga harus kita pelajari sendiri dari praktek langsung.

Tak perlu khawatir jika selama ini kamu merasa belum membuat perencanaan keuangan yang maksimal. Atau belum pernah berkonsultasi dengan financial planner profesional yang membantu merencanakan keuangan pribadi. Selain memperbanyak literasi keuangan, yang terpenting dalam mengelola uang adalah membiasakan hidup bijak dan tidak berlebihan. Namun, agar lebih tertata dan bermanfaat untuk masa depan, ikuti tips merencanakan keuangan secara cerdas berikut ini.

1. Evaluasi Keuanganmu Selama Ini

Sebelum mengambil keputusan terkait keuangan, lakukan evaluasi terlebih dahulu untuk menganalisa caramu mengelola uang selama ini. Mulai dengan menulis daftar penghasilan yang kamu dapatkan dari bekerja, bisnis sampingan (jika ada), dan yang lainnya. Lalu cari tahu kemana saja kamu habiskan uang tersebut selama ini. Catat daftar pengeluaran bulanan, utang, dan cicilan (jika ada), serta nominal investasi yang kamu keluarkan (jika ada).

Tulis semua data keuanganmu secara rapi di buku catatan atau Ms Excel untuk memudahkan evaluasi. Buat kategori khusus dari setiap pengeluaran untuk mengetahui jenis kebutuhan yang paling banyak menghabiskan uang. Konversikan tabel pemasukan dan pengeluaran menjadi grafik agar lebih mudah dipahami. Lewat catatan ini pula kamu bisa mengetahui secara detail nominal penghasilan, pengeluaran, dan saldo yang tersisa setiap bulan.

2. Lakukan Budgeting Dan Buat Tujuan Spesifik

Setelah melakukan evaluasi, sekarang waktunya merencanakan anggaran keuangan untuk waktu mendatang. Mulai dengan membuat tujuan jangka panjang secara spesifik. Misalnya, dalam waktu 1 tahun kamu ingin membeli HP  baru senilai Rp 5.000.000, mengadakan pesta pernikahan dengan perkiraan biaya kotor Rp 25.000.000, dan lain sebagainya. Setelah itu, buat juga perencanaan keuangan untuk mencapai kebutuhan tersebut. Mulai dari menyisihkan penghasilan sekian persen, mencari tambahan uang dengan melakukan kerja sampingan, dan lainnya.

Selain menganggarkan tujuan finansial yang membutuhkan biaya besar, lakukan juga budgeting bulanan untuk mengelola uang sehari – hari. Jangan sampai menghabiskan uang setiap hari tanpa perencanaan yang baik, sehingga menimbulkan kebiasaan boros yang merugikan. Tentukan batasan – batasan berapa nominal yang boleh kamu habiskan setiap bulannya dan pastikan pengeluaranmu tidak melebihi anggaran tersebut.

3. Disiplin Menabung Dan Investasi

Anggarkan dana khusus untuk menabung dan investasi rutin setiap bulannya, agar penghasilanmu tidak berakhir dalam keranjang belanja semata. Ingat, kebutuhanmu akan uang tidak berhenti hanya dengan mencukupi kebutuhan saat ini. Tapi juga menyiapkan dana darurat dan investasi masa depan. Kuncinya, anggarkan secara khusus. Jadi, jangan tunggu ada sisa pengeluaran baru menabung.

4. Bijak Dalam Mengeluarkan Uang

Salah satu kunci keberhasilan mengelola uang terletak pada kebiasaan mengeluarkannya secara bijak. Selain mengikuti budgeting yang telah ditetapkan, pastikan untuk senantiasa melakukan pengeluaran secara berkesadaran. Hindari impulsive buying dengan dalih “mumpung promo” atau “lucu”, padahal kamu tidak membutuhkan barang tersebut. Pahami perbedaan kebutuhan dan keinginan secara baik dan selalu utamakan kebutuhan daripada keinginan. Kebutuhan adalah hal – hal yang wajib kita penuhi sekarang dan dapat menimbulkan efek nyata terhadap keselamatan jika menundanya. Sementara keinginan tidak berdampak terlalu signifikan bagi keselamatan dan terkadang akan hilang dalam waktu beberapa hari.

Banyak juga financial planner yang menyarankan untuk menghindari berutang agar tidak menambah beban tagihan. Kamu boleh mengikuti tips tersebut jika tidak ingin mengambil resiko lebih. Namun, pahami juga bahwa ada beberapa jenis utang yang bisa kamu ambil. Salah satunya adalah utang yang bertujuan positif, seperti meningkatkan produktivitas dan keuntungan bisnis. Jika dengan berutang justru dapat menambah peluang pemasukan, maka tidak ada salahnya untuk mengambil utang tersebut. Misalnya, seorang pengusaha yang berutang untuk menambah modal bisnis agar bisa menjual lebih banyak variasi produk dan dapat meningkatkan konversi. Yang pasti, tetap perhatikan kemampuan untuk membayar tagihannya setiap bulan.

5. Tambah Keran Penghasilan

Merencanakan keuangan secara bijak juga bukan sekadar bagaimana mengontrol pengeluaran. Hal yang tidak kalah penting adalah memperbanyak keran penghasilan, sehingga dapat memaksimalkan investasi dan melonggarkan pengeluaran. Dengan mendapatkan lebih banyak penghasilan, tentu kamu bisa lebih mudah memenuhi berbagai kebutuhan dan barang impian. Jadi, jangan fokus pada mengontrol anggaran saja. Cari cara untuk menambah penghasilan bulanan di luar kerja full time yang telah kamu lakukan selama ini. Misalnya, dengan melakukan kerja part time, menjalankan bisnis, menjadi affiliator online, dan lain lainnya. Saat ini ada begitu banyak kesempatan emas yang bisa kamu coba untuk menambah pundi – pundi rupiah. Jangan benamkan dirimu pada satu keran penghasilan yang pas – pasan.

6. Siapkan Asuransi Sesuai Kebutuhan

Membeli polis asuransi juga termasuk salah satu langkah jitu untuk mempersiapkan masa depan yang baik. Pilih produk asuransi sesuai kebutuhan, seperti asuransi kesehatan untuk memberikan jaminan kesehatan. Atau asuransi jaminan hari tua untuk mempersiapkan dana pensiun di masa mendatang. Dengan bekerja keras saat ini, kamu bisa mendapatkan keuntungannya nanti di masa depan. Saat terjadi kondisi darurat dan hal – hal yang tak diinginkan pun, kondisi finansial tetap bisa meng-cover-nya dengan baik. Karena itulah, jangan pernah hidup nekat tanpa mempersiapkan tabungan, asuransi, atau dana darurat sejak muda.

7. Biasakan Untuk Hidup Hemat

Untuk memaksimalkan pengaturan keuangan secara bijak, biasakan juga untuk senantiasa hidup hemat dan berkesadaran. Jika bisa memilih produk berkualitas bagus yang harganya lebih terjangkau, tak perlu memaksakan produk branded yang harganya selangit. Utamakan membeli produk yang bernilai investasi daripada memborong barang hanya untuk kesenangan 1-2 hari. Jika ada cara – cara yang dapat membantumu lebih hemat dalam mengeluarkan uang, tak ada salahnya juga untuk menjadikannya kebiasaan. Misalnya, membiasakan masak sendiri di rumah alih – alih makan di restoran mahal setiap hari. Atau coba sesekali gunakan transportasi umum daripada menyewa kendaraan yang harganya jauh lebih mahal. Membiasakan hidup hemat bukan sekadar mengontrol pengeluaran, tapi juga melatih diri agar hidup penuh rasa syukur dan berkesadaran.

Ikuti tips merencanakan keuangan secara cerdas untuk masa depan yang lebih baik. Untuk menambah ilmu seputar perencanaan finansial, coba baca buku – buku literasi keuangan yang tersedia di Gramedia. Gunakan metode pembayaran Atome untuk mendapatkan fasilitas cicilan 0% tanpa tambahan bunga, DP, dan biaya admin. Cukup bayar tagihan sesuai nominal transaksi dengan tenor 1 sampai 12 bulan. Kamu juga berkesempatan mendapatkan voucher diskon eksklusif yang bikin belanjamu jauh lebih hemat dan menguntungkan.  Makanya, download dan gunakan Atome untuk mendapatkan banyak kemudahan berbelanja.

Info menarik buat kamu nih! Ikuti keseruan Mom & Kids Fair di Atome selama bulan Juli 2022 ini. Kamu berkesempatan mendapatkan potongan Rp 50.000 dengan minimal transaksi senilai Rp 650.000, tentunya dengan Syarat dan Ketentuan berlaku ya! Promo ini berlaku di merchant – merchant seperti Babycare, Babyshop, Gingersnaps, Jaime & Jaimie, Justice, MOOIMOM, Osella Kids, Les Femmes, Naughty, dan berlaku khusus untuk pengguna setia Atome. Tunggu apalagi? Manfaatkan sekarang juga!

Categories
Belanja Online

7 tips kelola uang anti bokek di tanggal tua

Setiap tanggal tua banyak orang mengeluh kehabisan uang hingga terpaksa menghindari kegiatan berbelanja. Bahkan, berbelanja kebutuhan penting pun terpaksa dipangkas karena minimnya saldo uang bulanan. Mau tidak mau harus menunggu tanggal gajian jika ingin berbelanja kebutuhan dan barang impian lainnya. Padahal, ada beberapa kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi belinya. Bisa karena stoknya terbatas atau memang sifatnya yang urgent untuk bertahan hidup atau meningkatkan produktivitas. Untuk mengatasi hal ini, lakukan pengelolaan yang tepat agar terhindar dari resiko kehabisan uang di tanggal tua. Berikut 7 tips anti bokek di tanggal tua yang bisa kamu terapkan agar dompet tetap aman meski belum gajian.

1. Disiplin Budgeting Sejak Awal Bulan

Closeup of person holding bills and calculating them. Notebook, calculator and smartphone lying on desk. Payment concept. Cropped view.

Tips utama dalam mengelola uang yaitu dengan menerapkan budgeting sejak awal. Tentukan besarnya anggaran yang akan kamu habiskan selama satu bulan dengan memperhatikan pemasukan yang kamu dapat. Mulai dengan membagi kebutuhan berdasarkan skala prioritas terlebih dahulu, lalu buat persentase budgeting jika ingin menerapkannya dengan mudah. Misalnya, utamakan kebutuhan pokok dengan persentase budgeting sebanyak 60% dari total pemasukan. Selanjutnya, 30% untuk hiburan, dan 10% untuk tabungan dan investasi. Yang pasti, jangan terpaku pada persentase tersebut. Tetap sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan.

2. Utamakan Belanja Online

Dibandingkan belanja ke tokonya secara langsung, belanja online seringkali lebih hemat dan menguntungkan. Manfaat pertama, kamu bisa mencari rekomendasi toko dan produk terbaik hanya dengan scroll melalui gadget. Tentu lebih mudah dibandingkan harus keliling kota dan memasuki beberapa toko satu per satu. Dari pencarian toko online tersebut, pilih kualitas produk terbaik berdasarkan deskripsi dan review pelanggan. Lalu, pertimbangkan juga harga dan promo yang ditawarkan. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan penawaran produk terbaik dengan harga paling bagus sesuai anggaran yang telah kamu tetapkan.

3. Teliti Dalam Memilih Toko

Ingat, jangan hanya berfokus pada harga produk yang murah. Perhatikan juga kualitas dari barang yang ingin kamu dapatkan tersebut. Tidak hanya mencakup kualitas produk, tapi juga kualitas layanan toko itu sendiri. Sebab, kamu juga membutuhkan layanan toko terbaik yang menguntungkan. Tentu percuma jika produknya murah meriah, tapi packaging produk tidak aman dan pengirimannya lambat. Jadi, perhatikan dengan baik bagaimana testimoni pelanggan terhadap kualitas layanan toko bersangkutan.

4. Manfaatkan Layanan Buy Now Pay Later

Siapa bilang memakai pay later itu hanya menambah beban keuangan? Justru kamu bisa mendapatkan banyak kemudahan jika menggunakan aplikasi pay later yang tepat. Budgeting yang telah kamu terapkan sejak awal bulan juga bisa berjalan lancar jika memanfaatkan pay later ketika ada kebutuhan mendadak. Misalnya saja saat ada kebutuhan mendadak di akhir bulan dan anggaran yang kamu miliki telah habis. Maka solusi agar kamu tetap dapat memenuhi kebutuhan yaitu dengan menggunakan pay later.

Yang pasti, kamu harus pintar – pintar dalam memilih layanan buy now pay later ini. Pilih yang menyediakan fasilitas cicilan paling ringan. Misalnya, suku bunga 0% atau kalau bisa tidak melebihi 1%. Pilih juga yang sistem cicilannya bulanan dengan tenor cukup panjang, misalnya dengan lama tenor hingga 12 bulan. Dan yang terpenting, cari layanan pay later yang telah bekerjasama dengan banyak merchant, sehingga kamu tidak akan kerepotan saat ingin membeli berbagai kebutuhan dari merchant favoritmu.

5. Raji Cari Promo Biar Semakin Hemat

Tips anti bokek paling jitu yaitu dengan menghemat pengeluaran semaksimal mungkin. Penghematan di sini tidak harus dengan memangkas kegiatan belanja saja kok. Kamu juga bisa menghemat pengeluaran dengan rajin mencari info promo terbaru yang menguntungkan. Sebelum berbelanja produk, coba cari promo – promo yang relevan dengan kebutuhanmu itu. Entah promo dari produknya langsung, toko – toko yang menjualnya, atau dari layanan lainnya. Mendapatkan diskon 5% juga sudah cukup lumayan untuk membantumu lebih berhemat. Apalagi jika kamu memiliki kartu member atau sejenisnya. Biasanya kamu bisa mendapatkan lebih banyak promo menguntungkan yang sifatnya eksklusif.

6. Biasakan Masak Makanan Sendiri Di Rumah

Satu lagi tips berhemat yang bikin anti bokek di tanggal tua yaitu dengan membiasakan masak makanan sendiri di rumah. Jangan terlalu sering makan di luar, apalagi jika kamu sampai menjadikannya kebiasaan setiap hari. Sebab, pengeluaran untuk makan termasuk besar dan frekuensinya pun tidak hanya sekali. Tapi bisa sampai 2-3 kali sehari. Jadi, cukup sesekali makan di luar dan biasakan masak makanan sendiri di rumah. Memasak makanan sendiri juga lebih terjamin kebersihan dan kesehatannya. Meskipun sedikit merepotkan, namun kebiasaan ini worth it dilakukan untuk menjaga finansial tetap aman hingga akhir bulan.

7. Cari Tambahan Penghasilan Sampingan

Happy casual beautiful asian woman working on a laptop sitting on floor at home.

Salah satu tips keuangan yang sering dilupakan adalah memperbanyak penghasilan. Jangan hanya fokus mengontrol atau mengurangi pengeluaran, tapi coba juga cari alternatif yang tidak kalah penting, yaitu memperbanyak keran penghasilan. Jika pemasukan bertambah, tentunya kamu bisa spend pengeluaran lebih banyak. Caranya, tambah penghasilan dengan mengerjakan project kerja sampingan, freelance, atau menjalankan bisnis. Jika dilakukan secara konsisten, kamu bisa mendapatkan tambahan uang jajan yang cukup menguntungkan dan bahkan bisa menambah saldo tabungan.

Promo Spesial Dari MAP Online!

Ingat, salah satu tips anti bokek adalah rajin mencari promo yang bikin belanja semakin hemat. Nah, kebetulan sekarang ada promo menarik dari MAP (Mitra Adi Perkasa) yang bagi – bagi diskon spesial di beberapa merchant online. Syaratnya, cukup download Atome dan gunakan transaksi online dengan ketentuan berikut.

  • Diskon Rp 100.000 khusus pengguna baru. Daftar Atome dan lakukan transaksi dengan minimal transaksi Rp 750.000 di Planet Sports Online, New Balance Online, atau Skechers Online.
  • Diskon Rp 150.000 khusus pengguna setia Atome. Lakukan pembelanjaan dengan minimal transaksi Rp 1.200.000 menggunakan Atome di Planet Sports Online, New Balance Online, atau Skechers Online.
  • Diskon Rp 100.000 khusus pengguna setia Atome. Lakukan pembelian barang dengan minimal transaksi Rp 1.200.000 menggunakan Atome di Sephora Online.
  • Diskon Rp 100.000 khusus pengguna setia Atome dan MAP Club Online dengan minimal transaksi Rp 1.000.000 di merchant MAP.

Ikuti tips di atas biar anti bokek di tanggal tua. Jangan lupa juga untuk ikutan berburu promo spesial dari MAP dengan belanja menggunakan Atome di merchant – merchant pilihan. Bukan hanya kamu berkesempatan untuk mendapatkan potongan harga yang bisa membuat belanja semakin hemat, kamu juga bisa menikmati fasilitas cicilan 0% tanpa biaya tambahan. Cukup bayar tagihan sesuai nominal transaksi dengan tenor cicilan hingga 1 sampai 12 bulan. Jumlah merchant-nya mencapai 5.500 lebih, baik store – store offline maupun online. Selain merchant – merchant ternama dari MAP, Atome juga bekerjasama dengan store – store keren lainnya di berbagai kategori. Mulai dari kategori fashion ada H&M, Buccheri, Zalora, dll. Di kategori kecantikan ada Sociolla, Zataru, Skin+Clinic, dan masih banyak yang lainnya. Ada juga kategori home decor, seperti IUIGA, Scandia, Sleep&Co, dan masih banyak lagi. Download dan gunakan Atome sekarang untuk mendapatkan pengalaman belanja lebih memuaskan!

Categories
Belanja Online

5 alasan kenapa gen Z dan milenial perlu coba memakai Atome

Inovasi teknologi finansial dalam bidang bisnis telah membawa banyak perubahan positif. Salah satunya, kehadiran aplikasi buy now pay later yang menjadikan kehidupan lebih inklusif untuk semua orang, khususnya dalam kegiatan berbelanja. Siapapun dapat membeli kebutuhan dan barang impiannya sekarang juga tanpa mengeluarkan uang terlebih dahulu. Tentu hal ini sangat membantu orang – orang yang memiliki kebutuhan urgent di saat kondisi dompet kurang mendukung. Atau membantu seseorang memenuhi kebutuhan dalam mendapatkan barang impiannya untuk dapat menunjang produktivitas dan profesionalitasnya dalam bekerja. Dengan begitu, tidak ada lagi yang perlu menunda kegiatan belanja hanya karena belum ada dana. Tinggal manfaatkan aplikasi pay later seperti Atome dan roda ekonomi pun terus berputar dan berdampak positif pada pemasukan devisa negara.

Sampai di sini, Anda pasti sudah paham banyaknya keuntungan yang bisa didapat dengan menggunakan Atome. Lalu, apakah keuntungan tersebut juga bisa dirasakan para milenial dan gen Z? Tentu saja bisa! Apakah memang gen Z dan milenial perlu menggunakan aplikasi buy now pay later? Bagaimana jika aplikasi pay later justru membiasakan gen Z dan milenial menjadi lebih konsumtif? Jangan salah! Justru kehadiran aplikasi pay later dapat membawa banyak kemudahan sekaligus sebagai media pembelajaran untuk gen Z dan milenial dalam mengatur keuangan. Berikut 5 alasan mengapa gen Z dan milenial perlu menggunakan aplikasi pay later seperti Atome.

1. Belum Memiliki Pekerjaan Tidak Jadi Halangan

Gen Z dan milenial sering kesulitan mengajukan pinjaman atau cicilan, karena belum memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap. Atau, sudah bekerja dan berpenghasilan tetap, tapi nominalnya dianggap kurang memenuhi persyaratan pendaftaran kartu kredit atau layanan sejenisnya. Padahal, gen Z dan milenial juga memiliki kebutuhan penting yang harus segera dipenuhi sendiri. Di sinilah gen Z dan milenial perlu menggunakan layanan buy now pay later dari Atome. Sebab, prosedur pengajuan Atome lebih fleksibel dan tidak terpaku pada data tradisional dalam proses approval user. Sebab, Atome menyadari bahwa kebanyakan gen Z dan milenial saat ini juga memiliki penghasilan dari sektor informal, seperti freelance atau investasi.

Karena itulah, cara mendapatkan layanan Atome sangatlah mudah. Pengguna cukup men-download aplikasi Atome melalui App Store atau Play Store, lalu mendaftar akun menggunakan email dan nomor HP aktif. Verifikasi datanya pun juga hanya menggunakan KTP asli dan swafoto. Tak perlu melampirkan buku rekening tabungan, slip gaji, atau berkas administrasi lainnya seperti pada pengajuan kartu kredit. Prosesnya pun cepat dan pengguna bisa langsung menikmati fasilitas cicilan ke merchant – merchant yang bekerjasama dengan Atome.

2. Bisa Belanja Tanpa Mengeluarkan Biaya Besar Sekaligus

Gen Z dan milenial juga seringkali dihadapkan pada situasi urgent untuk memenuhi kebutuhan tertentu yang nominalnya lumayan besar. Misalnya, seorang fotografer yang kameranya tiba – tiba rusak. Tentu dia harus membeli kamera baru untuk tetap bisa bekerja dan menghasilkan uang. Sayangnya, harga kamera terlalu mahal dan dia belum cukup uang jika harus membeli kamera baru lagi. Kalaupun ada uang, pengeluaran untuk membeli kamera tersebut akan mengganggu budgeting bulanan yang telah dirancang sebelumnya. Akhirnya keuangan jadi keteteran dan harus ada kebutuhan lain yang dikorbankan.

Untuk mengatasi masalah seperti ini, gen Z dan milenial cukup menggunakan layanan pay later dari Atome. Tidak perlu menunda belanja kebutuhan penting atau mengorbankan kebutuhan lainnya. Karena Atome menyediakan fasilitas cicilan 0% yang dapat meng-cover pembayaran berbagai barang dengan biaya besar sekaligus. Anda tak perlu mengeluarkan total biaya dalam nominal besar sekaligus, tapi cukup mencicilnya tiap bulan dengan nominal lebih kecil. Tentu lebih ringan bukan? Apalagi, fasilitas cicilan dari Atome bebas DP dan biaya admin lainnya. Jadi, cukup bayar tagihan sesuai nominal transaksi.

3. Semakin Tech Savvy Dan Kekinian

Atome bukan sekadar metode atau layanan pembayaran. Tapi sebagai gaya hidup baru yang memudahkan semua orang dalam memenuhi kebutuhan dan mengelola keuangan. Apalagi, layanan Atome menggunakan dukungan teknologi digital berbasis smartphone yang kini penggunaannya semakin masif dan hype. Tentu sangat cocok untuk gen Z dan milenial yang 24 jam dalam kesehariannya tidak terlepas dari benda ajaib ini. Para milenial dan gen Z pasti lebih nyaman bertransaksi secara digital atau belanja online menggunakan smartphone. Tak perlu menyiapkan uang tunai di dompet yang rawan hilang atau kecopetan. Lebih aman dan praktis memindai QR code Atome saat membayar total belanja di kasir. Atau checkout dengan metode pembayaran Atome saat belanja online di merchant favorit. Tanpa disadari, Anda pun telah selangkah lebih maju dan menjadi bagian dari generasi tech savvy.

4. Punya Rasa Kepemilikan

Meskipun belum berpenghasilan tetap, gen Z dan milenial tetap bisa membeli kebutuhan atau barang impiannya tanpa meminta uang dari orang tua. Seperti telah disinggung sebelumnya, Atome dapat memberikan fasilitas cicilan 0% yang bisa Anda cicil dengan tenor 1, 3, 6, atau 12 bulan. Jadi, tak perlu menodong orang tua untuk membelikan barang impian yang harganya mahal. Beli sendiri dengan mencicilnya menggunakan layanan pay later dari Atome. Nominal cicilan bulanan yang kecil tentu lebih mudah dibayar daripada langsung membayar total tagihannya sekaligus. Lagi pula, dengan membeli kebutuhan dan barang impian dengan uang sendiri pasti lebih membanggakan bukan? Membeli barang impian dengan cara mencicil bukanlah suatu hal yang memalukan, tapi justru kebanggaan atas usaha dan kerja keras pribadi. Anda pun dapat merasakan kepemilikan penuh terhadap barang yang telah berhasil Anda beli sendiri.

5. Belajar Mandiri Dan Disiplin Mengatur Pengeluaran

Anda pasti sering mendengar anggapan yang menilai pay later menjadikan penggunanya lebih boros dan konsumtif. Padahal, itu anggapan yang tidak benar. Atome justru dapat mengajarkan gen Z dan milenial untuk lebih bijak dalam mengontrol pengeluaran. Para pengguna dapat belajar menghitung pengeluaran bulanan secara mandiri. Lalu, menyusun budgeting yang tepat untuk mengatur keuangan di bulan berikutnya, termasuk batas maksimal cicilan yang mampu dibayar. Jadi, dari yang dulunya hanya meminta uang kepada orang tua, sekarang Anda bisa belajar bertanggung jawab memenuhi kebutuhan pribadi dengan cara mencicilnya. Selain belajar lebih mandiri, prosedur pembayaran cicilan setiap bulan ini juga dapat mengajarkan pengguna lebih disiplin dalam melaksanakan kewajiban.

Kehadiran Atome membawa banyak manfaat, termasuk bagi gen Z dan milenial. Mulai dari menjadi generasi yang tech savvy, kemudahan memenuhi kebutuhan gaya hidup, hingga terbiasa mengatur keuangan. Tak perlu takut menjadi konsumtif atau terlilit banyak tagihan. Justru di sinilah tantangan mengelola keuangan secara bijak dan mindful. Apalagi, Atome memberikan banyak kemudahan untuk penggunanya. Anda bisa menikmati fasilitas cicilan 0% tanpa DP dan biaya admin dengan tenor hingga 3 sampai 12 bulan. Jumlah merchant yang bekerjasama dengan Atome telah mencapai 5.000 lebih brand dan store dari berbagai kategori. Dari brand fashion, elektronik, kecantikan, kebugaran, dan kebutuhan gaya hidup lainnya. Belum lagi dengan adanya promo spesial dan voucher diskon eksklusif yang bikin pengalaman belanja jadi lebih menguntungkan. Tidak ingin melewatkan semua keuntungan ini ‘kan? Makanya, download dan gunakan Atome sekarang juga! Ikuti juga semua media sosialnya untuk update info promo terbaru!

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI

Categories
Belanja Online

THR langsung habis? Lakukan 5 tips ini

Kabar bahagia di bulan Ramadan kali ini, karena pemerintah kembali mewajibkan pemberian THR untuk seluruh karyawan. Kira – kira, sudah merencanakan ingin membeli apa saja pakai uang THR? Memborong pakaian baru, snack Lebaran, atau biaya pulang kampung? Yang pasti, jangan sampai Anda kalap belanja hanya karena menganggap THR bagaikan durian jatuh yang keberadaannya tidakperlu dianggarkan secara khusus. Mentang – mentang bukan pemasukan rutin setiap bulan, THR pun langsung dihabiskan begitu saja. Padahal, nominal THR cukup lumayan untuk investasi atau memenuhi kebutuhan penting lainnya. Karena itulah, Anda perlu merencanakan pengelolaan THR secara matang. Lakukan budgeting yang tepat agar tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari.

Lantas, bagaimana cara mengelola THR yang baik? Simak rangkuman webinar “A Talks: Uang THR Langsung Habis? Jangan Dong!” yang diselenggarakan oleh PT Atome Finance Indonesia, 13 April 2022 kemarin. Atome bekerjasama dengan komunitas Minimalist Mom dan mengundang financial planner, Aliyah Natasha, dan seorang content creator, Suci Utami.Sambil menunggu THR cair, langsung ikuti tipsnya berikut ini.

1. Gunakan Rumus 50:50

Cara paling utama untuk mengelola uang THR yaitu dengan melakukan budgeting alias mengatur anggaran. Sebelum membelanjakan uang THR, tentukan terlebih dahulu kebutuhan apa saja yang ingin dipenuhi dengan uang tersebut. Jangan begitu THR sudah di tangan, Anda langsung kalap membeli semua barang tanpa perencanaan.

Jika selama ini Anda sudah punya budgeting tersendiri dalam mengatur uang bulanan, sekarang coba buat lagi khusus uang THR. Jadi, tak perlu mengutak – atik budgeting bulanan yang sudah ada. Supaya tidak bingung, ada satu rumus budgeting paling ideal untuk mengatur THR, yaitu 50:50. Perbandingan tersebut meliputi saving and spending. Jadi, gunakan 50% THR untuk menabung dan 50% lagi untuk belanja kebutuhan Lebaran. Ini adalah rumus budgeting termudah yang bisa Anda tiru dan nilainya pun seimbang antara pengeluaran dan dana tabungan.

Namun, presentase tersebut tidak bersifat final. Tetap sesuaikan budgeting dengan nominal THR dan kebutuhan yang Anda miliki. Jika memang kebutuhan Lebaran sangat banyak dan 50% THR kurang mencukupi, maka tak ada salahnya memperkecil dana tabungan. Apalagi, nominal THR setiap karyawan juga berbeda – beda. Jadi, rumus 50:50 memang tidak bisa disamaratakan untuk semua orang. Yang pasti, usahakan menyisihkan sebagian THR untuk tabungan tambahan.  

2. Budgeting Secara Detail

Setelah menentukan presentase yang tepat antara saving and spending, sekarang buat budgeting secara lebih detail di bagian spending. Tentukan kebutuhan apa saja yang Anda butuhkan selama Lebaran nanti dan hitung kisaran harganya. Tulis daftarnya sebelum memutuskan belanja menggunakan uang THR.

Jika berniat berdonasi atau berbagi THR dengan kerabat terdekat, jangan lupa juga untuk menganggarkan dana khusus. Tentukan berapa banyak saudara yang akan Anda beri THR dan berapa kisaran nominalnya masing – masing. Meskipun bentuknya amal, namun Anda harus menyiapkannya secara matang agar pengeluaran selama Lebaran nanti tetap terkontrol. Jangan sampai total pengeluaran lebih besar dari nominal yang telah dianggarkan.

3. Buat List Prioritas

Untuk memudahkan perencanaan budgeting THR secara detail, buatlah list prioritas dari yang paling urgent hingga kebutuhan yang masih bisa ditunda. Bedakan antara kebutuhan dan keinginan agar tidak semua hal yang Anda inginkan masuk daftar kebutuhan.

  • Kebutuhan adalah segala sesuatu yang Anda butuhkan saat ini atau dalam waktu dekat dan memengaruhi keselamatan atau kehidupan Anda. Jika tidak segera dipenuhi, maka kesehatan atau keselamatan Anda akan terancam. Misalnya, kebutuhan makan, berpakaian dan tidur di tempat yang layak, dan lain lain. Di momen Lebaran, biasanya ada kebutuhan penting yang sudah menjadi kewajiban, seperti membayar zakat fitrah. Atau kebutuhan yang sudah menjadi tradisi, seperti iuran tahunan, arisan keluarga, dan yang lainnya. Jadi, jangan sampai lupa untuk menganggarkannya dalam daftar prioritas utama.
  • Keinginan adalah segala sesuatu yang Anda inginkan, namun sifatnya tidak terlalu urgent dan tidak mengancam keselamatan. Misalnya, keinginan untuk membeli baju Lebaran baru hingga 5 pasang. Mungkin, Anda bisa menyiasatinya dengan mengutamakan untuk membeli 1 pasang terlebih dahulu.

4. Miliki Timeline

Timeline khusus budgeting THR juga penting dilakukan agar Anda tidak kebablasan selama spending uang tersebut. Buatlah timeline mulai dari hari Anda mendapatkan THR dan rencanakan waktu penggunaan uang tersebut. Penentuan timeline ini akan membantu Anda untuk lebih berhemat dan mematuhi rumus budgeting yang telah Anda buat. Misalnya,  Anda menentukan timeline THR untuk belanja kebutuhan selama 7 hari. Artinya, uang tersebut harus bisa bertahan selama 7 hari setelah dicairkan. Jangan sampai THR cair pagi hari, lalu sorenya sudah habis tak bersisa.

5. Miliki Mindset “Happy Now, Happy In The Future, dan Must Be Happy”

Dalam menentukan budgeting beserta timeline-nya, pastikan rencana belanja, dan menabung dianggarkan bisa Anda nikmati dalam waktu lama. Ingat, langkah pengelolaan uang THR ini bertujuan agar Anda tetap bisa happy sekarang, nanti, dan memang Anda harus happy. Jadi, jangan sampai THR yang Anda dapatkan langsung lenyap hingga menimbulkan penyesalan di akhir nanti.

Selain itu, tetaplah fleksibel dalam mengatur uang THR. Jangan terlalu terpaku pada rumus yang telah Anda tentukan di awal jika memang terdapat kebutuhan urgent yang harus dipenuhi. Tinggal rombak lagi budgeting yang ada dan sesuaikan sisa dana untuk melengkapi kebutuhan lainnya. Jangan terlalu membebani diri dengan ekspektasi budgeting di luar kemampuan. Sebab, tujuan budgeting untuk memudahkan spending and saving, bukan justru justru membebani. Jika memang ada kebutuhan penting yang belum ter-cover dalam pengeluaran yang dianggarkan, Anda bisa menggunakan layanan pay later sebagai opsi. Misalnya, dengan menggunakan fasilitas cicilan 0% dari Atome yang bisa Anda cicil dengan tenor 3 atau 6 bulan tanpa DP. Sehingga Anda tetap bisa membeli kebutuhan penting tanpa mengganggu cash flow yang telah dianggarkan. Menarik sekali bukan?

THR memang uang tambahan yang Anda dapatkan di luar pemasukan rutin setiap bulannya. Tapi, bukan berarti Anda bebas menghabiskannya saat itu juga. Kalau masih bisa ditabung, kenapa harus  dipakai foya – foya? Ingat, masih banyak kebutuhan menanti setelah bulan Ramadan dan Lebaran. Jadi, tetap kelola uang secara bijak dengan mengikuti tips mengatur THR di atas.

Jangan lupa juga untuk terus menggunakan aplikasi Atome untuk mendapatkan berbagai kemudahan berbelanja. Mulai dari cicilan 0% dengan tenor 3 atau 6 bulan hingga voucher diskon eksklusif dari 5.000 lebih merchant yang bekerjasama. Budgeting keuangan bulanan jadi lebih mudah dan Anda pun bisa menikmati pengalaman belanja lebih hemat. Apalagi, di bulan Ramadan kali ini Atome punya banyak promo menarik dengan total hadiah hingga ratusan juta rupiah. Jadi, jangan sampai melewatkan kesempatan ini. Gunakan aplikasi Atome dan ikuti semua media sosialnya untuk update info promo terbaru.

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI

Categories
Belanja Online

5 cara mudah mengatur keuangan dengan pasangan

Pengadilan Agama mencatat hampir 25% kasus perceraian yang terjadi pada tahun 2020 disebabkan oleh masalah ekonomi. Ini menunjukkan bahwa manajemen keuangan berperan besar dalam menentukan keharmonisan keluarga. Tanpa perencanaan keuangan keluarga yang baik, pasangan suami istri rentan mengalami berbagai masalah ekonomi. Mulai dari lilitan hutang, kebutuhan yang tidak terpenuhi, hingga tujuan investasi yang tidak sejalan. Akhirnya semua masalah itu menimbulkan perselisihan panjang yang tak terselesaikan antar pasangan.

Jangan sampai hal itu terjadi pada keluarga Anda. Siapkan perencanaan keuangan yang baik bersama pasangan agar ekonomi keluarga berjalan lancar. Isu inilah yang diangkat Atome dalam webinar bertajuk “A Talks : Kamu dan Aku Sama – Sama Atur Keuangan!“. Atome berkolaborasi dengan komunitas @uang_kita, @shestarts.id, dan @indonesiafinancesociety untuk membahas bagaimana cara mengatur keuangan yang baik bersama pasangan. Kira – kira apa saja tips and trick dalam mengelola keuangan keluarga? Simak insight menarik dari webinar yang diselenggarakan tanggal 4 Maret 2022 kemarin berikut ini.

Cara Mengatur Keuangan Dengan Pasangan

Menikah bukan sekadar menyatukan dua hati untuk saling mengasihi. Di dalamnya juga terdapat komitmen dan tanggung jawab antar pasangan untuk bersama – sama menjalankan roda ekonomi keluarga. Karena itulah, butuh financial planning yang tepat agar keuangan keluarga ke depannya tidak keteteran. Berikut beberapa tips mudah mengatur keuangan bersama pasangan yang bisa Anda praktekkan dalam kehidupan berumah tangga.

1. Saling Terbuka Soal Finansial

Kunci utama pengaturan keuangan keluarga yang baik yaitu saling terbuka. Pasangan harus saling jujur tentang masalah keuangan masing – masing, bahkan jauh – jauh hari sebelum memutuskan menikah. Tak heran, banyak penasehat pernikahan yang selalu menyarankan calon mempelai untuk melakukan pre marriage talk secara intens. Salah satunya yaitu membahas keuangan. Mulai dari seberapa banyak harta yang dimiliki, jumlah pemasukan dan pengeluaran per bulan, hingga besarnya utang (jika ada). Sebab, setelah menikah bukan hanya “uangmu uangku, tapi juga utangmu jadi utangku“.

Ketika pasangan memiliki beban tanggung jawab membiayai orang tua, adik, atau saudara lainnya juga perlu dibicarakan sejak awal. Sehingga daftar pengeluaran keluarga dapat dilacak secara jelas. Jangan sampai ada pengeluaran yang ditutup – tutupi hanya karena takut tidak mendapat persetujuan pasangan. Lebih baik jujur sedari awal dan melakukan kesepakatan tertentu sebagai jalan tengah.

2. Budgeting Dengan Rumus 10:20:30:40

Setelah saling terbuka perihal masalah keuangan dengan pasangan, Anda perlu melakukan perencanaan keuangan yang baik melalui budgeting. Penentuan anggaran pengeluaran bulanan sangatlah membantu Anda dalam menggunakan uang secara lebih bijak. Sehingga pengeluaran terkontrol dan tidak melebihi pemasukan yang Anda berdua dapatkan. Sebagai rekomendasi, gunakan rumus budgeting 10:20:30:40 dengan rincian sebagai berikut:

  • 10% dari total pemasukan untuk kebutuhan sosial seperti donasi.
  • 20% dari total pemasukan untuk tabungan atau investasi.
  • 30% dari total pemasukan untuk membayar cicilan (jadi, usahakan jika ingin berutang nilainya tidak melebihi 30% total pemasukan).
  • 40% dari total pemasukan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari, seperti biaya makan, tempat tinggal, tagihan listrik, air, pulsa, dan lain lain.

3. Siapkan Dana Darurat

Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Bahkan, di saat semua baik – baik saja, berbagai kondisi tak terduga bisa saja muncul tiba – tiba. Misalnya, pasangan kehilangan pekerjaan, keluarga mengalami kecelakaan atau penyakit serius, hingga terjadinya bencana alam atau krisis moneter. Tentu semua itu berpengaruh besar terhadap ekonomi keluarga sehari – hari. Sehingga Anda dan pasangan wajib menyiapkan dana darurat dengan nominal yang tepat.

Penentuan besaran dana darurat tidak boleh sembarangan, apalagi hanya mengandalkan perkiraan. Penentuan dana darurat berbeda – beda tiap keluarga, tergantung jumlah tanggungan dan stabilitas profesi Anda.

  • Jika masih berstatus single dan belum punya tanggungan, maka dana darurat minimal sebesar 3x jumlah pengeluaran per bulan.
  • Jika  sudah menikah dan memiliki anak, maka dana darurat minimal yang harus Anda miliki yaitu 6x jumlah pengeluaran per bulan. Jika memiliki 2 anak, maka kalikan dua menjadi 12x jumlah pengeluaran bulanan.
  • Selain itu, sesuaikan juga dengan stabilitas profesi Anda. Semakin ‘tidak pasti’ profesi kepala keluarga, maka butuh pengkalian dana darurat lebih banyak.

4. Bijak Dalam Berbelanja

Selain memperhatikan rumus budgeting yang telah disepakati, Anda dan pasangan juga harus menerapkan pola belanja yang bijak. Bahkan, jika perlu Anda bisa berdiskusi dengan pasangan sebelum membeli barang – barang tertentu. Selain menghindari cekcok, langkah ini juga efektif untuk memastikan pengeluaran tidak melebihi jumlah pemasukan. Lakukan beberapa pertimbangan berikut setiap akan memutuskan berbelanja:

  • Bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Sebelum belanja suatu barang, coba telusuri apakah barang tersebut termasuk kebutuhan yang sifatnya urgent atau sekadar keinginan belaka.
  • Telusuri apakah keberadaan barang incaran tersebut mempengaruhi kehidupan kita atau tidak. Jika barang tersebut tidak terlalu berpengaruh secara signifikan untuk hidup kita, lebih baik tidak perlu membelinya.
  • Ingat – ingat kembali apakah Anda telah memiliki barang tersebut atau belum. Biasanya beberapa orang berbelanja banyak barang yang sama hanya untuk mengoleksi varian warna atau desainnya yang beragam. Agar tidak berujung pada pemborosan, lebih baik prioritaskan memenuhi kebutuhan daripada mengoleksi barang yang telah Anda punya.

5. Lakukan Gaya Hidup Smart Spending

Selain menerapkan pola belanja secara bijak, Anda juga perlu membiasakan smart spending yang lebih efektif dalam mengatur keuangan. Saat ini tren belanja menggunakan layanan  “Buy Now Pay Later” semakin banyak dipilih karena menawarkan banyak kemudahan. Contohnya, jika menggunakan aplikasi Atome. Anda bisa berbelanja semua kebutuhan dan barang impian sekarang juga, lalu mencicil tagihannya nanti selama 3 atau 6 bulan. Besarnya tagihan pun sesuai nominal transaksi, tanpa adanya tambahan bunga, DP, dan biaya admin. Anda juga tidak perlu khawatir terlambat membayar angsuran, karena aplikasi Atome selalu mengirim push notification secara otomatis sebelum jatuh tempo berakhir.

Cara belanja seperti ini akan memudahkan Anda dalam mengontrol pengeluaran bulanan. Sebab, semua nominal tagihannya jelas dan bisa Anda sesuaikan berdasarkan anggaran. Cukup melihat menu Tagihan pada aplikasi Atome dan Anda pun akan tahu besarnya cicilan yang harus dibayar per bulan. Dengan fasilitas cicilan 0% dari Atome, Anda tidak perlu menunda belanja untuk meningkatkan produktivitas dan kebutuhan profesional Anda lagi.

Sekarang Anda pasti mulai sadar kalau keluarga yang harmonis tak cukup hanya dengan bermodal cinta. Butuh keterbukaan dan perencanaan keuangan yang baik agar perekonomian keluarga lancar dan  menciptakan kebahagiaan. Gunakan aplikasi Atome untuk menerapkan smart spending yang efektif dalam pengelolaan keuangan keluarga. Semua kebutuhan terpenuhi dan pengeluaran pun tetap terkontrol dengan adanya fasilitas cicilan 0% hingga 3 atau 6 bulan. Bahkan, Anda berkesempatan mendapatkan voucher diskon eksklusif dari 5.000 lebih merchant yang telah bekerjasama. Sehingga lebih menghemat pengeluaran Anda sehari – hari. Jadi, tunggu apa lagi? Segera download dan gunakan aplikasi Atome sekarang juga. Dan ikuti juga semua media sosial Atome untuk update informasi promo terbaru. 

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI

Categories
Belanja Online

5 tanda wanita mandiri secara finansial: Anda juga bisa!

Tanggal 8 Maret diperingati sebagai International Women’s Day, di mana banyak wanita melakukan aksi tuntutan untuk memperjuangkan keadilan gender. Terlepas dari masih banyaknya ketimpangan sosial antara laki-laki dan perempuan, tentu Anda setuju bahwa wanita berhak mandiri secara finansial. Menjadi wanita bukan berarti berdiam diri menanti nafkah suami atau uang saku dari orang tua. Akan tetapi wanita juga perlu berdiri di atas kakinya sendiri untuk memenuhi segala kebutuhan. Sikap mandiri ini sekaligus sebagai bentuk kesadaran wanita bahwa dirinya berdaya. Apalagi, kondisi finansial sangatlah penting dan mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan. 

Lalu, bagaimanakah caranya menjadi wanita yang mandiri secara finansial? Kuncinya, wanita harus mampu mandiri dan tidak menggantungkan kebutuhan keuangan pada orang lain, termasuk suami atau orang tua. Wanita juga perlu memiliki financial literacy yang baik sehingga mampu mengelola keuangan pribadi maupun keluarga secara efektif. Berikut tanda – tanda wanita mandiri secara finansial yang perlu Anda praktekkan.

1. Punya Penghasilan Pribadi

Langkah pertama menjadi perempuan mandiri yaitu memiliki penghasilan sendiri. Sehingga, wanita tidak terus – terusan bergantung pada orang lain. Mau beli skincare tak perlu menunggu suami gajian. Mau beli baju model terbaru juga tidak perlu merengek pada orang tua lagi. Bahkan, Anda juga bisa membayar semua tagihan di Atome dengan uang sendiri. Entah itu penghasilan dari bekerja secara full time, sampingan, atau membuka usaha.

Bagaimana dengan ibu rumah tangga? Pasti akan selalu ada celah untuk mengakalinya. Manfaatkan berbagai kesempatan untuk mendapatkan penghasilan sampingan dari rumah. Misalnya, berjualan online, membuka les privat, bergabung dengan komunitas reseller, affiliate marketer, dan lain lain. Di era teknologi digital saat ini, banyak kesempatan terbuka lebar untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Jadi, jangan berdiam diri dan sekadar hanya menjadi penontonnya saja. Pelajari bagaimana caranya dan aktiflah mencari peluang sekalipun Anda hanya berada di rumah. Sekali lagi, hal ini bukan semata – mata untuk mengejar uang. Tapi juga sebagai bentuk pemberdayaan diri sendiri agar mampu menjalani hari – hari secara lebih bermakna. Tentu lebih berkesan dan terasa menyenangkan jika wanita bisa bekerja, berkarya, dan mendapatkan penghasilan, daripada sekadar berdiam diri saja.

2. Memiliki Perencanaan Keuangan Yang Baik

Mampu memperoleh penghasilan sendiri tidaklah cukup. Anda juga perlu memiliki financial literacy yang baik agar dapat mengelola keuangan secara efektif. Sebab, tidak ada gunanya mempunyai banyak uang, tapi tidak bisa mengelolanya secara bijak. Sedikit sedikit belanja, karena tidak bisa membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Alhasil, uang habis untuk memborong berbagai barang tak berguna. Belum lagi kalau sampai terlilit banyak utang yang mempunyai suku bunga tinggi. Bukannya memudahkan, terlibat utang seperti itu hanya akan membuat Anda terjebak dalam pola hidup “gali lubang tutup lubang”.

Wanita yang melek finansial pasti memiliki perencanaan keuangan yang baik. Sebelum membelanjakan uangnya, dia akan melakukan perencanaan anggaran terlebih dahulu. Misalnya, membagi penghasilan dalam beberapa persentase kebutuhan, seperti 50% untuk kebutuhan utama, 30% untuk hiburan, dan 20% untuk tabungan. Kalaupun harus membeli kebutuhan penting dengan cara kredit, wanita yang melek finansial bisa memilih layanan pay later terbaik. Yakni menggunakan fasilitas cicilan yang tidak membebankan bunga, DP, atau biaya admin seperti Atome. Dengan begitu, arus keuangan tetap terkontrol dengan baik dan tidak menimbulkan beban.

3. Investasi Sejak Dini

Bagian dari perencanaan keuangan yang baik adalah berani berinvestasi. Wanita yang mandiri secara finansial tidak hanya memikirkan kebutuhan 1-2 hari ini saja, tapi juga semua kebutuhan di masa depan. Sehingga, mereka akan menyiapkan berbagai jenis investasi sejak dini. Mulai dari menyiapkan dana darurat, dana pensiun, hingga asuransi pendidikan dan kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga. Jika semua kebutuhan tersebut telah di-cover penghasilan suami, maka bukan berarti Anda tak perlu berinvestasi. Tetap sisihkan sebagian uang untuk tabungan di masa depan. Atau investasikan menjadi aset berharga yang berguna di masa mendatang. Misalnya, dengan berinvestasi emas, tanah, saham, atau reksadana.

4. Smart Shopping

Selain berinvestasi untuk masa depan, wanita yang mandiri secara finansial juga perlu memiliki gaya belanja cerdas alias smart shopping. Meskipun memiliki penghasilan sendiri, bukan berarti Anda bisa boros seenaknya dan menghabiskan semua penghasilan dalam sekejap. Wanita yang melek finansial tentu bisa menentukan mana kebutuhan penting yang harus diprioritaskan terlebih dahulu dan mana yang sebaiknya ditahan. Mereka juga tidak akan belanja sembarangan. Tapi melakukan riset mendalam terlebih dahulu untuk menemukan toko terbaik yang menawarkan banyak keuntungan. Misalnya, lebih memilih belanja di tempat yang banyak diskon dan promo menarik lainnya daripada beli di toko yang asal – asalan. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan aplikasi Atome yang memberikan berbagai voucher diskon eksklusif untuk para penggunanya. Sehingga Anda bisa belanja lebih hemat dan memanfaatkan uang tersebut untuk tabungan atau investasi berharga lainnya.

5. Mampu Melewati Keadaan Tak Terduga

Tak selamanya kehidupan kita akan baik – baik saja. Pasti ada masanya di mana Anda mengalami kondisi finansial tak terduga yang mengganggu kehidupan sehari – hari. Contohnya saja, pandemi Covid-19 yang tiba – tiba datang dan membawa banyak perubahan dalam kehidupan.  Belum lagi jika harga berbagai kebutuhan naik dan penghasilan Anda justru mengalami penurunan. Maka, di sinilah pentingnya menjadi wanita melek finansial yang mampu melewati berbagai keadaan tak terduga. Selain menyiapkan asuransi dan dana darurat, Anda juga harus memiliki berbagai alternatif yang bisa menyelamatkan kondisi keuangan.

Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan layanan pay later dari Atome, di mana Anda bisa mendapatkan fasilitas cicilan 0% hingga 3-6 bulan. Jadi, tak perlu khawatir ketika harus membeli kebutuhan penting, namun dananya belum cukup. Tak perlu menunda pembelian, apalagi jika kebutuhan tersebut sangat urgent. Tinggal belanja dengan Atome sekarang dan bayar nanti dengan sistem angsuran. Dengan begitu, pengeluaran tersebut tidak akan mengganggu keuangan Anda. Bahkan, secara tidak langsung Anda telah ikut berkontribusi mendorong arus ekonomi di negara kita tetap berjalan.

Menjadi wanita mandiri secara finansial bukanlah untuk menyaingi kaum laki – laki. Justru langkah tersebut menjadikan wanita berdaya dan membuat hidupnya lebih bermakna. Bahkan, wanita juga bisa membantu suami dan meringankan kebutuhan keluarga. Jadi, siapkah Anda menjadi wanita mandiri yang merdeka secara finansial? Terus perdalam financial literacy Anda dan lakukan 5 gaya hidup di atas. Gunakan Atome sebagai salah satu penunjang gaya hidup modern dan tetap terkontrol. Anda bisa memenuhi semua kebutuhan dan barang impian sekarang juga, lalu bayar nanti dengan sistem cicilan 0% hingga 3 atau 6 bulan. Belanja juga bisa jadi lebih hemat dengan berbagai promo menarik dari Atome bersama 5.000 lebih merchant yang bekerjasama. Mulai dari merchant kategori fashion, kecantikan, gaya hidup, kebugaran, peralatan elektronik, hingga kebutuhan rumah tangga. Penuhi berbagai kebutuhan Anda bersama Atome.

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI

Categories
Belanja Online

5 jurus gajian lebih awet, anti numpang lewat

Hari gajian atau payday adalah waktu yang ditunggu – tunggu oleh semua pekerja. Di hari itulah semua pekerja memanen hasil jerih payahnya selama satu bulan penuh. Para pekerja pun akan segera menggunakan gajinya untuk kebutuhan sehari – hari dan membeli beberapa barang impian untuk self reward. Maklum, sudah susah payah banting tulang, diri sendiri juga butuh hiburan biar semakin semangat kerja di bulan berikutnya.

Akan tetapi, ada satu keanehan yang sering terjadi di beberapa orang. Setiap gajian, rasanya cuma numpang lewat saja di rekening tabungan. Gajian awal bulan, tapi di pertengahan bulan uang sudah lenyap. Padahal, nominal gaji termasuk cukup dan tidak terlalu kekurangan. Lantas, kemana perginya gaji tersebut?

Apakah Anda pernah mengalami masalah seperti ini? Itu tandanya ada yang perlu diperbaiki dari cara Anda mengelola uang. Gaji memang menjadi hak milik Anda sepenuhnya, termasuk untuk apa saja penggunaannya. Tapi, jika menggunakannya secara asal – asalan, tentu bisa berujung fatal. Bukannya bertambah bahagia setelah membeli banyak barang, tapi malah kelimpungan kehabisan uang. Makanya, kelola gaji secara bijak dengan 5 jurus gajian lebih awet berikut ini.

1. Catat Keuangan Secara Berkala

Biasakan mencatat arus masuk dan keluarnya uang Anda secara berkala. Sehingga Anda bisa menganalisa berapa jumlah pemasukan Anda selama satu bulan dan kemana saja perginya uang tersebut. Catat secara rinci jenis pengeluaran apa saja yang Anda habiskan. Mulai dari pengeluaran pokok seperti membeli makan, tagihan listrik, air, hingga pulsa, dan kuota data internet. Catat juga jika Anda baru saja membeli baju atau gadget terbaru, staycation ke luar kota, membelikan kado untuk sahabat, dan lain lain.

Dengan mengetahui daftar belanjaan selama satu bulan, Anda bisa mengetahui jenis pengeluaran apa yang paling banyak menghabiskan uang. Selanjutnya, jika memungkinkan, tinggal kurangi atau hapus anggaran untuk kebutuhan tersebut di bulan berikutnya. Misalnya, di bulan sebelumnya Anda menghabiskan terlalu banyak uang untuk liburan ke luar kota. Maka, Anda bisa menghemat uang dengan mengurangi anggaran liburan di bulan berikutnya.

2. Sisihkan Dana Untuk Tabungan

Setelah menerima gaji, jangan langsung membelanjakan semuanya tanpa budgeting yang terencana. Sebaiknya, sisihkan sebagian gaji untuk tabungan dan dana darurat terlebih dahulu. Ingat, sisihkan dananya di awal. Jadi, jangan tunggu uang yang tersisa di akhir bulan untuk menabung. Takutnya, uang tersebut malah habis duluan.

Ada banyak rumus budgeting dari para financial planner yang bisa Anda ikuti. Misalnya, budgeting kebutuhan, keinginan, dan tabungan dengan perbandingan 50:30:20. Artinya, 50% dari total pemasukan yang Anda terima ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari – hari. Mulai dari keperluan makanan, tempat tinggal, biaya sekolah, dan lain sebagainya. Lalu, 30% untuk memenuhi keinginan, seperti liburan, biaya berlangganan aplikasi streaming, mendalami hobi, dan lain lain. Kemudian, 20% lainnya untuk tabungan dan emergency fund.

Supaya dana tabungan tidak tercampur dengan uang belanja sehari – hari, sebaiknya pisahkan akun tabungan tersebut. Sehingga, Anda tidak akan kebablasan menghabiskan uang tabungan untuk belanja.

3. Bedakan Kebutuhan Dan Keinginan

Jurus ketiga agar gajian tak cuma numpang lewat yaitu membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Ingat baik – baik setiap sebelum berbelanja suatu barang atau jasa, tanyakan terlebih dahulu pada diri sendiri apakah produk tersebut termasuk kebutuhan mendesak atau hanya keinginan semata? Pahami perbedaan kebutuhan dan keinginan sebagai berikut.

  • Kebutuhan adalah sesuatu yang harus Anda penuhi dan akan mengancam keselamatan dan keamanan Anda jika tidak segera dipenuhi. Contohnya, kebutuhan makanan, tempat tinggal,  obat ketika sakit, kuota internet untuk bekerja, dan lain lain.
  • Keinginan adalah segala sesuatu yang Anda inginkan sebagai hiburan atau untuk menambah kenikmatan. Hal ini tidak akan mengancam, meskipun kita tidak memenuhinya. Contohnya, keinginan untuk berlibur, membeli baju branded, dan lain sebagainya.

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan memiliki keinginan. Yang perlu ditekankan adalah, penuhi kebutuhan terlebih dahulu, baru membeli produk dan jasa yang menjadi keinginan. Jangan sampai terbalik. Jika punya rumus budgeting tersendiri, pastikan persentase untuk memenuhi kebutuhan lebih besar daripada persentase untuk memenuhi keinginan. 

4. Belanja Secara Bijak

Kunci belanja secara bijak yaitu jangan sampai menjadi peribahasa “besar pasak daripada tiang”. Artinya, jangan sampai pengeluaran Anda lebih banyak daripada pemasukan yang Anda dapatkan. Karena itulah, banyak financial planner menyarankan agar Anda mendahulukan kebutuhan daripada keinginan. Namun, ada kalanya Anda dihadapkan pada satu keinginan yang harus kita penuhi saat ini juga. Misalnya, keinginan membeli gadget terbaru untuk menunjang performa pekerjaan sekaligus media hiburan. Sebenarnya, Anda sudah mempunyai gadget lain yang cukup mumpuni. Tapi membeli gadget baru untuk upgrade kualitas juga penting. Apalagi, gadget incaran Anda hanya diproduksi secara terbatas. Tentu keinginan untuk segera membelinya semakin tinggi.

Maka, dalam kasus seperti ini Anda bisa memanfaatkan layanan pay later dari perusahaan terpercaya. Tak ada salahnya berbelanja semua kebutuhan dan barang impian sekarang juga, lalu bayar nanti dengan sistem cicilan. Yang pasti, pilih layanan pay later yang tepat dan memudahkan. Seperti Atome yang dapat memberikan fasilitas cicilan 0% dengan masa angsuran hingga 3 atau 6 bulan. Anda pun tak perlu membayar DP atau biaya admin yang memberatkan. Cukup bayar tagihan sesuai nominal belanja tanpa tambahan bunga. Jadi, Anda tetap bisa belanja barang yang menjadi keinginan tanpa mengganggu uang tabungan.

5. Manfaatkan Promo

Tips yang kelima ini juga bisa menyelamatkan uang gajian Anda secara signifikan. Biasakan mencari informasi promo terbaru sebelum membeli berbagai produk dan jasa yang Anda butuhkan. Mendapat diskon mulai dari 10-50% tentu akan terasa sangat menguntungkan daripada membeli suatu produk dengan harga normal. Anda pun bisa menghemat pengeluaran dan menyisihkannya untuk kebutuhan lain.

Salah satu cara mendapatkan promo terbaru dari berbagai brand yaitu dengan mengikuti media sosial dari brand bersangkutan. Anda juga bisa mengikuti media sosial Atome untuk mendapatkan update promo terbaru dari merchant merchant yang telah bekerjasama dengan Atome. Terdapat lebih dari 6.000 retailer yang telah bekerjasama dengan Atome untuk memberikan pengalaman belanja yang memudahkan. Mulai dari brand fashion, kosmetik, kesehatan, food and beverages, serta kebutuhan gaya hidup lainnya yang tersedia secara offline maupun online. Selain memberikan fasilitas cicilan 0%, Anda juga berkesempatan mendapatkan voucher diskon eksklusif dari hasil kolaborasi Atome dengan berbagai merchant.

Lakukan 5 jurus di atas biar tiap gajian tidak sekedar numpang lewat saja. Sebab, gaji yang lenyap bukan seperti hantu yang tiba – tiba menghilang. Tapi, ada cara pengelolaan yang tidak efektif di baliknya, sehingga membuatnya cepat habis. Solusinya, belanja secara bijak dan gunakan Atome untuk mengatur keuangan lebih sehat. Jadi, tunggu apa lagi? Segera download aplikasinya di App Store atau Google Play Store sekarang juga! Dapatkan welcoming voucher hingga 50% dengan minimal transaksi Rp 100.000 untuk pembelian pertama di Atome.

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI